PARENTING
Kenapa Anak Zaman Sekarang Lebih Sering Merasa Cemas? Ternyata Ini Alasannya Menurut Pakar
Kinan | HaiBunda
Minggu, 09 Feb 2025 04:00 WIBPernahkah Bunda merasa bahwa anak di zaman sekarang lebih sering merasa cemas, terutama berkaitan dengan rutinitas sekolah dan belajar? Bukan tanpa alasan, lho. Ada beberapa pendapat pakar tentang penyebab hal ini terjadi.
Anak-anak dan juga remaja yang sering cemas sering kali merasa tertekan dengan tekanan akademik. Selain itu, kondisi ini juga kerap terjadi di rumah, maupun dalam interaksi sosial.
Dikutip dari laman Boston University (BU), cemas berlebihan pada anak kini menjadi gangguan mental yang paling umum terjadi di Amerika Serikat, terutama sejak pandemi COVID-19.
Aktivitas sehari-hari yang dulunya terasa biasa, seperti pergi ke sekolah atau bersosialisasi, kini menjadi hal yang penuh tekanan dan menimbulkan rasa cemas yang tak terkendali, Bunda.
Kini banyak siswa di Massachusetts dan beberapa tempat lainnya, absen dari sekolah. Fenomena ini bahkan telah menyebabkan disebut sebagai chronic absenteeism atau 'penolakan terhadap sekolah'. Dampak dari kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga oleh orang tua, keluarga, dan pengasuh.
"Mekanisme yang mendasari kecemasan, seperti intoleransi terhadap ketidakpastian, perubahan, dan tekanan, semuanya meningkat selama tahun 2020. Situasi ini belum kembali ke tingkat sebelum COVID. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah anak-anak benar-benar telah pulih dari pengalaman kurang berkesan dari tahun-tahun tersebut," ungkap asisten profesor riset psikologi dan ilmu otak di BU College of Arts & Sciences, Alyssa Farley.
Tentang masalah kecemasan pada anak-anak
Dikutip dari National Health Service (NHS), rasa cemas pada anak wajar terjadi. Tapi kecemasan bisa menjadi masalah besar bagi anak ketika kemunculannya mulai mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.
Kecemasan dapat mulai menimbulkan masalah bagi anak ketika:
- Seiring waktu semakin parah dan tidak kunjung hilang
- Mengganggu aktivitas sehari-hari
- Menghentikan anak melakukan hal-hal yang mereka sukai sebelumnya
Kecemasan parah seperti ini dapat membahayakan kesejahteraan mental dan emosional anak, memengaruhi harga diri dan kepercayaan diri mereka.
Pada anak usia sekolah, rasa cemas bisa ditunjukkan dengan gejala seperti:
- Kurang percaya diri untuk mencoba hal-hal baru atau tampak tidak mampu menghadapi tantangan sehari-hari yang sederhana
- Kesulitan berkonsentrasi
- Mengalami masalah dengan tidur atau makan
- Sering muncul ledakan amarah
- Memiliki banyak pikiran negatif, atau terus berpikir bahwa hal-hal buruk akan terjadi
- Mulai menghindari aktivitas sehari-hari, seperti bertemu teman, pergi keluar rumah, atau pergi ke sekolah
Penyebab anak-anak lebih sering cemas
Lantas apa saja penyebab anak zaman sekarang lebih sering merasa cemas dan jumlahnya kian meningkat? Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya seperti dilansir berbagai sumber:
1. Tuntutan untuk berprestasi dalam segala hal
Salah satu faktor utama yang menyebabkan anak-anak zaman sekarang jadi lebih cemas adalah tekanan untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Dalam lingkungan pendidikan saat ini, banyak anak yang didorong untuk menjadi yang terbaik, bahkan sejak usia dini. Anak pun kadang jadi cemas karena takut membuat kesalahan, padahal kesalahan adalah bagian penting dari proses pembelajaran.
2. 'Tertular' cemas dari orang tua
Berdasarkan laporan baru-baru ini dari The US Surgeon General, hampir setengah dari orang tua melaporkan bahwa mereka merasa stres berlebihan hampir setiap hari. Tak sedikit pula yang melaporkan kurang mampu mengelola stres dan tidak ada dukungan sosial yang memadai.
Dikutip dari Psychology Today, rasa cemas ini sangat mudah menular kepada anak-anak, yang pada gilirannya meningkatkan risiko masalah perilaku, harga diri yang rendah, dan isolasi sosial.
3. Screentime berlebihan
Di era digital seperti saat ini, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain gadget dan bersosialisasi secara virtual. Kondisi ini pun dapat mengganggu pola tidur anak dan mengurangi kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan teman-teman sebaya.
Perlu diketahui bahwa interaksi tatap muka sangat penting dalam mengembangkan kecerdasan emosional dan ketahanan mental anak.
4. Jadwal kegiatan yang terlalu padat
Banyaknya kegiatan saat ini juga kerap membuat anak memiliki rutinitas yang padat, termasuk dari les dan ekstrakurikuler. Meskipun sebenarnya bisa bermanfaat, jadwal yang terlalu padat membuat anak-anak kelelahan secara fisik dan mental.
5. Terbiasa selalu dibantu orang tua
Terlalu banyak campur tangan dan membantu menyelesaikan masalah anak tanpa disadari juga bisa menambah rasa cemas pada anak. Mereka jadi panik dan mudah takut, terutama jika setiap tindakan mereka selalu dipantau dan diarahkan.
Untuk bisa lebih percaya diri dan mau berusaha secara mandiri, anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk membuktikannya.
6. Paparan media yang tak terbatas
Dengan semakin berkembangnya teknologi, anak-anak saat ini jadi lebih mudah mengakses informasi global yang bisa menambah tingkat kecemasan mereka. Termasuk paparan berita dan isu-isu besar seperti perubahan iklim dan krisis ekonomi, yang mungkin membuat anak-anak merasa cemas tentang masa depannya.
7. Kurang waktu untuk bermain di luar
Daya tarik digital saat ini membuat minat anak untuk bermain di luar rumah, terutama di alam terbuka, jadi semakin menurun. Padahal bermain di luar memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan meningkatkan keseimbangan emosional.
8. Kurang pembekalan tentang cara mengelola stres
Tanpa pemahaman tentang keterampilan cara mengelola stres, masalah sehari-hari rentan membuat anak jadi mudah cemas. Mereka jadi kesulitan mengatur emosi, menghadapi pikiran negatif, dan mengambil tindakan positif tanpa bimbingan yang tepat.
Demikian ulasan tentang penyebab anak zaman sekarang lebih sering merasa cemas menurut pakar. Untuk membantu mengatasi masalah ini, penting bagi orang tua untuk menyediakan lingkungan yang lebih mendukung dan saling mendengarkan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
11 Tanda Anak Cerdas Menurut Sains, Apakah Si Kecil Salah Satunya?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Mudah Ajarkan Anak Menghargai Proses & Perubahan Kecil dalam Hidup
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Jarang Tersorot, Intip Potret Eriska Rein Pamer Kebersamaan dengan Suami
Cute! 5 Potret Gaya OOTD Kimova Anak Kevin Aprilio & Vicy Melanie, Modis Banget Bun
Perubahan Tubuh Wanita setelah Menikah, Benarkah jadi Lebih Gemuk?
Ketahui Denda Batal Puasa karena Berhubungan Intim Suami Istri
10 Ciri Anak Berkemauan Keras dan Cara Menghadapinya Menurut Psikolog
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pelembap Wajah untuk Kulit Kering, Harga Sekitar Rp100 Ribuan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Jarang Tersorot, Intip Potret Eriska Rein Pamer Kebersamaan dengan Suami
Cute! 5 Potret Gaya OOTD Kimova Anak Kevin Aprilio & Vicy Melanie, Modis Banget Bun
Perubahan Tubuh Wanita setelah Menikah, Benarkah jadi Lebih Gemuk?
Ketahui Denda Batal Puasa karena Berhubungan Intim Suami Istri
5 Anak Public Figure yang Baru Jadi Lulusan UI, dari Menteri hingga Dokter
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Febby Carol Enggan Kasih Panggung ke Eks Pacar Virgoun, Beri Pesan ke Inara Rusli
-
Beautynesia
Jadwal Imsakiyah dan Subuh DKI Jakarta Minggu Ini: 2 - 8 Maret 2026
-
Female Daily
Ini 5 Keunggulan XERF yang Jadi Treatment Tightening Favorit Kim Kardashian!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Model Ini Diburu Anggota Kartel Setelah Kematian Gembong Narkoba El Mencho
-
Mommies Daily
300 Ide Nama Bayi Islami Modern dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan