PARENTING
Ternyata Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Mudah Cemas dan Ganggu Mentalnya
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Jumat, 24 Apr 2026 22:00 WIBTidak ada orang tua yang ingin menyaksikan anak-anak mereka mengalami kecemasan dalam situasi apa pun. Baik saat harus menghadapi lingkungan baru maupun ketika bertemu teman-teman baru di sekolahnya.
Dikutip dari laman Huffington Post, para ahli menyebutkan bahwa ada kebiasaan dalam pengasuhan yang diam-diam bisa meningkatkan kecemasan pada anak. Tak hanya itu saja, hal ini juga berdampak pada kesehatan mental mereka jika terjadi terus-menerus.
Bunda mungkin tidak langsung menyadari hal tersebut karena terlihat seperti kebiasaan yang biasa dilakukan dalam keseharian. Lantas, kebiasaan apa yang tanpa disadari bisa membuat anak mudah merasa cemas?
Kebiasaan orang tua yang membuat anak mudah cemas dan mengganggu mentalnya
Dalam keseharian, orang tua sering kali langsung ingin melindungi anak saat mereka sedang terlihat cemas, setuju tidak, Bunda? Padahal, respons ini bisa membentuk pola yang kurang tepat bagi mereka, lho.
Seorang terapis keluarga berlisensi di Amerika Serikat, Cheryl Donaldson, sependapat dengan hal ini. Ia menyampaikan bahwa kesalahan yang sering terjadi adalah keinginan untuk melindungi anak dari rasa tidak nyaman.
"Saya rasa, khususnya terkait kecemasan, kesalahan terbesar yang kita lakukan sebagai orang tua adalah ketika kita melihat kecemasan pada anak-anak kita, kita langsung berpikir, 'Saya ingin melindungi anak ini dari pengalaman ini'. Jadi, kita langsung masuk ke mode perlindungan," kata Donaldson.
Menurutnya, cara tersebut tidak selalu membantu anak menjadi lebih kuat dalam menghadapi situasi yang sulit, Bunda. Justru, mereka bisa kehilangan kesempatannya untuk belajar mengatur kecemasannya sendiri.
Lebih lanjut, Donaldson menuturkan bahwa tujuan orang tua memang ingin anak merasa aman. Namun, terlalu cepat mengambil alih masalah bukan cara yang tepat untuk membantu mereka berkembang.
Hal ini juga dipertegas oleh seorang terapis anak dan keluarga di Self Space, Washington, Hannah Scheuer. Ia mengungkapkan bahwa melihat anak-anak kesulitan memang hal yang tidak mudah bagi orang tua.
Namun, ia menambahkan bahwa terlalu sering menghindarkan anak dari rasa cemas justru bisa memperburuk keadaan. Karena itu, anak menjadi terbiasa menghindari tantangannya, Bunda.
"Saya adalah terapis anak dan keluarga sekaligus seorang ibu dan saya hanya ingin mengatakan bahwa menyaksikan anak kita berjuang dan menderita adalah salah satu hal tersulit," kata Scheuer.
"Jika kita mengakomodasi dan mengalah, kita akan memperburuk keadaan. Mengakomodasi pada dasarnya berarti membiarkan penghindaran, dan penghindaran terasa menyenangkan saat itu juga, bahkan bagi orang dewasa," lanjutnya.
Sebagai contoh, jika anak terus dihindarkan dari situasi yang membuatnya cemas, mereka akan semakin sulit menghadapinya di kemudian hari. Situasi yang seharusnya bisa dilatih malah terasa menakutkan bagi mereka.
Kalau Bunda tertarik memahami lebih dalam tentang kepribadian, emosi, dan cara anak merespons lingkungan sekitarnya, ada juga bacaan psikologi yang bisa menambah insight dalam mendampingi tumbuh kembang Si Kecil. Bunda bisa cek selengkapnya, klik di sini.
Tips mendampingi anak saat menghadapi kecemasan
Sebagai orang tua, Bunda sering dihadapkan pada situasi ketika mereka sedang merasa cemas. Di momen seperti ini, anak sebenarnya hanya butuh didengar dan dipahami terlebih dahulu.
Seorang konselor profesional di Thriveworks, New Jersey, Laura Buscemi menjelaskan bahwa anak membutuhkan pendekatan tiga langkah dalam menghadapi kecemasan.
"Kita harus memvalidasi, kita harus mengatur, dan kita harus mengurangi dampaknya," katanya.
Validasi di sini berarti menerima perasaan anak tanpa langsung menghakimi. Sementara itu, Bunda juga bisa membantu mereka untuk tetap tenang dan mengatur perasaannya dengan melakukan latihan pernapasan.
Dari proses ini, anak pun mengerti bahwa situasi yang awalnya menakutkan bisa dihadapi dan dilewati. Misalnya, saat anak sedang merasa cemas sebelum pertandingan sepak bola, orang tua bisa memberikan dukungan dengan tenang.
Contohnya dengan mengatakan, "Wah, Bunda mengerti. Bunda tahu kamu merasa sangat takut dan sedih saat ini, tetapi Bunda juga tahu bahwa kamu bisa melakukan hal-hal yang sulit dan kamu akan baik-baik saja".
Lewat cara ini, anak pun merasa dimengerti tanpa merasa ditinggalkan dalam kecemasannya. Maka dari itu, mereka akan lebih mampu melewati rasa takut tersebut dengan dukungan dari orang tua.
Itulah kebiasaan orang tua yang ternyata bisa membuat anak mudah cemas dan mengganggu kondisi mentalnya. Semoga bisa menjadi pengingat Bunda untuk lebih bijak dalam mendampingi tumbuh kembang Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kebiasaan Anak Laki-laki yang Terbentuk dari Sikap Ayah, Dampaknya Sampai Dewasa
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Cara agar Anak Merasa Miliki Privasi, tapi Tetap Bisa Bunda Pantau
3 Dampak Buruk Tak Menjaga Kesehatan Mental Anak
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
Ucapan Orang Tua yang Dapat Mengganggu Psikologis Anak
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Jam Tangan Rose Gold Kristal: Nyaman Dipakai Harian?
-
Beautynesia
5 Tips Atasi Rasa Ngantuk saat Bekerja
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Pangeran William Murka Kate Middleton Diminta Ganti Ejaan Nama
-
Mommies Daily
30 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak TK, SD, hingga Remaja