PARENTING
Usia Berapa Bayi Boleh Diajak Mudik & Bertemu Banyak Orang? Ini Jawaban Dokter
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Sabtu, 14 Mar 2026 16:15 WIBMudik Lebaran semakin dekat dan banyak keluarga yang mulai menyiapkan rencana perjalanan ke kampung halaman. Momen ini memang selalu dinanti, apalagi untuk berkumpul bersama keluarga besar.
Tak sedikit orang tua memanfaatkan waktu ini untuk liburan bersama keluarga, termasuk membawa Si Kecil. Meski begitu, banyak orang tua yang penasaran tentang waktu yang tepat membawa bayi untuk perjalanan jauh.
Sebagian orang tua bahkan maju mundur ketika ingin mengajak Si Kecil mudik Lebaran. Sebenarnya, kapan bayi sudah boleh diajak mudik dan bertemu dengan banyak orang?
Mari kita simak jawaban selengkapnya berikut ini, Bunda.
Usia berapa bayi boleh diajak mudik?
Dokter Spesialis Anak di Jogja International Hospital (JIH) Solo, dr. Lucy Endang Savitri, Sp. A., menuturkan bahwa setiap perjalanan mudik bisa berbeda-beda. Ada yang jaraknya dekat, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu perjalanan cukup lama.
"Mudik itu bermacam-macam ya, jaraknya juga berbeda-beda seperti perjalanan lainnya. Nah, bayi kalau di bawah 6 bulan itu masih sangat rentan untuk ketemu banyak orang," ujarnya saat diwawancarai oleh HaiBunda, belum lama ini.
Hal ini karena kondisi tubuh Si Kecil masih sangat sensitif terhadap lingkungan di sekitarnya. Meski begitu, sebenarnya tidak ada aturan pasti mengenai usia bayi yang boleh diajak bepergian.
"Memang tidak ada batasan batasan yang secara pasti gitu, ya. Tetapi, di bawah 6 bulan itu mereka masih rentan untuk ketemu banyak orang," kata dr. Lucy.
Kondisi ini tidak hanya berlaku saat mudik saja. Ketika Si Kecil diajak ke tempat umum lainnya, Bunda dan Ayah juga perlu mempertimbangkan kondisi tersebut.
"Tidak hanya mudik sebenarnya, kita bawa ke tempat-tempat umum seperti di mal, di pasar sudah jadi pertimbangan pada saat kita bawa bayi di bawah 6 bulan," ujarnya.
Oleh karena itu, sebelum mengajak Si Kecil mudik, Bunda sebaiknya mulai memperhatikan berbagai hal penting. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan bisa tetap aman dan nyaman.
Hal-hal yang perlu diperhatikan orang tua saat membawa bayi mudik Lebaran
Selain menjelaskan tentang usia bayi yang boleh diajak mudik, dr. Lucy juga mengingatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua saat membawa bayi mudik Lebaran.
1. Perhatikan perubahan jadwal tidur anak
Saat mudik Lebaran, rutinitas bayi biasanya akan sedikit berubah. Maka itu, orang tua perlu mempersiapkan terkait hal ini sebelum berangkat supaya anak tetap merasa nyaman.
"Baik bayi maupun anak-anak, artinya mereka bepergian atau keluar rumah dalam waktu beberapa hari misalnya, jadi memang harus dipersiapkan," ungkap dr. Lucy.
Perubahan rutinitas seperti ini memang normal terjadi ketika sedang bepergian. Nah yang paling penting, Bunda dan Ayah tetap memperhatikan kebutuhan Si Kecil.
"Pasti ada perubahan jam tidur. Jadi, hal seperti itu yang harus diperhatikan," katanya.
2. Pilih makanan yang aman dan sesuai untuk anak
Ketika Si Kecil diajak mudik, makanannya juga sering kali ikut berubah. Biasanya mereka terbiasa makan makanan rumahan, tetapi saat bepergian pilihan makanannya bisa berbeda.
"Bukan hanya jamnya saja, tetapi mungkin makanannya jadi berubah," tuturnya.
Karena itu, orang tua perlu lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi bayi. Bunda sebaiknya selalu memilih makanan yang aman dan sesuai supaya mereka tetap sehat.
Perubahan ini bisa terjadi karena anak tidak selalu makan makanan yang dimasak di rumah. Dalam kondisi ini, ada kemungkinan Si Kecil harus makan makanan dari tempat lain.
"Artinya, biasanya bayi atau anak makan makanan dari rumah yang dimasak oleh Bundanya, yang tentu saja kebersihannya dan jenis makanannya sudah dijaga. Kalau misalnya keluar rumah atau melakukan perjalanan yang cukup lama, tentu ada perubahan di sana," ungkap dr. Lucy.
Selain itu, anak juga bisa saja mendapatkan makanan yang disediakan oleh keluarga atau dibeli dari luar. Oleh karena itu, orang tua perlu lebih selektif sebelum memberikannya kepada Si Kecil.
"Mungkin anak mendapatkan makanan dari keluarga lain atau membeli dari luar rumah. Itu yang perlu dipertimbangkan," katanya.
Jika makanan yang dipilih kurang aman atau tidak cocok, bayi bisa mengalami gangguan kesehatan, Bunda.
"Karena kalau tidak memilih makanan yang aman nanti bisa menimbulkan gangguan, entah di saluran napas atau saluran cerna," jelasnya.
3. Jaga kebersihan dan lindungi anak dari paparan lingkungan
Saat membawa bayi keluar rumah, menjaga kebersihan tentu jadi hal yang sangat penting. Terutama bagi Si Kecil yang masih memakai popok, sebaiknya tidak terlalu lama bersentuhan dengan kotoran.
"Kalau anak-anak yang belum bisa bilang saat buang air, baik pipis maupun pup, Bunda dan Ayah tetap harus menjaga kebersihannya. Misalnya kalau pipis, popok harus diganti dan dibersihkan dengan air," kata dr. Lucy.
"Jadi, tidak membuat mereka bersinggungan dengan kotorannya terlalu lama, karena itu nanti akan menimbulkan risiko infeksi," sambungnya.
Selain itu, paparan lingkungan saat berada di tempat umum juga perlu diperhatikan. "Misalnya paparan asap rokok, asap kendaraan, debu, seperti itu mungkin harus diperhitungkan juga," ujarnya.
Terlebih lagi kalau Bunda mengajak Si Kecil ke tempat umum, kebersihan mereka harus lebih dijaga. Misalnya, dengan lebih sering mencuci tangan sebelum dan sesudah bermain.
"Bermain di tempat umum juga membuat kita lebih harus menjaga, misalnya cuci tangan. Cuci tangan jadi harus lebih sering dibandingkan waktu di rumah gitu, ya," kata dr. Lucy.
"Jadi, lebih memperhatikan kebersihan, karena kita tidak tahu kebersihan lingkungan di luar rumah kita," pungkasnya.
Itulah penjelasan tentang usia bayi sudah boleh diajak mudik dan bertemu dengan banyak orang. Semoga informasi ini membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bingung Tentukan THR untuk Orang Tua? Ini Tips Mengaturnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Waspada 3 Penyakit Kerap Timbul pada Anak Setelah Mudik Lebaran Menurut Dokter
Anak Jadi Rentan Sakit setelah Mudik, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Anak Demam saat Pulang Mudik, Ketahui Pertolongan Pertamanya
5 Tips Menjaga Kesehatan Bayi saat Diajak Silaturahmi Lebaran dan Bertemu Banyak Orang
TERPOPULER
7 Kebiasaan di Rumah yang Membuat Anak Tumbuh Lebih Cerdas Menurut Pakar
Mengira Benjolan karena Menyusui, Bunda Ini Ternyata Didiagnosis Kanker Payudara
Flek saat Hamil Muda, Normal atau Berbahaya? Kenali Penyebabnya
Cara Mengenali Orang yang Diam-diam Tidak Senang dengan Kesuksesan Kamu Menurut Psikologi
Ya Latif: Keutamaan dalam Dzikir & Artinya
REKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Set yang Bagus dan Berkualitas Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Buku Tulis Sekolah Anak yang Bagus dan Tidak Mudah Rusak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Powerbank CCC dan Fast Charging, Cocok buat Pertolongan saat Mati Lampu
asaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum untuk Rambut Rontok, Bantu Perkuat Akar
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Hal yang Diingat Anak Seumur Hidup dari Orang Tua
Studi Oxford Economics 2026: McDonald's Indonesia Dukung Peluang Lapangan Kerja Lintas Sektor Tumbuh Lebih dari Tiga Kali Lipat
Waspada Palsu! Ini Ciri Petugas Asli Sensus Ekonomi 2026
7 Kebiasaan di Rumah yang Membuat Anak Tumbuh Lebih Cerdas Menurut Pakar
Mengira Benjolan karena Menyusui, Bunda Ini Ternyata Didiagnosis Kanker Payudara
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Depan Keluarga Korban Penyekapan Bandung, Dedi Mulyadi Sampaikan Janji soal...
-
Beautynesia
5 Pekerjaan Bergaji Tinggi untuk Perempuan, Ada yang Bisa Kerja Fleksibel dan Remote
-
Female Daily
Kenapa Dukungan Orang Terdekat Bisa Jadi Alasan Perempuan Akhirnya Cek Kanker Serviks
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
5 Zodiak yang Mampu Membuat Libra Jatuh Cinta Sepenuh Hati
-
Mommies Daily
10 Kelas Liburan Anak di Semarang dan Yogyakarta untuk Isi Libur Sekolah