PARENTING
Anak Memiliki Nama Terlalu Unik, Apa Dampaknya?
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Jumat, 29 May 2026 18:50 WIBDi sekitar kita, nama anak-anak kini terdengar semakin beragam ya, Bunda. Ada yang unik, ada yang berbeda dari biasanya, bahkan ada yang cukup menarik di telinga kita.
Menilik dari laman The Guardian, sebuah studi yang menganalisis 325 juta bayi di Amerika yang lahir antara 1880 hingga 2007, penggunaan nama bayi terus menurun sejak tahun 1983. Perubahan paling besar terjadi pada era 1990-an, saat variasi nama mulai berkembang.
Di Inggris pun, tren serupa terlihat begitu jelas, Bunda. Pada tahun 2023, Kantor Statistik Nasional Inggris atau Office for National Statistics mencatat bahwa ada 64.560 nama unik yang didaftarkan setiap tahunnya.
Dalam hal ini, seorang peneliti dari Cambridge Group for the History of Population and Social Structure, Kevin Schurer, menjelaskan bahwa nama yang dipilih orang tua kini bersifat personal dan berbeda-beda.
Banyak yang terinspirasi dari nama lama dengan ejaan baru, hingga budaya populer yang kini sedang tren, Bunda.
"Apa yang benar-benar kita lihat dalam 20 tahun terakhir adalah bahwa apa pun bisa terjadi. Muncul nama-nama yang lebih individualistis, baik menggunakan nama-nama lama dengan ejaan yang relatif baru, dan munculnya nama-nama berdasarkan budaya populer," ujar Schurer, dikutip dari The Guardian.
Bicara soal ini, apakah anak yang memiliki nama unik bisa merasakan dampak tertentu dalam kehidupan mereka? Mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini, Bunda.
Dampak nama unik pada anak terhadap kehidupannya
Dalam beberapa abad terakhir, cara orang tua memberi nama pada anak mengalami perubahan, Bunda. Salah satu perubahan ini terlihat sejak abad ke-18 di Inggris, ketika tradisi pemberian nama berdasarkan keluarga mulai menurun.
Dikutip dari The Guardian, bahwa pada masa itu, masyarakat mulai tidak terlalu terikat dengan pendapat keluarga besar dalam menentukan nama anak. Orang tua menjadi lebih bebas dalam memilih nama yang mereka anggap sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Menurut Schurer, kondisi ini semakin terlihat jelas di masa sekarang. Banyak orang tua memilih nama yang mereka sukai. Ia juga menjelaskan bahwa pilihan nama saat ini banyak dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk dari media sosial.
"Sekarang, orang tua memilih nama yang mereka sukai karena nama-nama tersebut muncul di media sosial, televisi, dan situs media," kata Schurer.
Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa nama bukan hanya sekadar identitas saja. Nama juga dapat memengaruhi cara seseorang diperlakukan dalam lingkungan sosialnya.
Bahkan, ada studi yang menyebutkan bahwa nama bisa berpengaruh pada prestasi akademik anak hingga peluang dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini berarti bahwa pemilihan nama memiliki peran dalam perjalanan hidup seseorang, Bunda.
Pengaruh nama dalam identitas seseorang
Bunda, ada teori yang menarik tentang apakah nama bisa menentukan masa depan seseorang. Pada tahun 1985, psikolog asal Belgia, Jozef Nuttin, menemukan bahwa orang cenderung lebih menyukai huruf-huruf yang terdapat dalam nama depan atau nama belakang mereka.
Fenomena ini kemudian dikenal sebagai efek 'huruf-nama'. Efek ini berkaitan dengan "egotisme implisit", yaitu kecenderungan bawah sadar seseorang untuk menyukai hal-hal yang terasa dekat dengan dirinya sendiri.
Dari hal itu muncul istilah "determinisme nominatif", yaitu gagasan bahwa nama bisa saja berhubungan dengan pilihan hidup seseorang. Contohnya, orang dengan nama tertentu terlihat cocok dengan pekerjaannya.
Namun, nama juga bisa mencerminkan identitas dan latar belakang seseorang. Bahkan, nama juga penilaian atau prasangka tertentu dari orang lain di lingkungan sosial, Bunda.
Berdasarkan sebuah penelitian dari My Names Tags, ada lebih dari 14.000 data perubahan nama yang dianalisis dalam lima tahun terakhir. Dari data ini terlihat bahwa setiap orang punya alasan berbeda saat mengganti nama mereka.
Beberapa orang mengganti nama agar lebih sesuai dengan warisan budaya atau agama yang mereka miliki. Ada juga yang memilih nama baru karena ingin menyesuaikan dengan identitas gender, atau sekadar ingin hidup yang lebih "autentik".
Dari berbagai perubahan itu, terlihat bahwa setiap orang punya cara sendiri dalam menentukan identitasnya melalui nama. Karena itu, tren nama baru dan nama unik diperkirakan masih akan terus berlanjut, Bunda.
Itulah penjelasan mengenai anak yang memiliki nama terlalu unik dan apa saja dampaknya dalam kehidupan mereka. Semoga informasinya dapat menambah wawasan baru ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Studi: Bertengkar di Depan Anak Merusak Kesehatan Otaknya
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
Nama Anak Terdiri dari 19 Kata, Gimana Menurut Bunda?
TERPOPULER
6 Ciri Kepribadian Orang yang Makan Cepat Menurut Psikologi, Benarkah Tidak Sabaran?
Mengapa Ibu Hamil Jarang Terlihat di Tempat Umum di China? Ternyata Ini Alasannya
Viral MPLS SDN Purwoyoso 1 Semarang Cuma Diikuti 3 Siswa, Begini Suasana Hari Pertama
Spons Dapur yang Terlihat Bersih Ternyata Bisa Picu Penyakit, Simak Faktanya
9 Peran Orang Tua di Hari Pertama Sekolah, Bantu Anak Lebih Siap Belajar & Beradaptasi
REKOMENDASI PRODUK
7 Merk Sprei Kasur yang Bagus dengan Bahan Lembut dan Nyaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Exhaust Fan Hemat Listrik untuk Mengurangi Panas di Dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah untuk Anak TK, Awet & Nyaman Digunakan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Dandang Ukuran Besar Stainless Steel yang Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curling Iron Terbaik, Cocok untuk Styling Rambut Sehari-hari
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Viral MPLS SDN Purwoyoso 1 Semarang Cuma Diikuti 3 Siswa, Begini Suasana Hari Pertama
6 Ciri Kepribadian Orang yang Makan Cepat Menurut Psikologi, Benarkah Tidak Sabaran?
Mengapa Ibu Hamil Jarang Terlihat di Tempat Umum di China? Ternyata Ini Alasannya
Spons Dapur yang Terlihat Bersih Ternyata Bisa Picu Penyakit, Simak Faktanya
Pemeran Dr.Allan Grant di 'Jurassic Park' Wafat, Hollywood Berduka
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dua Kakak Beradik Artis Disorot, Intip Kedekatan Hasyakyla & Adhisty Zara
-
Beautynesia
Daftar 14 Kosmetik Berbahaya Temuan BPOM RI Terbaru
-
Female Daily
Perbedaan Retinal dan Retinol, Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Robot AI Jadi Model Catwalk, Dihujat Netizen karena Mirip Zombi Berjalan
-
Mommies Daily
Cara Memilih Sekolah untuk Anak: 9 Red Flag yang Wajib Diperhatikan Orang Tua