PARENTING
3 Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Sulit Mandiri Menghadapi Hidup di Masa Depan
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Minggu, 11 Jan 2026 16:20 WIBDalam menjalani peran sebagai orang tua, ada banyak keputusan yang diambil setiap harinya demi kenyamanan anak. Di momen tertentu, tangan Bunda kerap refleks membantu karena ingin semuanya cepat beres.
Rasa sayang memang kerap bikin orang tua ingin selalu hadir dan menolong. Namun, kalau dilakukan terus-menerus, anak bisa kehilangan kesempatannya untuk mencoba sendiri, Bunda.
Banyak orang tua yang percaya bahwa melindungi anak dari rasa kecewa ialah bagian dari pengasuhan yang baik. Namun sayangnya, upaya ini justru bisa membuat anak kurang siap dalam menghadapi kehidupannya.
"Para orang tua bekerja untuk membuat kehidupan anak-anak mereka lancar, aman, dan bahagia. Niatnya adalah cinta, tetapi hasilnya sering kali jadi ketergantungan," ujar profesor psikologi dari Touro University, New York, Daniel J. Moran, dikutip dari laman Newsweek.
Saat kesulitan selalu Bunda atasi dengan cepat, anak tidak punya ruang untuk mengasah kemampuannya dalam menyelesaikan masalah. Hal ini dapat berpengaruh dalam mengambil keputusan di kemudian hari.
Dari sudut pandang ilmu perilaku, kepercayaan diri anak bisa tumbuh ketika mereka merasa mampu untuk melewatinya. Berangkat dari pemahaman ini, Moran mengungkap ada beberapa pengasuhan yang dapat membuat anak sulit untuk mandiri.
Kebiasaan orang tua yang bikin anak sulit mandiri
Menilik dari Newsweek, profesor psikologi Daniel J. Moran membagikan tiga kebiasaan orang tua yang secara diam-diam bikin anak sulit untuk mandiri.
1. Terlalu cepat membantu anak
Wajar sekali kalau Bunda ingin langsung menolong anak supaya semuanya cepat selesai. Namun kalau dilakukan terlalu sering, anak bisa tergantung pada orang lain dan jarang mencobanya sendiri.
Kalau setiap masalah selalu diselesaikan orang tua, anak tidak punya kesempatan berpikir dan belajar mencari solusi, Bunda. Lambat laun, mereka bisa ragu pada kemampuannya sendiri.
2. Sering diberikan pujian
Memberikan pujian memang bagus untuk membangun rasa percaya diri pada anak. Namun, jika terus-menerus dipuji tanpa melihat usaha yang dilakukan, anak bisa lupa belajar dari prosesnya, Bunda.
Pujian yang berlebihan bikin anak terbiasa dinilai dari hasil semata, bukan dari perjuangan yang dijalani. Akibatnya, mereka bisa sulit menerima kritik dari orang lain karena tidak terbiasa dengan hal tersebut.
3. Jadwal anak terlalu padat
Padatnya kegiatan anak biasanya dimaksudkan agar mereka bisa berkembang maksimal. Namun, jadwal yang terlalu padat justru menyisakan sedikit ruang bagi mereka untuk mengenal dirinya sendiri.
Ketika anak tidak memiliki waktu luang, mereka akan kehilangan kesempatan untuk belajar mengatur waktu dan mengambil keputusannya sendiri. Kondisi ini pun dapat menghambat kemandirian anak dalam kesehariannya.
Orang tua perlu membiarkan anak belajar mandiri
|
|
Nah, sekarang sudah tahu ya kebiasaan apa saja yang bisa bikin anak sulit untuk mandiri. Kini, yang terpenting ialah bagaimana Bunda membiarkan mereka belajar menghadapi tantangannya sendiri, tanpa harus selalu turun tangan.
Profesor psikologi Daniel J. Moran menyarankan orang tua untuk membiarkan anak-anak untuk 'berjuang dengan aman'. Bunda pun bisa memberi contoh tentang bagaimana menerima kesalahan dan menanyakan hal-hal sederhana, seperti, "Kamu mau jadi siapa hari ini?".
"Jika kita menginginkan generasi muda yang percaya diri, kita harus membiarkan anak-anak berlatih menghadapi ketidaknyamanannya," kata Moran.
"Kepercayaan diri tidak datang hanya dari sering dipuji, tapi dari usaha yang konsisten, mencoba menyelesaikan masalah, dan punya tujuan. Sedikit kesulitan yang mereka alami hari ini bisa membantu mereka lebih kuat dan siap menghadapi tantangan nanti," lanjutnya.
Seorang psikolog klinis sekaligus pemilik Best Life Behavioral Health, Samantha Whiten, juga sependapat. Ia mengatakan bahwa salah satu kesalahan terbesar orang tua ialah melakukan segalanya untuk anak.
Tak jarang, hal ini biasa dilakukan karena 'cinta' atau ingin 'menyembuhkan' masa kecil orang tua yang dahulu tidak bahagia.
"Ketika masa kecil Bunda sendiri tidak begitu bahagia, sangat menggoda untuk memastikan bahwa anak mendapatkan semua perhatian dan kasih sayang yang tidak pernah Bunda dapatkan," kata Whiten.
Menurutnya, terlalu banyak membantu justru bisa membuat anak menjadi terlalu tergantung, Bunda.
"Melakukan segalanya untuk anak padahal mereka sebenarnya bisa melakukannya sendiri, justru membuat mereka terlalu bergantung. Anak jadi tidak merasa bangga atau percaya diri dengan apa yang sebenarnya bisa mereka kuasai sendiri," katanya.
Samantha Whiten juga merekomendasikan cara membangun kemandirian anak. Orang tua bisa biarkan anak mencoba sambil mengamatinya, lalu menjauh untuk menunjukkan kalau Bunda percaya pada kemampuan mereka.
Itulah ulasan tentang tiga kebiasaan orang tua yang bisa bikin anak sulit mandiri dalam menghadapi hidup di masa depan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)