HaiBunda

PARENTING

Penghapusan Tes Calistung Masuk SD Ditargetkan Mulai Pada Tahun Ajaran Baru

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Selasa, 06 Feb 2024 12:05 WIB
Ilustrasi Sekolah SD/Foto: iStock
Jakarta -

Membaca, menulis, dan menghitung atau yang lebih dikenal dengan calistung, merupakan kemampuan yang harus bisa dimiliki oleh anak. Sebelumnya, calistung juga dijadikan sebagai salah satu tes untuk masuk ke jenjang SD, Bunda.

Meski begitu, belum lama ini disebut bahwa tes calistung masuk SD sederajat telah dihapuskan. Keputusan ini langsung diungkapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Anwar Makariem.

Bersamaan dengan hal ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), turut menargetkan agar tes baca, tulis, dan hitung, pada seleksi masuk SD dihapuskan secara keseluruhan mulai tahun ajaran baru. Hal ini juga berkaitan dengan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.


Masa transisi PAUD ke SD

Pelaksana tuga (Plt.) Direktur PAUD, Komalasari, memaparkan jika masa transisi dari PAUD ke SD sederajat merupakan momen penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, Bunda. Karena itu, pendidikan di Indonesia pun harus berjalan secara baik dan menyenangkan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mendukung terbentuknya kemampuan fondasi yang kokoh bagi anak-anak pada jenjang PAUD maupun di SD sederajat di kelas awal. Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan ini telah diatur dalam Surat Edaran Nomor 0759/C/HK.04.01/2023 tentang penguatan transisi dari PAUD ke SD Kelas Awal. Gerakan ini telah diimplementasikan oleh lebih dari 502 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

3 Target untuk entaskan kesalahpahaman soal calistung

Dalam gerakan Merdeka Belajar Episode ke-24, terdapat 3 target perubahan yang diharapkan dapat tercapai di tahun ajaran baru, Bunda. Ketiganya adalah sebagai berikut:

  1. Menghilangkan tes calistung dalam masa penerimaan siswa baru
  2. Menerapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
  3. Satuan PAUD dan SD dapat menerapkan sistem pembelajaran yang menyenangkan untuk membangun kemampuan fondasi.

Seperti apa penjelasan lengkapnya? TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(mua/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tips Parenting Ala Nikita Willy: Buat Rutinitas Konsisten Setiap Hari untuk Issa

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

3 Kebiasaan Orang yang Tahu Nilai Dirinya Sendiri Tinggi Menurut Psikolog

Mom's Life Natasha Ardiah

Dhika Himawan Istri Brandon Salim Melahirkan Anak Pertama, Intip Perjalanan Kehamilannya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Potret Nova Eliza & Sang Putri Naima yang Tingginya Melebihi Ibunda, Kayak Kembar Bun

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Kesalahan saat Makan Sayur yang Malah Bikin Kolesterol Tinggi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Stimulasi Belajar Anak Usia Dini dan Contohnya Menurut Pakar

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Catat Bun! Pemerintah Berlakukan WFA Sebelum dan Sesudah Lebaran 2026

Masa Newborn Si Kecil, Ini Batas Usianya

3 Kebiasaan Orang yang Tahu Nilai Dirinya Sendiri Tinggi Menurut Psikolog

Dhika Himawan Istri Brandon Salim Melahirkan Anak Pertama, Intip Perjalanan Kehamilannya

5 Stimulasi Belajar Anak Usia Dini dan Contohnya Menurut Pakar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK