PARENTING
5 Ucapan Orang Tua yang Bisa Melukai Kondisi Psikologis Anak
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 02 Jul 2026 09:30 WIBDalam menjalani peran sebagai orang tua, tentu ada banyak momen ketika kita merasa lelah, stres, atau emosi hingga meluapkan kata-kata yang melukai kondisi psikologis anak.
Tidak semua orang tua pun sadar bahwa kalimat yang diucapkan dapat meninggalkan jejak di hati anak. Seperti kita ketahui, anak-anak masih dalam proses belajar mengenali perasaannya, Bunda.
Oleh sebab itu, setiap ucapan yang mereka dengar dari Bunda dan Ayah dapat berdampak terhadap rasa percaya diri dan kondisi emosional mereka. Ada kalanya orang tua merasa sudah bersikap tegas demi kebaikan anak.
Namun, cara penyampaian yang kurang tepat justru dapat melukai kondisi anak. Melihat hal tersebut, seorang terapis perilaku anak di India, Dr. Vipul Vithal, membagikan sejumlah kalimat yang harus dihindari karena dapat berdampak pada kondisi psikologis anak.
Ucapan orang tua yang bisa melukai kondisi psikologis anak
Menilik dari laman The Times of India, berikut ini terdapat beberapa ucapan orang tua yang dapat berdampak pada kondisi psikologis anak:
1. "Kamu selalu membuat Bunda malu"
Saat ingin berpamitan dari rumah saudara atau paman, Bunda tentu akan mengucapkan, "Ucapkan salam dulu kepada paman ya, nak". Ketika anak menolak, ada orang tua yang kemudian mengatakan, "Kamu selalu membuat Bunda malu!".
Meski sebenarnya ingin mengajarkan anak agar terbiasa bersikap sopan, cara menegur yang dilakukan berulang-ulang di depan orang lain ini bisa berdampak kurang baik. Menurut Vithal, anak akan merasa dirinya sedang dipermalukan di hadapan orang banyak.
"Meskipun komentar-komentar ini mungkin berasal dari keinginan agar anak-anak berperilaku baik, menegur mereka berulang kali di depan umum dapat membuat anak merasa dipermalukan di depan umum," tulis Vithal.
2. "Tidak lihat Bunda sedang bekerja? Mainlah dulu dengan mainanmu"
Orang tua yang sedang sibuk bekerja kurang memberikan perhatian kepada anak. Dalam kondisi seperti itu, ucapan seperti ini kerap terucap saat anak mencoba mendekat.
Meski situasinya memang sedang lelah atau banyak pekerjaan, anak tetap membutuhkan perhatian dari orang tua. Jika hal ini terjadi terus menerus, anak berpikir kalau orang tua tidak perlu pada mereka.
Seiring waktu, ketika perasaan anak sering diabaikan, mereka bisa berhenti untuk mengekspresikan emosinya kepada orang tua.
3. "Semua orang tidak bahagia karena kamu"
Terkadang karena kekecewaan, orang tua akhirnya mengucapkan kalimat-kalimat yang menyakitkan kepada anak-anak mereka. Walaupun dalam keadaan marah atau frustrasi, ucapan ini berdampak negatif bagi anak.
Mereka bisa menangkapnya sebagai bentuk penolakan dari orang terdekatnya. Apabila terus-menerus mendengar ucapan ini, anak merasa dirinya sebagai sumber masalah.
4. "Coba lihat orang lain"
Ada kalanya orang tua menggunakan perbandingan sebagai cara untuk memotivasi anak. Salah satunya lewat ucapan seperti "Coba lihat orang lain" yang kerap terucap dalam keseharian.
Meski niatnya ingin mendorong anak supaya lebih baik, cara seperti ini justru memberi dampak yang kurang tepat. Mengapa bisa demikian?
Anak bisa merasa dirinya selalu kurang jika dibandingkan dengan orang lain. Jika terus diucapkan, rasa percaya diri mereka pun turut terpengaruh, Bunda. Anak akan meragukan kemampuan dirinya sendiri dan merasa tidak cukup baik.
Bunda harus tahu bahwa setiap anak punya proses tumbuh yang berbeda. Akan lebih baik jika orang tua fokus pada perkembangan anak tanpa membandingkannya dengan orang lain.
5. "Selesaikan tugasmu terlebih dahulu, baru datang pada Bunda"
Setiap orang tua tentu memiliki cara yang berbeda dalam mendisiplinkan anak. Tidak bisa dipungkiri, anak juga sesekali akan datang kepada orang tua, baik untuk meminta perhatian, rasa sayang, maupun bantuan.
Meski tujuannya baik untuk membentuk tanggung jawab, cara penyampaian seperti ini membuat anak merasa kasih sayang harus 'diusahakan'. Anak mengetahui bahwa perhatian itu hanya diberikan ketika mereka sudah memenuhi syarat tertentu.
Sebagai orang tua, kita perlu memahami bahwa anak-anak memang membutuhkan batasan, tetapi di sisi lain mereka juga perlu yakin bahwa mereka tetap dicintai oleh Bunda.
Itulah beberapa ucapan orang tua yang dapat melukai kondisi psikologis anak. Semoga dapat memberikan manfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Anak Bosan Saat Libur? Coba 7 Mainan Tanpa Gadget Ini!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ini Pertanyaan Sederhana yang Paling Berharga untuk Anak Menurut Psikolog
6 Cara Mengendalikan Emosi pada Anak, Bunda Perlu Tahu
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Punya Nama Awalan D? Ini Ciri Kepribadian yang Sering Dikaitkan
Momen Aqiqahan Anak Adhisty Zara dan Tsakib, Wajah Benjiro Diperlihatkan ke Publik
10 Pekerjaan yang Cocok untuk Shio Tikus, Sesuai Karakter dan Kepribadian
7 Kebiasaan yang Dilakukan Anak-anak dengan Kecerdasan Emosi Tinggi
5 Zodiak Paling Cocok Jadi Teman Curhat, Bisa Jaga Rahasia
REKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sofa Bayi yang Bagus & Nyaman untuk Belajar Duduk
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Loose Powder untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Blush On Stick Terbaik untuk Bikin Pipi Merona Natural dan Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Smart Door Lock Terbaik untuk Rumah Lebih Aman Anti Maling
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Punya Nama Awalan D? Ini Ciri Kepribadian yang Sering Dikaitkan
Momen Aqiqahan Anak Adhisty Zara dan Tsakib, Wajah Benjiro Diperlihatkan ke Publik
Pesta Klub Dongeng 2026: Menumbuhkan Kepedulian pada Hutan dan Gunung Lewat "Sejagat Wana Adri"
10 Pekerjaan yang Cocok untuk Shio Tikus, Sesuai Karakter dan Kepribadian
5 Zodiak Paling Cocok Jadi Teman Curhat, Bisa Jaga Rahasia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Olahraga di Rumah? Cek Walking Pad Lipat 10 Km/Jam Ini
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Orang Penyayang Dilihat dari Ucapannya
-
Female Daily
T.O.P dan Nana Pacaran! Di-spill Dispatch, Ternyata Berawal dari Satu Music Video
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sosok Baila No Na yang Dipeluk Ivar Jenner Setelah Juara FIFA ASEAN Cup
-
Mommies Daily
Fashion Wanita Usia 40 Tahun: 8 Item agar Tetap Stylish dan Elegan Tanpa Terlihat Muda