PARENTING
Berhenti Bilang "Anak Pintar" saat Memuji, Ini Kalimat Penggantinya
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Senin, 01 Jun 2026 08:30 WIBMemuji anak memang jadi cara spontan orang tua untuk menunjukkan rasa bangga. Namun, pujian tertentu justru bisa bikin mereka terlalu bergantung pada penilaian dari orang lain.
Kalimat seperti "anak pintar" mungkin terdengar positif ya, Bunda. Namun dalam beberapa situasi, anak justru bisa merasa dirinya hanya dihargai saat berhasil melakukan sesuatu dengan baik.
Padahal, yang paling dibutuhkan anak adalah perhatian terhadap usaha dan proses yang mereka lakukan. Dari situlah anak belajar percaya diri, mencoba lagi, dan mengenali kemampuan dirinya sendiri.
Banyak orang tua belum menyadari, pujian ternyata bisa memberi dampak pada cara anak memandang dirinya. Karena itu, memilih kalimat yang tepat saat memuji anak juga penting diperhatikan dalam keseharian.
Nah, ada beberapa contoh kalimat pengganti yang bisa digunakan saat ingin memberikan apresiasi kepada Si Kecil tanpa harus selalu menyebut "anak pintar". Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Kalimat pengganti "anak pintar" saat memuji Si Kecil
Saat anak membawa pulang nilai yang sempurna, banyak orang tua spontan mengatakan, "Kamu pintar sekali!". Padahal, ketika anak mendapat nilai yang rendah, mereka bisa mempertanyakan kemampuan dirinya sendiri, Bunda.
Dibandingkan hanya mengatakan "pintar", orang tua bisa mencoba menggambarkan usaha dan proses yang dilakukan anak. Berikut contoh ungkapannya dalam keseharian yang dikutip dari laman Motherly:
- "Kamu memilih pakaian merah itu dan kamu mengancingkan semua kancingnya sendiri. Itu butuh banyak usaha"
- "Wow. Butuh banyak kerja keras untuk mendapatkan nilai 100 pada tugasmu. Bunda yakin kamu merasa sangat senang karena kerja kerasmu membuahkan hasil"
- "Bunda melihat warna biru, hijau, hitam, dan kuning di gambarmu. Kamu memilih untuk menggunakan banyak warna kuning! Dan lihat bagaimana kamu membuat lingkaran-lingkaran besar dengan spidolmu untuk membuat begitu banyak bentuk lingkaran"
- "Lihat betapa besarnya tenagamu! Betapa beratnya usaha yang dibutuhkan untuk membawa tas itu sampai ke atas tangga. Bunda menghargai bantuanmu"
- "Betapa besar komitmenmu terhadap latihan. Bunda bisa melihat betapa senangnya kamu bisa masuk tim di sekolah!"
- "Matematika memang butuh ketelitian! Lihatlah semua soal yang telah kamu selesaikan. Kamu sudah berkonsentrasi mengerjakannya dalam waktu yang lama"
- "Temanmu senang kamu berbagi mainanmu! Sungguh perbuatan yang baik"
- "Dibutuhkan banyak keberanian untuk mencoba hal yang menantang. Jika kamu sudah siap, kamu bisa mencobanya"
- "Ucapan temanmu tadi memang membuat perasaanmu sedih. Bunda mengerti kamu merasa terluka, jadi coba ceritakan apa yang kamu rasakan sekarang"
- "Tugas itu memang cukup sulit dikerjakan. Bunda bisa melihat kamu sudah berusaha keras menyelesaikannya meski sempat merasa kesal"
Fokus pada usaha, bukan sekadar menyebut "anak pintar"
Bunda perlu tahu, ada perbedaan saat orang tua mulai fokus pada usaha, kemampuan, dan proses anak dibandingkan hanya dengan memberi label "pintar".
Ketika anak mengerti bahwa dirinya mampu belajar dan terus berkembang, mereka biasanya lebih siap menghadapi tantangan. Anak juga jadi lebih berani mencoba menyelesaikan tugas yang sulit.
Sebaliknya, pujian seperti "kamu pintar sekali" kadang membuat anak merasa harus selalu berhasil. Saat hasilnya tidak sesuai harapan, mereka bisa kecewa dan mulai meragukan dirinya sendiri, Bunda.
Dalam hal ini, orang tua bisa mulai menggunakan kalimat yang lebih menekankan proses dan usaha anak. Dengan itu, anak merasa dirinya dihargai meski sedang belajar atau melakukan kesalahan.
Cobalah luangkan waktu untuk benar-benar memperhatikan apa yang sedang dilakukan anak dalam keseharian. Perhatikan usaha mereka saat sedang menggambar, belajar, atau mencoba menyelesaikan sesuatu yang sulit.
Saat anak sedang kesulitan, fokuslah pada usaha mereka, bukan buru-buru membuat mereka merasa "hebat". Misalnya, dengan mengatakan bahwa tugas itu memang terasa sulit, tetapi mereka sudah berusaha keras menyelesaikannya.
Lambat laun, anak akan menjadi lebih mandiri, mampu menghadapi tantangan, dan percaya pada kemampuan dirinya sendiri, Bunda.
Itulah beberapa kalimat pengganti yang bisa Bunda gunakan daripada terus menyebut anak "pintar" saat memuji anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Awas Si Kecil Kecanduan Scroll Sosial Media, Ini Dampaknya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
Hati-hati! 7 Ucapan Orang Tua Ini Bisa Ganggu Psikologis Anak
TERPOPULER
Potret Audi Marissa di Bali Usai Berpisah dari Anthony Xie, Ungkap Isi Hati
Benarkah Abu Vulkanik Bisa Bikin Makin Tanaman Subur? Begini Kata Pakar
Potret Sekala Putra Ayudia dan Ditto Percussion Ikut Turnamen Golf
Ciri Orang yang Nyaman Punya Sedikit Teman, Lebih Memilih Pertemanan yang Berkualitas
Pria Juga Mengalami Masa Menopause, Mitos atau Fakta?
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Audi Marissa di Bali Usai Berpisah dari Anthony Xie, Ungkap Isi Hati
Benarkah Abu Vulkanik Bisa Bikin Makin Tanaman Subur? Begini Kata Pakar
Potret Sekala Putra Ayudia dan Ditto Percussion Ikut Turnamen Golf
Ciri Orang yang Nyaman Punya Sedikit Teman, Lebih Memilih Pertemanan yang Berkualitas
Orang Tua yang Sedang Stres Ternyata Bisa Picu Anak Main HP Kelamaan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kolong Sofa dan Tempat Tidur Susah Dijangkau? Vacuum Ini Bisa Rebah
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Bentuk Kepalan Tangan Bisa Ungkap Kepribadian Dirimu, Cek!
-
Female Daily
Men’s Biore Awesome Skool Fest 2026 Kembali Sold Out, Apa Saja Keseruannya?
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Anne Hathaway Hamil 6 Bulan, Pakai Kemeja Denim Tak Dikancing
-
Mommies Daily
Jangan Disepelekan! 7 Kebiasaan yang Bisa Merusak Jantung