HaiBunda

PARENTING

Perkembangan Anak Usia 1 Tahun: Mulai Sebut Kata Ayah dan Bunda

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Selasa, 30 Jun 2026 09:30 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images/oatawa
Jakarta -

Tahapan perkembangan merupakan hal-hal yang sebagian besar anak dapat lakukan pada usia tertentu. Cara anak bermain, belajar, berbicara, bertindak, dan bergerak memberikan petunjuk penting tentang perkembangan anak, Bunda.

Dokter menggunakan tahapan perkembangan tertentu untuk mengetahui apakah anak berkembang sesuai harapan. Ada berbagai macam hal yang dianggap normal sehingga beberapa anak mungkin memperoleh keterampilan lebih awal atau lebih lambat daripada yang lain.

Tahapan perkembangan biasanya dikategorikan menjadi lima area utama: pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, perkembangan emosional dan sosial, perkembangan bahasa, serta perkembangan sensorik dan motorik.


Seiring pertumbuhan anak, Bunda akan melihat kemampuan baru dan menarik yang berkembang. Anak mungkin berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Beberapa anak mungkin lebih maju di satu area, seperti bahasa. Tetapi mereka mungkin tertinggal di area lain, seperti perkembangan sensorik dan motorik.

Kalau anak sudah mencapai usia 1 tahun, bagaimana perkembangan mereka? Hal ini adalah beberapa tahapan perkembangan umum yang dicapai sebagian besar bayi pada kelompok usia 1 tahun.

Pertumbuhan dan perkembangan fisik

Dilansir dari Healthline, anak usia 1 tahun telah tumbuh sekitar 25 cm panjangnya sejak lahir dan berukuran antara 71 cm hingga 81 cm. Antara usia 9 dan 12 bulan, banyak bayi telah melipatgandakan berat badan lahir mereka. Setelah ulang tahun pertama mereka, bayi mulai menambah berat badan dan tumbuh dengan kecepatan yang lebih lambat.

Tak hanya itu, lingkar kepala sebagian besar anak 1 tahun adalah 46 cm. Kemudian, ubun-ubun, atau fontanel, tengkorak telah mulai menutup.

Umumnya, anak usia 1 tahun masih terlihat seperti "bayi". Kepala anak besar dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Perut mereka menonjol, seolah terlihat gemuk secara keseluruhan.

Selain itu, anak usia 1 tahun juga mengalami pertumbuhan beberapa gigi. Biasanya, gigi pertama yang tumbuh adalah dua gigi depan atas dan bawah.

Perkembangan komunikasi dan bicara anak usia 1 tahun

Anak yang berusia 1 tahun tumbuh dan belajar dengan kecepatan mereka sendiri. Mereka mungkin lebih banyak bicara atau kurang banyak bicara daripada teman-teman sebayanya, jadi cobalah untuk tidak membandingkan. Dilansir dari KidsHealth, di usia 1 tahun, mereka biasanya sudah bisa:

  • Mengucapkan satu atau dua kata ditambah "Bunda" dan "Ayah"
  • Mencoba meniru kata-kata yang diucapkan orang tuanya
  • Membuat suara yang terdengar seperti ucapan, dengan ekspresi wajah dan nada suara
  • Mengenali dan memahami banyak kata, meskipun mereka tidak dapat mengucapkannya

Anak-anak seusia ini juga belajar berkomunikasi dengan cara lain. Mereka biasanya mempunyai kemampuan:

  • Melambaikan tangan sebagai ucapan selamat tinggal
  • Membuat isyarat, seperti menunjuk mainan
  • Memahami “ya” dan “tidak” (dengan jeda atau berhenti saat Bunda mengatakannya)
  • Mengetahui 1 hingga 3 bagian tubuh dan menunjuknya saat ditanya
  • Mengetahui nama mainan atau hewan peliharaan dan dapat menunjuknya saat ditanya

Perkembangan sosial dan emosional anak usia 1 tahun

Pada usia 1 tahun, balita suka berinteraksi dengan orang tua dan lingkungan sekitarnya. Mereka mulai memutuskan ke mana dan kepada siapa mereka memfokuskan perhatian mereka. Mereka kemungkinan besar akan:

  • Bermain tepuk tangan dan permainan lainnya
  • Menangis ketika orang tua atau pengasuh pergi
  • Malu di sekitar orang asing
  • Memperhatikan reaksi orang tua terhadap perilaku mereka
  • Membentuk ikatan yang kuat dengan pengasuh
  • Memiliki mainan favorit

Perkembangan kognitif (berpikir dan belajar) anak usia 1 tahun

Pada usia 1 tahun, kemampuan berpikir dan belajar balita berkembang dengan cepat. Mereka mulai menunjukkan kemampuan:

  • Memasukkan benda ke dalam wadah, seperti balok ke dalam kotak
  • Mencari benda yang tersembunyi di depan mereka, seperti buku di bawah selimut
  • Meniru gerakan seperti melambaikan tangan sebagai ucapan "selamat tinggal"
  • Menggunakan benda dengan benar, seperti sisir atau cangkir
  • Mengikuti arahan sederhana, seperti melempar bola

Perkembangan dan pencapaian fisik anak usia 1 tahun

Pada usia 1 tahun, balita sudah aktif dan suka bergerak. Mereka biasanya menunjukkan:

  • Berdiri tanpa berpegangan atau dengan berpegangan pada perabot
  • Berjalan sambil berpegangan pada perabot (merambat)
  • Dengan bantuan, minum dari cangkir tanpa tutup
  • Mengambil benda-benda kecil seperti potongan makanan dengan ibu jari dan jari telunjuk
  • Merasa lebih percaya diri menghadapi tantangan baru, seperti memanjat ke area bermain

Cara orang tua mendorong perkembangan anak usia 1 tahun

Aktivitas dan mainan yang dapat dieksplorasi meliputi:

  • Wadah untuk menyimpan mainan dan kemudian mengeluarkannya
  • Buku bergambar
  • Mainan dorong dan tarik, mainan musik, dan mainan susun
  • Permainan kotor
  • Krayon tebal dan kuas cat
  • Berbincang saat makan

Tanda orang tua perlu bawa anak ke dokter

Terkadang perkembangan bisa lebih lambat dari yang diharapkan atau Bunda mungkin memperhatikan sesuatu yang berbeda pada anak. Wajar untuk merasa khawatir dan alangkah baiknya untuk pergi membawa Si Kecil pergi ke dokter jika memperhatikan bayi:

  • Tidak memiliki bentuk mobilitas mandiri (seperti merangkak, merangkak komando, menggeser pantat)
  • Tidak berdiri dengan berpegangan pada posisi duduk
  • Tidak berdiri secara mandiri

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tantri 'Kotak' Jadi Korban Penipuan Rekan Bisnis hingga Miliaran Rupiah, Awalnya Percaya Sesama Rekan Wali Murid

Mom's Life Amira Salsabila

Cinta Laura Bangga ART-nya Berhasil Lulus SMA dan Kini Siap Beri Dukungan Kuliah Hukum

Mom's Life Annisa Karnesyia

8 Kebiasaan Ini Terbukti Ampuh Cegah Depresi setelah Melahirkan, Bisa Dilakukan sejak Hamil

Kehamilan Amrikh Palupi

Piala Dunia Mengubah Tren Pemilihan Nama Bayi, Berikut 30 Pilihan untuk Si Kecil

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Bertengkar dengan Suami, Bolehkah Bunda Tinggalkan Rumah?

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Menanam Bawang Merah dari Bibit sampai Panen, Panduan Lengkap untuk Pemula

Kisah Tragis Balita di Jaksel Tewas Usai Jatuh ke Lubang Saat Main, Ini Kronologinya

Tantri 'Kotak' Jadi Korban Penipuan Rekan Bisnis hingga Miliaran Rupiah, Awalnya Percaya Sesama Rekan Wali Murid

8 Kebiasaan Ini Terbukti Ampuh Cegah Depresi setelah Melahirkan, Bisa Dilakukan sejak Hamil

Piala Dunia Mengubah Tren Pemilihan Nama Bayi, Berikut 30 Pilihan untuk Si Kecil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK