PARENTING
Manfaat dan Cara Menerapkan Multi Learning untuk Optimalkan Fungsi Otak Anak
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 30 May 2025 20:00 WIBIstilah multi learning sering dikaitkan dengan perkembangan optimal pada otak anak. Pakar menyebut, anak yang mampu melakukan multi learn connect bisa mendapatkan fungsi kognitif atau perkembangan otak yang baik, Bunda.
Perlu diketahui, multi learning merupakan metode pembelajaran yang melibatkan berbagai indra. Istilah ini sering mengacu pada gaya belajar anak sehari-hari.
Menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Samanta Elsener, M.Psi, multi learn connect atau multi learning harus datang dari minat anak. Bila orang tua tidak bisa mengenali minat belajar anaknya, maka mereka akan kesulitan memberikan stimulasi yang tepat.
"Multi learn connect harus datang dari minat anak. Misalnya, anak lagi suka dengan tumbuh-tumbuhan, maka gali minat tersebut dengan memberikan pertanyaan supaya tumbuh rasa ingin tahunya," kata Samanta, dalam acara Press Conference Event 'S-26 Exceptional League' di Jakarta Selatan, Jumat (30/5/2025).
"Itu bukan berarti mereka nantinya harus menjadi ahli. Tapi, dari minat itu bisa menambah kosakata, pengetahuan, dan rasa empati anak. Kalau anak memiliki rasa ingin yang tahu tinggi, itu bisa connect the dot, dan di situ lah multi learning connect-nya terjadi."
Ada dua cara untuk mencapai multi learing connect, yakni stimulasi dan pemenuhan nutrisi. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pentingnya stimulasi ke anak
Stimulasi yang tepat dapat mengoptimalkan perkembangan otak dan kognitif Si Kecil. Stimulasi dapat dilakukan dengan mengenali terlebih dulu minat dan gaya belajar anak.
"Ada anak yang gaya belajarnya suka sambil bergerak (kinestetik), ada yang audio, dan visual. Kalau anak suka bergerak bebas, kita bisa ajak eksplorasi seperti ke kebun binatang. Kalau dia cenderung suka mendengar, orang tua bisa sering membacakan cerita dari buku dengan suara yang lantang," ungkap Samanta.
"Lalu, kalau gaya belajar anaknya itu cenderung suka visual, orang tua bisa berikan alat peraga untuk belajar, seperti video edukasi," sambungnya.
Meski memahami minat anak penting, Bunda perlu memerhatikan usia anak saat mengenalkan gaya belajar. Menurut Samanta, memaksimalkan ketiga gaya belajar penting untuk perkembangan otak anak, terutama di bawah usia 6 tahun.
"Anak di bawah 6 tahun perlu diperagakan ketiganya (gaya belajar kinestetik, audio, dan visual). Jadi, kita bisa memaksimalkan perkembangan otak supaya listrik-listrik di otak anak ini menyambung," ujarnya.
Saat memberikan stimulasi ke anak, Bunda juga perlu memerhatikan suasana hatinya ya. Jangan pernah memaksakan diri untuk melakukan aktivitas edukatif saat mood-nya Si Kecil tak bagus.
"Perlu perhatikan mood anak juga. Kalau lihat anak sedang capek, jangan dipaksa. Ajak saja yang sifatnya relaksasi, sehingga dia bisa menyerap apa yang sudah diajarkan. Perlu diingat, mayoritas anak menyerap hasil pembelajaran itu saat waktu tidur. Jadi, waktu tidurnya juga mesti berkualitas," kata Samanta.
Nutrisi anak untuk menunjang fungsi kognitif
Selain stimulasi, nutrisi juga memegang peranan penting untuk perkembangan otak anak, Bunda. Dalam kesempatan ini, Dokter Spesialis Anak, dr. Ian Suteja, Sp.A, menjelaskan peran penting nutrisi pada multi learning.
"Ketika kita melakukan multi learning, terjadi dua proses yang terjadi di otak. Pertama, ketika anak menerima tantangan, itu terjadi sinaptogenesis atau muncul saraf-saraf baru," kata Ian.
"Lalu ada mielinisasi di mana saraf yang lurus akan dibungkus oleh lemak mielin. Fungsinya untuk mempermudah jalannya impuls listrik di otak, sehingga dapat meningkatkan fungsi kognitif. Kalau tidak ada mielin, maka kerja otak akan lambat," lanjutnya.
Kerja optimal fungsi otak dan kognitif anak tersebut dapat dipengaruhi oleh asupan nutrisinya. Pemenuhan nutrisi yang tepat bisa dimulai sejak anak lahir hingga mulai mengenal makanan padat.
"Kalau setelah lahir itu anak perlu diberikan ASI. Lalu saat usia 1 tahun diberikan nutrisi tambahan yang tepat. Nutrisi yang bisa menunjang perkembangan otak ini seperti AHA, DHA, alfa laktalbumin, vitamin B12, dan mineral-mineral lainnya. Jadi, penting banget mendukung perkembangan otak dengan memberikan nutrisi bagus dengan kandungan tepat, waktu yang tepat, serta stimulasi tepat," ujar Ian.
Demikian cara menerapkan multi learning untuk mengoptimalkan fungsi otak anak. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kebiasaan yang tak Disadari Merusak Fungsi Otak Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
13 Tempat Wisata yang Cocok untuk Bayi dan Balita di Jakarta
Akui 'Keluar Naga' Setiap Hari, Nikita Willy Pilih Tinggalkan Kerjaan 10 Hari Demi Anak
Asah Kreativitas Anak dengan 10 Kreasi Origami Bentuk Hewan Yuk Bunda
Bawang Merah Bawang Putih, Dongeng Anak yang Sarat Pesan Moral
TERPOPULER
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Tips Memilih Gaun untuk Maternity Shoot agar Tampil Cantik dan Flawless dengan Baby Bump
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Mic Wireless Karaoke: Jangkauan 80 Meter, Beneran Stabil?
-
Beautynesia
Bintangi The Intern, Simak 8 Transformasi Gaya Han So Hee yang Selalu Tampil Memikat
-
Female Daily
no na Tampil Memukau di Head In The Clouds 2026, Intip Fashion Colorful Mereka
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Whitney Houston Diabadikan Jadi Barbie, Pakai Gaun dari Video Klip Legendaris
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love