PARENTING
Usia Berapa Anak Mulai Ingat Kenangan Manis saat Liburan?
Kinan | HaiBunda
Kamis, 26 Jun 2025 21:20 WIBPergi liburan bersama keluarga dan Si Kecil tentu jadi kenangan manis yang menyenangkan ya, Bunda. Namun, tahukah Bunda kapan sebenarnya usia anak mulai ingat kenangan saat liburan?
Kemampuan untuk mengingat pengalaman hidup dikenal sebagai memori episodik atau episodic memories. Jenis memori ini melibatkan hippocampus, bagian otak yang terletak di lobus temporal, yang belum berkembang sepenuhnya saat lahir.
"Hippocampus biasanya siap sekitar usia 4 tahun, inilah saat anak-anak mulai mengingat sesuatu secara konsisten. Semakin tua usia anak, semakin stabil pula ingatannya," kata ahli dalam bidang neuropsikologi kognitif memori, Rachael Elward, PhD, dikutip dari Parents.
Namun, ini tidak berarti bahwa anak-anak di bawah usia tersebut tidak dapat mengingat hal-hal yang pernah terjadi sama sekali, termasuk tentang liburan.
"Anak-anak memang memiliki jenis memori ini, tetapi ingatannya menghilang sangat cepat," jelas Dr. Elward.
Usia berapa anak mulai ingat kenangan liburan?
Dikutip dari Telegraph, anak-anak di bawah usia 5 tahun kemungkinan besar tidak akan banyak mengingat pengalaman tersebut.
Orang dewasa umumnya mengingat kejadian sejak usia 3 hingga 4 tahun, pakar tumbuh kembang anak Dr. Amanda Gummer menyarankan usia 5 hingga 8 tahun adalah waktu yang baik untuk memulai perjalanan.
Studi terbaru menemukan bahwa usia 5 tahun adalah usia paling umum di mana orang dewasa mengingat liburan pertama mereka, terlepas dari apakah mereka sudah pernah ke luar negeri sebelumnya.
Usia 5 tahun juga dianggap sebagai masa keemasan oleh Dr. Gummer. Salah satunya karena bertepatan dengan dimulainya sekolah, sehingga kemungkinan besar anak akan melakukan kegiatan seperti bercerita tentang liburannya, yang membuat pengalaman itu lebih membekas.
Hal ini juga merupakan titik balik dalam kemampuan anak untuk berinteraksi secara lebih penuh.
"Pada usia ini, kemampuan bahasa mereka biasanya sudah berkembang baik, sehingga mereka bisa mengajukan pertanyaan dan ikut berdiskusi tentang perjalanan, yang membantu memperkuat memori tersebut di dalam pikiran mereka," pesan Dr. Gummer.
Mengapa tetap penting menciptakan kenangan bersama anak?
Namun, masalah memori bukanlah alasan untuk menghindari pergi liburan bersama anak usia di bawah 4-5 tahun ya, Bunda. Sah-sah saja untuk tetap mengajak mereka pergi liburan.
Melakukan berbagai hal bersama anak dan keluarga tetap sangat penting, meskipun mereka mungkin tidak akan mengingatnya saat lebih besar nanti.
"Berbagi pengalaman penting untuk membentuk ikatan dan membantu anak belajar tentang dunia di sekelilingnya. Meski mereka mungkin tidak mengingat secara spesifik kunjungan ke kebun binatang, mereka akan mengingat hal-hal seperti apa itu kebun binatang dan nama-nama hewan," kata Dr. Elward.
Anak-anak juga memiliki bentuk memori lain yang tidak melibatkan hippocampus dan jenis memori ini memainkan peran penting dalam perkembangan anak sejak lahir.
"Hal baru dan emosi adalah faktor kunci dalam pembentukan memori. Jadi jika seorang anak belum pernah melakukan sesuatu sebelumnya dan merasa bersemangat, atau bahkan sedikit takut, kemungkinan besar mereka akan lebih mudah mengingatnya," imbuhnya.
Tips liburan keluarga bagi tumbuh kembang anak
Melalui liburan bersama, Si Kecil juga belajar banyak hal. Contohnya bagaimana anak mampu menghadapi lingkungan yang asing, meminta bantuan dengan sopan kepada orang lain, beradaptasi dengan tempat baru dan merasa nyaman di lingkungan asing.
"Perjalanan adalah fondasi luar biasa untuk belajar keterampilan hidup yang tidak bisa dipelajari di rumah," kata Dr. Erica Reischer, psikolog klinis dan penulis buku What Great Parents Do: 75 Simple Strategies for Raising Fantastic Kids, dikutip dari Straits Times.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat liburan bersama anak, untuk tetap dapat menciptakan kenangan:
1. Ajak mengenal lingkungan baru
Saat liburan ke tempat yang baru, anak-anak dapat memperoleh wawasan tentang dunia di luar lingkungan mereka sendiri. Ajarkan anak tentang empati dan rasa hormat terhadap orang lain.
Pengalaman budaya bisa meningkatkan keterampilan memecahkan masalah, kreativitas, dan kemampuan bahasa.
2. Beri kesempatan anak untuk berfoto
Anak-anak biasanya tidak memiliki kesempatan untuk bisa mengambil foto sesuai dengan perspektifnya sendiri. Berikan kesempatan pada anak untuk memotret pengalaman mereka saat liburan.
Setelah liburan, pastikan foto-foto ini mudah diakses agar mereka bisa melihat dan mengingatnya kembali kapan saja.
Bunda juga bisa mengajak anak untuk menceritakan kisah liburannya kepada keluarga besar atau teman, dengan bantuan foto-foto mereka. Ini juga dapat membantu membangun kepercayaan diri anak.
3. Siap mencari informasi
Selama setiap perjalanan, penting untuk menanggapi pertanyaan anak tentang tempat atau hal menarik yang mereka lihat. Hal ini bisa menjawab rasa penasaran mereka tentang hal baru, serta memberikan memori indah bagi anak.
4. Jelajahi bahasa baru
Mempelajari beberapa ungkapan sederhana dalam bahasa lokal bisa membantu anak menciptakan kenangan. Ini adalah pengalaman lisan dan pendengaran yang akan diingat anak dalam jangka waktu lama.
5. Menikmati kuliner baru
Saat bepergian, jangan lupa untuk mencicipi makanan baru bersama anak-anak agar bisa menjadi pengalaman menyenangkan. Mencoba berbagai rasa makanan yang unik juga membantu anak menciptakan memori baru.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Tanpa Disadari, Anak yang Kurang Menarik Bisa Kurang Diperhatikan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Hotel Sentul Ramah Anak Terbaik untuk Liburan Akhir Pekan
Liburan Akhir Tahun, Ajak Si Kecil Seru-seruan Sambil Belajar di Chaos Lab
Tak Cuma Hiburan, Ini 10 Manfaat Rekreasi Bagi Anak yang Jarang Diketahui
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
TERPOPULER
Rayakan Anniversary, Intip Potret Mikha Tambayong & Deva Mahenra Saling Beri Ucapan Manis
Tingkah Lucu Adam Anak Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu saat Jadi Model di Fashion Show Sang Bunda
Cara Sonny Septian Mendidik King Faaz agar Paham Agama di Era Sekarang
Sosok Usha Vance, Istri Wapres sekaligus Ibu Hamil yang Torehkan Sejarah di Pemerintahan AS
Perhatikan 8 Bahasa Tubuh Ini saat Wawancara Kerja
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Rayakan Anniversary, Intip Potret Mikha Tambayong & Deva Mahenra Saling Beri Ucapan Manis
Tingkah Lucu Adam Anak Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu saat Jadi Model di Fashion Show Sang Bunda
Perhatikan 8 Bahasa Tubuh Ini saat Wawancara Kerja
Cara Sonny Septian Mendidik King Faaz agar Paham Agama di Era Sekarang
Sosok Usha Vance, Istri Wapres sekaligus Ibu Hamil yang Torehkan Sejarah di Pemerintahan AS
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Begini Kondisi Anak-anak Inara Rusli usai 3 Bulan Diasuh Virgoun
-
Beautynesia
Lirik Lagu DJ Got Us Fallin' In Love - Usher
-
Female Daily
Say Hi to Dermascalp Expert, Hair Care Biomimetik yang Cegah Masalah Rambut Balik Lagi!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Para Nepo Baby yang Dapat Uang Jajan Rp 1,6 M Seperti Nicola Peltz
-
Mommies Daily
Ide Meal Prep Sepanjang Ramadan untuk Keluarga Kecil