parenting
11 Kebiasaan Ayah yang Menandakan Anak Dibesarkan oleh Laki-laki yang Baik Menurut Studi
HaiBunda
Rabu, 08 Apr 2026 16:50 WIB
Daftar Isi
-
11 Kebiasaan Ayah yang menandakan anak dibesarkan oleh laki-laki yang baik
- 1. Memulai hari dengan rutinitas yang teratur
- 2. Terbiasa mengatur keuangan dengan baik
- 3. Memberi perhatian penuh saat bersama keluarga
- 4. Rutin menjaga kesehatan diri
- 5. Bersikap sopan dalam keseharian
- 6. Meluangkan waktu untuk introspeksi diri
- 7. Melakukan pekerjaan rumah tanpa diminta
- 8. Berani mengakui kesalahan dan meminta maaf
- 9. Menghadapi masalah dengan tenang
- 10. Menunjukkan rasa hormat kepada pasangan
- 11. Selalu berusaha menepati janji
Setiap tindakan dari Ayah, sekecil apa pun itu, bisa memberikan dampak pada anak. Dari cara ia memperlakukan keluarga hingga lingkungan di sekitarnya, semuanya membentuk karakter anak secara perlahan, Bunda.
Berkaitan dengan ini, ada kebiasaan Ayah yang menjadi tanda bahwa anak dibesarkan oleh laki-laki yang baik. Tidak hanya mencerminkan dari sifatnya saja, tapi juga membangun hubungan yang hangat dengan anak.
Ayah memahami bahwa setiap sikap yang dilakukan memiliki efek jangka panjang. Oleh karena itu, Ayah berusaha melakukan hal-hal yang positif, supaya anak bisa belajar dari sikap dan tindakannya dalam keseharian.
Lantas apa saja beberapa kebiasaan Ayah yang menandakan anak dibesarkan oleh laki-laki yang baik menurut studi? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
11 Kebiasaan Ayah yang menandakan anak dibesarkan oleh laki-laki yang baik
Dikutip dari laman Your Tango, ada beberapa kebiasaan Ayah yang bisa menjadi tanda bahwa anak dibesarkan oleh laki-laki yang baik. Simak penjelasan lengkapnya:
1. Memulai hari dengan rutinitas yang teratur
Ayah yang terbiasa bangun di waktu yang sama setiap hari biasanya memiliki kedisiplinan yang baik. Ayah yang memulai hari dengan pola yang konsisten cenderung lebih tenang dan tidak mudah merasa terburu-buru.
Penelitian dari National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa bangun pagi dengan pola yang teratur dapat memberikan perasaan lebih rileks dan stabil. Ketika Ayah menjaga rutinitas seperti ini, dampaknya pun tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri.
Secara tidak langsung, ia juga membangun lingkungan yang lebih positif bagi keluarga di rumah.
2. Terbiasa mengatur keuangan dengan baik
Ayah yang sudah terbiasa mengatur keuangan biasanya memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Ia tahu bagaimana mengatur pemasukan dan pengeluaran agar tetap seimbang setiap harinya.
Masih dari studi yang sama, disebutkan bahwa pemahaman yang baik tentang pengelolaan uang dapat membantu seseorang dalam mengatur keuangan dengan lebih efektif.
Dengan pengelolaan keuangan yang baik, Ayah bisa memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan di saat kondisi tidak selalu mudah. Dampaknya, suasana di rumah pun akan terasa lebih tenang.
3. Memberi perhatian penuh saat bersama keluarga
Ayah yang memilih menyimpan handphone saat berkumpul bersama keluarga menunjukkan bahwa ia menghargai momen kebersamaan. Ia berusaha hadir sepenuhnya, bukan hanya secara fisik tetapi juga perhatian.
Orang tua yang jarang terganggu oleh handphone cenderung lebih sering berkomunikasi dengan anak. Lewat kebiasaan ini, Ayah bisa lebih memahami anak dan membangun hubungan yang lebih dekat.
4. Rutin menjaga kesehatan diri
Perlu diketahui bahwa menjaga kesehatan itu bukan hanya soal fisik, tapi juga bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga. Ayah yang rutin memeriksakan kesehatannya berarti ia peduli terhadap hal-hal penting dalam hidupnya.
Rutinitas seperti ini tentu berdampak positif pada kondisi mental. Ketika pola hidup terjaga, seseorang cenderung akan merasa lebih tenang, Bunda. Hal ini juga menjadi tanda bahwa anak tumbuh dalam lingkungan yang baik dan positif.
5. Bersikap sopan dalam keseharian
Selanjutnya, Ayah yang konsisten bersikap sopan dalam keseharian biasanya menunjukkan karakter yang baik. Mulai dari cara berbicara hingga memperlakukan orang lain, semua dilakukan dengan rasa hormat.
Kebiasaan ini mencerminkan nilai-nilai positif yang ia pegang dalam hidupnya. Ayah tidak hanya menjaga sikapnya saja, tapi juga membangun hubungan yang sehat dengan orang-orang di sekitarnya.
Lambat laun, sikap ini juga menjadi contoh yang dilihat langsung oleh anak setiap harinya. Anak pun akan tumbuh dan belajar menghargai orang lain dalam berbagai situasi.
6. Meluangkan waktu untuk introspeksi diri
Ayah yang terbiasa meluangkan waktu untuk merenung biasanya lebih sadar dengan apa yang ia pikirkan dan rasakan. Dengan melakukan refleksi diri, Ayah bisa memahami dirinya sendiri dengan lebih baik.
Penelitian menunjukkan bahwa praktik mindfulness atau kesadaran diri memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis seseorang. Ketika pikiran lebih tenang, seseorang cenderung lebih mampu menghadapi situasi dengan baik.
Dampaknya, Ayah bisa lebih bijak dalam bersikap dan merespons keadaan di sekitarnya. Secara tidak langsung, hal ini menjadi ciri bahwa anak tumbuh dengan nilai yang baik dari sosok Ayah.
7. Melakukan pekerjaan rumah tanpa diminta
Berikutnya, Ayah yang sudah terbiasa membantu pekerjaan rumah tanpa diminta menunjukkan sikap tanggung jawab yang tinggi. Ia paham bahwa urusan rumah tangga itu adalah bagian dari tugas bersama dalam keluarga.
Kebiasaan ini juga menunjukkan rasa saling menghargai antara pasangan. Ayah tidak hanya fokus pada perannya sendiri saja, tetapi juga peduli terhadap beban yang dirasakan di rumah.
8. Berani mengakui kesalahan dan meminta maaf
Tidak semua orang mudah mengakui kesalahan yang dibuat, bukan begitu, Bunda? Namun, Ayah yang terbiasa melakukan hal ini berarti ia menunjukkan sikap yang dewasa.
Ayah tidak ragu untuk meminta maaf ketika melakukan hal yang kurang tepat. Ketika seseorang mampu mengakui kesalahan, hubungan dengan orang lain pun biasanya menjadi lebih dekat.
9. Menghadapi masalah dengan tenang
Dalam situasi yang tidak nyaman, sikap seseorang biasanya akan terlihat dengan jelas. Ayah yang bisa tetap tenang saat menghadapi masalah berarti ia menunjukkan kedewasaan dalam bersikap.
Ayah biasanya tidak terburu-buru dalam bereaksi dan lebih memilih memahami situasi terlebih dahulu. Orang yang mampu mengelola pikirannya dengan tenang, biasanya memiliki cara yang lebih positif dalam menyelesaikan permasalahan.
10. Menunjukkan rasa hormat kepada pasangan
Cara Ayah memperlakukan pasangannya bisa mencerminkan kepribadiannya, lho. Kebiasaan yang satu ini menjadi dasar dalam membangun hubungan yang sehat.
Dengan saling menghormati, hubungan dalam keluarga pun bisa terasa lebih nyaman dan harmonis. Ayah yang mengerti hal ini biasanya selalu berusaha menjaga sikap dalam setiap situasi.
11. Selalu berusaha menepati janji
Sikap menepati janji, sekecil apa pun itu, menunjukkan kesungguhan seseorang dalam bersikap. Ayah yang melakukan ini biasanya dikenal sebagai pribadi yang bisa dipercaya.
Tidak hanya itu, menepati janji juga sebagai bentuk 'komitmen' dalam sebuah hubungan. Nah dari kebiasaan ini, anak pun akan tumbuh dengan nilai-nilai yang baik, Bunda.
Itulah penjelasan mengenai beberapa kebiasaan Ayah yang menandakan anak dibesarkan oleh laki-laki yang baik menurut studi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Apa yang Terjadi Jika Tes DNA Anak Tidak Cocok dengan Ibu Kandung?
Parenting
6 Kebiasaan Orang Tua yang Tak Disadari Bisa Merugikan Anak di Masa Depan Menurut Pakar
Parenting
Ingin Punya Anak Ramah? Ini 7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Diterapkan
Parenting
Semakin Banyak Anak Merasa Kesepian, Ini Saran Psikiater agar Orang Tua Bisa Membantu
Parenting
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
5 Foto
Parenting
Bagikan Foto Lebaran, Deretan Artis Ini Masih Rahasiakan Wajah Anak
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
11 Tanda Anak Tumbuh Egois saat Dewasa Menurut Studi Psikologi
11 Ciri Kepribadian Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Moodyan
9 Kebiasaan Anak Laki-laki yang Terbentuk dari Sikap Ayah, Dampaknya Terasa saat Dewasa