PARENTING
Perbedaan Bonding dan Attachment untuk Bayi Baru Lahir, Bunda Perlu Tahu
Kinan | HaiBunda
Sabtu, 14 Jun 2025 23:30 WIBBunda pasti sudah sering mendengar tentang bonding dan attachment untuk bayi baru lahir. Namun, apa sebenarnya perbedaan antara kedua istilah tersebut?
Pada dasarnya, bonding dan attachment sama-sama menggambarkan perasaan antara Bunda dan Si Kecil. Bedanya, attachment memiliki makna yang lebih luas daripada bonding.
Attachment melibatkan Bunda dan bayi, yakni tentang bagaimana Bunda membangun hubungan yang membantu Si Kecil merasa aman dan dicintai, dari waktu ke waktu.
Sementara itu, bonding lebih berfokus pada Bunda saja. Secara singkat, bonding merupakan luapan cinta dan kelembutan yang Bunda rasakan terhadap Si Kecil.
Sebagai contoh, Bunda mungkin sudah mulai merasakannya saat hamil, mungkin ketika melihat foto USG pertama. Atau mungkin Bunda merasakannya saat pertama kali memeluk bayi setelah melahirkan.
Apa itu attachment?
Dikutip dari Baby Centre, sejak lahir attachment bayi terhadap Bunda berkembang sebagai respons terhadap cinta dan perhatian yang didapat.
Oleh sebab itu, mengenali dan merespons kebutuhan bayi akan pelukan, istirahat, dan asupan akan membantunya membangun attachment awal yang aman dengan Bunda.
Ikatan positif yang kuat ini akan tumbuh seiring perkembangan bayi dan menjadi fondasi penting baginya. Hal ini membantu bayi merasa aman dan terlindungi dari potensi bahaya.
Secara naluri, bayi mungkin akan sering 'menguji' kekuatan attachment antara Bunda dan dirinya. Si Kecil mungkin akan tersenyum, mengoceh, menangis, atau mengulurkan tangan untuk mencari respons dari Bunda.
Dari dalam lubuk hatinya, Si Kecil berharap akan mendapat balasan senyuman, kata-kata lembut, sentuhan, atau pelukan.
Jika Bunda kemudian memberikan respons dengan peka, Si Kecil akan merasa yakin bahwa Bunda memang akan selalu ada untuknya. Ia pun merasa bebas untuk rileks dan bermain, karena merasa aman dengan ada Bunda di sekitarnya.
Attachment yang kuat dapat membantu bayi belajar mengatur pikiran dan perasaannya, serta membangun harga diri yang optimal. Bukan proses instan, attachment merupakan proses yang berjalan lambat dan diperdalam seiring waktu.
Apa itu bonding?
Bonding adalah tentang cinta, perhatian, dan kepedulian yang unik dalam hubungan antara Bunda dan bayinya. Memiliki ikatan yang kuat dengan Si Kecil umumnya akan memberikan rasa nyaman bagi Bunda, bukan?
Tanpa disadari, seorang Bunda mungkin merasa sudah 'terikat' dengan bayinya bahkan sebelum Si Kecil lahir. Mungkin karena tendangan pertamanya atau suara denyut jantungnya saat pertama kali di-USG.
Kendati demikian, hal ini tidak memang tidak selalu langsung kuat dan juga memerlukan waktu. Itu bisa terjadi saat lahir, atau kapan saja dalam tahun pertama kehidupan bayi.
Bahkan faktanya, bonding tidak datang secara alami bagi semua orang. Jadi, wajar jika Bunda mungkin butuh waktu untuk merasa 'terikat' dengan Si Kecil.
Beberapa faktor juga bisa berpengaruh, misalnya sedang ada masalah keuangan, atau mungkin Bunda mengalami kehamilan yang rumit atau persalinan yang sulit. Hal-hal seperti ini kerap membuat ibu perlu waktu lebih banyak untuk pulih secara emosional.
Mengapa bonding itu penting?
Dikutip dari Kids Health, bonding sangat penting bagi bayi baru lahir. Sebagian besar bayi siap untuk bonding sejak lahir, namun orang tua sering kali mungkin punya perasaan yang beragam dan memerlukan waktu berbeda-beda.
Ada yang sudah memiliki bonding kuat dalam beberapa menit atau hari setelah kelahiran bayi. Namun, ada juga yang mungkin butuh waktu lebih lama.
Bonding adalah sebuah proses, bukan sesuatu yang terjadi dalam hitungan menit atau harus terjadi dalam waktu tertentu setelah kelahiran. Bagi banyak orang tua, bonding tumbuh dari interaksi sehari-hari.
Apa yang bisa membantu terbentuknya attachment?
Bunda bisa memulainya dengan menggendong, mengayun atau membelai bayi dengan lembut. Jika Bunda sering menggendong dan menyentuh bayi, Si Kecil akan segera mengenali perbedaan sentuhan dari Bunda.
Bayi, terutama yang lahir prematur dan yang memiliki masalah kesehatan, mungkin merespons dengan baik terhadap pijat bayi. Hal ini pun bisa menjadi salah satu cara untuk membentuk attachment dengan bayi.
Menyusui juga bisa dilakukan sebagai cara membentuk attachment. Bayi merespons terhadap aroma tubuh dan sentuhan Bunda, serta bagaimana orang tua merespons kebutuhan mereka.
Bagaimana jika ada masalah?
Jika Bunda merasa belum terbentuk bonding saat kunjungan pertama ke dokter, lakukan konsultasi tentang kekhawatiran ini. Jangan disepelekan, karena terkadang perasaan demikian bisa menjadi tanda depresi pascamelahirkan.
Apa pun penyebabnya, semakin cepat masalah dikenali maka semakin baik. Berbagi perasaan alias curhat dengan orang tua baru lainnya juga bisa membantu.
Bonding adalah pengalaman pribadi yang kompleks dan memerlukan waktu, serta tidak bisa dipaksakan. Seiring waktu, ketika orang tua semakin nyaman dengan rutinitas baru yang sudah stabil, ikatan yang kuat dengan Si Kecil pun akan kuat dengan sendirinya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Perlu Tahu, Ini 7 Hal yang Harus Dilakukan pada Bayi Baru Lahir
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Tanda Orang Tua Tidak Bonding dengan Bayi dan Cara Memperbaikinya
10 Kebiasaan Sehari-hari untuk Perkuat Bonding dengan Anak Meski Bunda Sibuk Bekerja
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng
10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian
5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan
10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan
Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Susu Stainless Steel Terbaik Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
15 Rekomendasi Merek Vitamin Ibu Hamil Trimester 1, Anti Lemas & Bikin Bayi Cerdas
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian
5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng
10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan
20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap
Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Mengenal Pravaginam Metode Lahiran yang Bikin Alyssa Daguise Dihujat Pick Me
-
Beautynesia
5 Cara Mengenali Orang Ber-IQ Tinggi dari Kebiasaan 'Aneh' yang Dilakukannya
-
Female Daily
Mencuri Perhatian, Ini Detail Makeup Gong Seungyeon di ‘Perfect Crown’
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto IU & Byeon Woo Seok di Perfect Crown, Bikin Baper Bak Real Couple
-
Mommies Daily
Tergoda Berselingkuh? Pikirkan 7 Dampak Ini bagi Pernikahan dan Anak!