PARENTING
Bernyanyi Setiap Hari Bikin Mood Bayi Membaik dan Ikatan Emosional Makin Kuat, Ini Kata Studi
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Senin, 28 Jul 2025 19:40 WIBPernahkah Bunda menyadari anak tampak lebih tenang setelah mendengar suara nyanyian? Ternyata, kegiatan sederhana ini punya dampak luar biasa terhadap emosi dan hubungan Bunda dengan Si Kecil.
Meskipun bayi belum bisa bicara, tetapi mereka sangat peka terhadap nada dan ritme suara yang akrab. Bernyanyi setiap hari bisa menjadi cara alami untuk menciptakan rasa aman dan kenyamanan dalam rutinitas mereka.
Seperti yang ditemukan dalam Journal Child Development, bernyanyi terbukti dapat meningkatkan suasana hati bayi secara signifikan. Dalam uji cobanya, peneliti menemukan, bahwa dorongan kepada orang tua untuk lebih sering bernyanyi membawa berbagai dampak positif.
Bernyanyi sebagai kunci kesejahteraan emosional pada bayi
Dikutip dari jurnal Child Development, kehangatan dan konsistensi pengasuhan sejak dini sangat penting untuk perkembangan anak. Bahkan, intervensi sederhana seperti bernyanyi pun dapat memberikan dampak jangka panjang pada kesejahteraan bayi.
penting untuk dipahami bahwa tidak semua keluarga punya akses yang sama terhadap dukungan pengasuhan. Oleh karena itu, studi ini sengaja menguji bentuk intervensi yang mudah dilakukan, yakni meningkatkan frekuensi bernyanyi langsung kepada bayi.
"Bahkan sebelum kami melakukan studi ini, sudah ada banyak bukti bahwa bernyanyi untuk bayi punya dampak besar dalam jangka pendek," jelas peneliti pascadoktoral di Yale Child Study Center, Eun Cho.
Sering mengajak bayi bernyanyi bisa jadi bonding dengan orang tua
Bayi yang sering diajak bernyanyi cenderung lebih terhubung secara emosional dengan orang tuanya. Aktivitas sederhana ini bisa menjadi momen berharga yang dapat mempererat hubungan, bahkan di tengah rutinitas yang padat.
Dilansir dari laman PsyPost, dalam upaya memahami dampaknya, penelitian dilakukan secara daring selama 10 minggu terhadap 110 keluarga dengan bayi di bawah 6 bulan. Peserta berasal dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Selandia Baru.
Intervensinya berupa video lagu bergaya karaoke, tips mingguan yang mudah dipraktikkan, hingga buku musik ramah bayi. Semua materi ini dirancang agar kebiasaan bernyanyi tumbuh secara alami dan menyenangkan dalam keseharian orang tua dan bayi.
Tak ada aturan kaku soal waktu atau cara bernyanyi. Orang tua diberi kebebasan penuh untuk menyesuaikan momen bernyanyi sesuai rutinitas harian dan kenyamanan masing-masing.
"Tujuan utama kami bukan hanya meningkatkan frekuensi bernyanyi, tapi juga membuat orang tua merasa nyaman dan terlibat," kata Cho.
Bernyanyi dapat meningkatkan respons alami
Bernyanyi bersama bayi memiliki dampak yang luar biasa. Tanpa disadari, momen-momen kecil ini membantu membangun kedekatan yang kuat antara Bunda dan Si Kecil.
Dalam penelitian pun menguatkan hal ini. Hasilnya menunjukkan, bahwa bayi jadi lebih sering mendengar nyanyian orang tuanya, bahkan hingga 90 persen waktu dalam seminggu. Kebiasaan ini juga tetap bertahan bahkan setelah program selesai.
Tidak hanya menjadi rutinitas, bernyanyi juga jadi strategi utama saat bayi rewel. Meskipun tidak ada instruksi untuk menenangkan bayi lewat musik, pengasuh justru melakukannya secara naluriah.
"Dari sekitar selusin strategi menenangkan, hanya bernyanyi yang menunjukkan peningkatan signifikan setelah intervensi," jelas Cho.
Manfaat bernyanyi untuk bayi, sederhana tapi berdampak besar
Penelitian terbaru memperkuat bukti lama, bahwa interaksi sederhana seperti bernyanyi bisa membawa manfaat nyata bagi bayi. Berikut ini beberapa manfaat penting dari membiasakan diri bernyanyi untuk Si Kecil berdasarkan studi dalam journal Child Development:
1. Membangun fondasi emosi yang sehat
Bernyanyi memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan bayi. Kehangatan dan konsistensi ini membantu membentuk keterikatan yang sehat sejak dini.
Bayi yang merasa terhubung secara emosional sejak kecil cenderung tumbuh dengan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik. Hal ini menjadi bekal penting untuk kesehatan mental jangka panjang mereka.
2. Menenangkan bayi lebih efektif daripada bicara
Bayi ternyata merespons musik lebih baik dibandingkan percakapan biasa. Dalam banyak kasus, suara bernyanyi bisa menenangkan bayi secara lebih cepat dan membuatnya lebih fokus.
Studi bahkan menunjukkan bayi tetap merespons positif meskipun lagu yang dinyanyikan tidak familiar atau menggunakan bahasa asing. Efek ini bersifat universal, bukan hanya berdasarkan budaya.
3. Memperkuat ikatan orang tua dan anak
Bernyanyi tidak hanya membuat bayi senang, tetapi juga memperdalam rasa keterhubungan antara Bunda dan Si Kecil. Kebiasaan ini bisa menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan dan bermakna.
Penelitian juga membuktikan, meski orang tua tidak diberi arahan khusus mengenai waktu atau cara bernyanyi, mereka pun tetap melakukannya. Menariknya, mereka justru secara alami memilih bernyanyi saat menenangkan bayinya.
4. Meningkatkan suasana hati bayi
Bunda, salah satu temuan penting dari studi ini adalah suasana hati bayi meningkat secara keseluruhan setelah intervensi bernyanyi. Dan menariknya, peningkatan ini tetap terasa bahkan di luar waktu bernyanyi.
Efek positif ini muncul di berbagai negara, menandakan bahwa manfaatnya berlaku luas. Meskipun tampak sederhana, nyanyian membawa perubahan emosional yang nyata bagi Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
9 Tanda Bayi sedang Kelelahan, Mulai dari Rewel Hingga Menolak Menyusu
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Studi: Bertengkar di Depan Anak Merusak Kesehatan Otaknya
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Apa yang Sebaiknya Bunda Lakukan Saat Anak Dipukul Temannya?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
5 Drama Korea Rating Tertinggi Awal Februari 2026
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Bisa Ungkap Kamu Bahagia atau Dilanda Stres
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pengakuan Mengejutkan Zayn Malik: Tak Pernah Jatuh Cinta dengan Gigi Hadid
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog