HaiBunda

PARENTING

Bintik Merah pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 13 Mar 2026 19:15 WIB
Ilustrasi Bintik Merah pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya/Foto: iStock
Jakarta -

Bintik merah pada bayi menjadi salah satu kondisi yang kerap membuat orang tua khawatir. Meski terlihat mencolok, sebagian besar kasus sebenarnya tidak berbahaya, Bunda.

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, sebagian besar Si Kecil akan mengalami bintik merah pada kulit selama masa pertumbuhan. Bahkan, mereka bisa mengalaminya lebih dari sekali, Bunda.

Selain itu, bintik merah pada bayi dapat muncul karena berbagai hal. Untungnya, banyak bintik merah yang bisa sembuh sendiri tanpa perlu pengobatan khusus.


Sebagai orang tua, Bunda tentu menjadi sosok yang paling mengenal anak sendiri. Jika ada sesuatu yang tampak berbeda atau membuat Si Kecil rewel, percayalah pada insting dan penilaian Bunda.

Nah, karena jenis bintik merah pada bayi sangat banyak, penting untuk mengenali penyebab dan cara mengatasinya. Simak selengkapnya berikut ini.

Penyebab bintik merah pada bayi berdasarkan jenisnya

Dikutip dari Parents dan beberapa sumber lainnya, ada berbagai penyebab munculnya bintik merah pada bayi yang sesuai dengan jenisnya.

1. Biang keringat

Bintik merah pada bayi bisa muncul karena ruam panas atau biang keringat. Biasanya, bintik ini kecil dan mudah terlihat di leher, dahi, atau bahu.

Bintik merah juga bisa terlihat di badan, lipatan kulit, selangkangan, atau ketiak. Kalau Si Kecil merasa kepanasan, keringat bisa terjebak di bawah kulit karena kelenjar keringatnya tersumbat.

"Bayi rentan terhadap ruam panas karena kelenjar keringat kecil mereka mudah tersumbat," tutur seorang dokter anak di Children's Medical Group di Atlanta, Jennifer Shu, MD.

2. Campak

Selanjutnya, bintik merah pada bayi di wajah dan tubuh bisa jadi pertanda campak, Bunda. Biasanya, bintik ini muncul beberapa hari setelah gejala awal seperti demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah berair.

Campak disebabkan oleh virus yang sangat menular, Bunda. Virus ini hidup di hidung dan tenggorokan, lalu menyebar melalui batuk atau bersin.

Mengutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bahwa sekitar 1 dari 5 anak yang terkena campak perlu dirawat di rumah sakit. Penyakit ini bisa berbahaya, terutama untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun.

3. Biduran

Biduran menjadi salah satu penyebab bintik merah yang dapat dialami oleh Si Kecil. Biasanya, kondisi ini tampak seperti benjolan kecil atau ruam merah muda yang bisa tetap di satu area atau menyebar ke seluruh tubuh.

Bintik ini disertai dengan pembengkakan di tangan atau kaki, Bunda. Biduran biasanya muncul karena kulit bereaksi terhadap sesuatu, walau penyebab pastinya sulit ditebak.

4. Roseola

Bintik merah pada bayi juga bisa disebabkan oleh roseola. Ruam ini biasanya berwarna merah muda kemerahan dan bisa muncul di tubuh, leher, lengan, kaki, atau wajah.

Bintik ini biasanya tidak gatal dan jarang membuat Si Kecil merasa tidak nyaman, Bunda. Bentuknya bisa menonjol atau rata di kulit, tapi tetap aman selama tidak disertai dengan gejala lain.

Roseola disebabkan oleh virus dan paling sering menyerang bayi usia 6 bulan sampai 1 tahun. Biasanya ruam muncul setelah bayi mengalami demam tinggi beberapa hari sebelumnya.

5. Dermatitis atopik (Eksim)

Kalau Si Kecil mengalami bintik merah, salah satu penyebabnya bisa dermatitis atopik atau eksim. Kulit di beberapa area bisa tampak kering, muncul benjolan kecil, atau terasa menebal dan bersisik.

Bintik ini biasanya muncul di wajah bayi, lengan, kaki, serta lipatan siku atau lutut. Jenis bintik merah pada wajah bayi ini termasuk yang cukup sering ditemui.

Perlu diketahui bahwa eksim muncul karena kulit bayi sensitif dan mudah bereaksi terhadap lingkungan sekitar. Misalnya, udara kering atau beberapa jenis makanan yang dikonsumsi.

6. Penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD)

Bintik merah pada mulut dan lidah Si Kecil bisa menjadi tanda penyakit tangan, kaki, dan mulut. Kondisi ini biasanya bisa terasa nyeri dan bisa muncul di gusi.

Penyakit ini disebabkan oleh virus coxsackie dan menjadi paling sering menyerang anak-anak usia di bawah 5 tahun. Virus ini bisa menyebar lewat kontak dengan cairan dari hidung, tenggorokan, tinja, atau lepuh anak yang terinfeksi.

7. Dermatitis kontak

Bintik merah pada bayi juga bisa muncul akibat dermatitis kontak. Biasanya, bentuknya berupa lepuh kecil berisi cairan atau bercak merah kering yang pecah-pecah.

Penyebabnya biasanya berasal dari bahan yang bersentuhan langsung dengan kulit, seperti sabun, lotion, parfum, kosmetik, perhiasan, logam seperti nikel, bahan kimia tertentu, atau tanaman beracun.

8. Moluskum kontagiosum

Ruam ini biasanya muncul sebagai titik-titik kecil berwarna merah muda, putih, atau sewarna kulit. Di tengahnya sering ada lekukan kecil, dan bisa meradang atau terasa nyeri, Bunda. 

Bintik-bintik ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh, sering tampak seperti mutiara kecil yang menempel di kulit. Moluskum disebabkan oleh infeksi virus yang menular lewat kontak kulit langsung atau lewat barang seperti pakaian, handuk, dan mainan yang terkontaminasi.

9. Kurap

Kurap biasanya muncul sebagai bintik merah berbentuk cincin di kulit dan sering menimbulkan rasa gatal pada Si Kecil. Jika ruam muncul di kaki, terutama di sela jari-jari, biasanya akan terasa gatal dan kemerahan.

Sedangkan di kepala, kurap bisa menimbulkan bercak botak kecil yang merah dan bersisik. Kurap disebabkan oleh infeksi jamur dan bisa menular lewat kontak langsung maupun benda yang dipakai bersama.

10. Gatal setelah berenang

Setelah berenang, Si Kecil bisa muncul bintik-bintik merah kecil yang terasa gatal. Biasanya ruam ini muncul beberapa menit sampai beberapa jam setelah berenang, Bunda.

Ruam ini biasanya disertai dengan sensasi panas atau kesemutan di kulit. Meskipun tampak mengganggu, sebagian anak tidak mengalami demam atau sakit lain.

Cara mengatasi bintik merah pada bayi

Ilustrasi/Foto: Getty Images/comzeal

Setelah melihat penyebab bintik merah pada bayi berdasarkan jenisnya, lalu apa saja cara menghilangkan bintik merah pada bayi secara alami? Berikut ini beberapa langkah yang bisa dicoba:

1. Tetap bersihkan kulit bayi dengan lembut

Pertama, selalu pastikan kulit Si Kecil tetap bersih, misalnya dengan memandikannya rutin menggunakan air hangat dan sabun lembut. Hindari sabun yang mengandung pewangi karena bisa memicu iritasi dan munculnya bintik merah pada wajah bayi.

2. Rutin oleskan krim atau pelembab

Menjaga kulit bayi tetap lembap sangat penting ya untuk mengurangi bintik merah pada wajahnya. Krim untuk menghilangkan bintik merah pada bayi bisa digunakan setiap hari, Bunda.

Untuk kondisi yang lebih parah, dokter mungkin menyarankan obat salep khusus. Menggunakan krim menjadi salah satu cara obat bintik merah pada kulit bayi yang efektif.

3. Kenali pemicu alergi

Kalau bintik merah muncul karena alergi, langkah pertama adalah mengetahui penyebabnya. Konsultasikan dengan dokter apakah alergi ini bisa terkait dengan makanan yang Bunda konsumsi dan memengaruhi ASI.

4. Jangan gosok wajah bayi

Ketika Bunda mengeringkan wajah bayi setelah mandi, tepuk-tepuk lembut saja, jangan digosok. Menggosok kulit justru bisa memperparah iritasi.

Nah, apabila ingin mengoleskan pelembap, pilih produk tanpa pewangi dan bebas bahan kimia keras untuk kulit Si Kecil yang lebih sensitif, Bunda.

5. Gunakan minyak alami

Selain pelembap, minyak alami seperti minyak kelapa juga bisa menjaga kelembapan kulit bayi. Bunda bisa oleskan sedikit saja dan pijat perlahan wajah bayi setelah mandi supaya kulitnya tetap lembut dan nyaman.

Tanda bintik merah pada bayi berbahaya dan perlu dibawa ke dokter?

Menilik dari laman Cleveland Clinic, sebagian besar bintik merah pada bayi sebenarnya tidak berbahaya. Bintik ini bisa membuat Si Kecil merasa tidak nyaman, tapi biasanya hilang sendiri atau dengan perawatan di rumah.

Beberapa jenis bintik memang butuh perhatian lebih. Jika Si Kecil punya sistem kekebalan tubuh yang lemah, Bunda sebaiknya segera hubungi dokter.

Selain itu, konsultasikan juga dengan dokter apabila bintik merah pada bayi muncul bersamaan dengan gejala lain seperti:

  • Menyebabkan rasa sakit, gatal parah, atau lepuh.
  • Warna bintik tidak memudar saat ditekan.
  • Terlihat tanda infeksi, seperti bengkak atau berisi nanah.
  • Tidak hilang setelah pengobatan.
  • Kondisi bayi memburuk setelah perawatan.
  • Ruam berlangsung lebih dari tujuh hari alias satu minggu.
  • Disertai demam tinggi dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Nah, itulah informasi lengkap seputar bintik merah pada bayi beserta penyebab dan cara mengatasinya. Semoga bisa membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Tanda Masalah Kesehatan Anak yang Bisa Terlihat dari Kuku

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Puasa Ramadhan, Intip Momen Gewa Anak Glenn Fredly & Mutia Ayu saat Sahur

Parenting Nadhifa Fitrina

Ternyata Ini 5 Tipe MBTI yang Paling Umum di Dunia, Bunda Termasuk?

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ciri Ibu Narsistik, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini kepada Anak Dewasa

Mom's Life Amira Salsabila

Penyebab Bunda Merasa Nyeri saat Berhubungan Intim setelah Melahirkan & Cara Mengatasinya

Kehamilan Amrikh Palupi

Bintik Merah pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Puasa Ramadhan, Intip Momen Gewa Anak Glenn Fredly & Mutia Ayu saat Sahur

Penyebab Bunda Merasa Nyeri saat Berhubungan Intim setelah Melahirkan & Cara Mengatasinya

Ternyata Ini 5 Tipe MBTI yang Paling Umum di Dunia, Bunda Termasuk?

Bintik Merah pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ciri Ibu Narsistik, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini kepada Anak Dewasa

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK