Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

FOTO

parenting

Parama Hansa Bocah 7 Tahun Raih Penghargaan di Kompetisi Piano Internasional, Intip 5 Potretnya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 13 Feb 2026 11:10 WIB

Parama Hansa, bocah berusia 7 tahun sukses meraih 2nd Silver Trophy dalam kompetisi Piano Golden Lion Singapore 2026. Intip potretnya di sini, yuk.

<p>Setiap orang tua pasti ingin anak-anaknya tumbuh berprestasi. Apalagi, jika prestasi itu lahir dari minat dan bakat yang ia tekuni sendiri. Hal itulah yang ditunjukkan oleh Parama Hansa Abhipraya. Baru-baru ini, Parama berhasil meraih 2nd Silver Trophy dalam kompetisi Piano Golden Lion Singapore 2026 yang berlangsung pada 6&ndash;8 Februari 2026. (Foto: Instagram @paramahansa.id)</p>
<p>Lewat akun Instagram-nya, anak asal Bojonegoro ini juga membagikan pengalaman mengikuti kompetisi piano internasional tersebut. "Halo teman-teman. Aku mau cerita pengalamanku ikut kompetisi piano di Singapura kemarin. Aku baru saja selesai tampil di 7th Singapore Golden Lion Awards 2026. Perjalananku ini dimulai dari Indonesia, waktu aku ikut babak nasional di RIPC (Rhapsody Indonesia Piano Competition) 2025. Senang sekali waktu itu aku bisa meraih Juara 1 diantara ratusan peserta, dan itu yang membuatku makin semangat untuk latihan setiap hari supaya bisa mewakili Indonesia di level internasional," tuturnya, dikutip dari akun Instagram <em>@paramahansa.id</em>. (Foto: Instagram @paramahansa.id)</p>
<p>Parama menceritakan betapa ketatnya persaingan di Singapura. "Ternyata, persaingan di Singapore Golden Lion ini jauh lebih besar dari yang aku bayangkan. Ada sekitar 2.000-2.500 peserta dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, China, Taiwan, Jepang, Australia dll yang ikut dalam babak penyisihan," katanya. (Foto: Instagram @paramahansa.id)</p>
<p>Meski begitu, anak berusia 7 tahun ini tetap menikmati setiap momennya di panggung bersama peserta lain dari berbagai negara. "Panggungnya besar sekali dan aku tampil di depan panel juri yang hebat-hebat. Meskipun menantang, aku tetap percaya diri karena aku sangat suka bermain piano," ujarnya. (Foto: Instagram @paramahansa.id)</p>
<p>Sebelumnya, Parama juga sempat meraih gelar World Star Champion dalam Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025. Tak hanya itu, ia juga mengumpulkan berbagai medali emas dari kompetisi matematika internasional lainnya, salah satunya Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO). (Foto: Instagram @paramahansa.id)</p>

Setiap orang tua pasti ingin anak-anaknya tumbuh berprestasi. Apalagi, jika prestasi itu lahir dari minat dan bakat yang ia tekuni sendiri. Hal itulah yang ditunjukkan oleh Parama Hansa Abhipraya. Baru-baru ini, Parama berhasil meraih 2nd Silver Trophy dalam kompetisi Piano Golden Lion Singapore 2026 yang berlangsung pada 6–8 Februari 2026. (Foto: Instagram @paramahansa.id)

Lewat akun Instagram-nya, anak asal Bojonegoro ini juga membagikan pengalaman mengikuti kompetisi piano internasional tersebut. "Halo teman-teman. Aku mau cerita pengalamanku ikut kompetisi piano di Singapura kemarin. Aku baru saja selesai tampil di 7th Singapore Golden Lion Awards 2026. Perjalananku ini dimulai dari Indonesia, waktu aku ikut babak nasional di RIPC (Rhapsody Indonesia Piano Competition) 2025. Senang sekali waktu itu aku bisa meraih Juara 1 diantara ratusan peserta, dan itu yang membuatku makin semangat untuk latihan setiap hari supaya bisa mewakili Indonesia di level internasional," tuturnya, dikutip dari akun Instagram @paramahansa.id. (Foto: Instagram @paramahansa.id)

Parama menceritakan betapa ketatnya persaingan di Singapura. "Ternyata, persaingan di Singapore Golden Lion ini jauh lebih besar dari yang aku bayangkan. Ada sekitar 2.000-2.500 peserta dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, China, Taiwan, Jepang, Australia dll yang ikut dalam babak penyisihan," katanya. (Foto: Instagram @paramahansa.id)

Meski begitu, anak berusia 7 tahun ini tetap menikmati setiap momennya di panggung bersama peserta lain dari berbagai negara. "Panggungnya besar sekali dan aku tampil di depan panel juri yang hebat-hebat. Meskipun menantang, aku tetap percaya diri karena aku sangat suka bermain piano," ujarnya. (Foto: Instagram @paramahansa.id)

Sebelumnya, Parama juga sempat meraih gelar World Star Champion dalam Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025. Tak hanya itu, ia juga mengumpulkan berbagai medali emas dari kompetisi matematika internasional lainnya, salah satunya Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO). (Foto: Instagram @paramahansa.id)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda