PARENTING
Pakar Parenting Ungkap "Kalimat Ajaib" agar Anak Mau Mendengarkan & Disiplin Tanpa Dipaksa
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Minggu, 05 Jul 2026 13:00 WIBMengingatkan anak untuk melakukan rutinitas setiap harinya memang tidak selalu mudah, setuju tidak, Bunda? Tak jarang, hal kecil justru berakhir dengan adu pendapat karena mereka sulit diajak bekerja sama.
Banyak orang tua yang akhirnya harus mengulang permintaan yang sama, mulai dari menyikat gigi, mematikan televisi, hingga menyelesaikan tugas sekolah. Seorang pakar parenting asal India, Parikshit Jobanputra, menyampaikan bahwa cara orang tua menyampaikan pesan dapat memengaruhi respons anak.
Jobanputra menjelaskan bahwa perubahan dalam cara berkomunikasi bisa membuat perbedaan yang besar. Anak akan lebih mudah mendengarkan ketika mereka merasa dilibatkan.
Karena itu, ia menyarankan orang tua untuk tidak selalu memberi perintah secara langsung. Sebaliknya, gunakan cara berbicara yang lebih positif supaya anak merasa lebih termotivasi mengikuti arahan.
Untuk membantu Bunda, Jobanputra membagikan beberapa "kalimat ajaib" yang dapat membuat anak lebih mau mendengarkan dan belajar disiplin tanpa harus dipaksa oleh orang tua.
Kalimat ajaib agar anak mau mendengarkan dan disiplin menurut pakar
Dilansir dari laman The Times of India, berikut ini beberapa "kalimat ajaib" yang direkomendasikan pakar parenting agar anak lebih mau mendengarkan dan belajar disiplin.
1. "Saatnya membersihkan semua kuman di gigimu"
Alih-alih mengatakan, "Cepat sikat gigi sekarang," Bunda bisa mengatakan, "Saatnya membersihkan semua kuman di gigimu". Lewat ungkapan ini, anak merasa seperti sedang menjalankan sebuah tugas.
Instruksi yang dikemas seperti ini lebih mudah diterima oleh anak. Mereka tidak merasa sedang diperintah, tetapi justru merasa diajak melakukan sesuatu yang menyenangkan.
Dengan pendekatan ini, rutinitas harian jadi lebih ringan dan tidak memicu penolakan dari anak. Bunda pun jadi tidak perlu mengulang perintah berkali-kali karena anak lebih cepat menanggapinya.
2. "Yuk, kita bersenang-senang bersama dan bermain sesuatu yang seru"
Daripada mengatakan, "Matikan TV sekarang" lebih baik mengatakan, "Yuk, kita bersenang-senang bersama dan bermain sesuatu yang seru". Dengan begitu, anak lebih mudah berpindah fokus tanpa merasa kegiatannya diambil secara tiba-tiba.
Bunda harus tahu bahwa momen saat harus menghentikan waktu menonton kerap menjadi tantangan di rumah. Kalau langsung diminta berhenti, anak biasanya mudah menolak karena masih merasa asyik.
3. "Waktunya melatih otak. Mari kita kerjakan PR"
Bunda, pekerjaan rumah tidak jarang momen yang membuat anak malas karena terasa seperti beban. Kalau langsung diperintah, mereka juga cenderung cepat menolak.
Alih-alih mengatakan, "Kerjakan pekerjaan rumahmu," Bunda bisa mengatakan, "Waktunya melatih otak. Mari kita kerjakan PR". Dengan cara ini, PR terasa seperti tantangan yang bermanfaat, bukan sekadar kewajiban.
4. "Mari kita istirahatkan tubuh agar bisa bermain lebih banyak lagi besok"
Bunda, menghentikan waktu bermain anak memang jadi momen yang tidak mudah. Anak biasanya masih ingin melanjutkan kesenangannya sehingga perlu cara yang lebih lembut untuk mengarahkannya.
Daripada berkata, "Waktu bermain sudah berakhir," Bunda dapat mengatakan, "Mari kita istirahatkan tubuh agar bisa bermain lebih banyak lagi besok". Lewat kalimat ini, anak mengerti bahwa bermain ada waktunya tersendiri yang perlu dipatuhi.
5. "Yuk, kita kembalikan mainan ke tempatnya agar bisa dimainkan lagi nanti"
Bunda bisa mengganti kalimat "Bersihkan mainanmu," menjadi ajakan yang lebih lembut seperti mengembalikan mainan ke tempat semula supaya bisa dimainkan lagi nanti.
Saat anak diminta berhenti bermain, mereka suka menolak karena merasa kesenangannya akan hilang. Namun, ketika diarahkan dengan kalimat yang lebih halus, anak akan mengerti bahwa mereka masih bisa bermain lagi setelahnya.
6. "Saatnya kita rileks dan masuk ke dalam mimpi yang indah"
Selanjutnya, Bunda dapat mengubah kalimat "sudah waktunya tidur" dengan ajakan yang lebih lembut, seperti mengajak anak untuk tenang dan memasuki dunia mimpi yang nyaman.
Dengan cara ini, anak mudah menerima rutinitas tidur tanpa harus banyak penolakan. Mereka juga bisa melihat waktu tidur sebagai momen yang menyenangkan dan ditunggu-tunggu.
7. "Mari kita kembali ke aktivitas, bermain bersama, dan membuat kenangan indah"
Sebagai orang tua, kita mungkin suka merasa kesal kalau anak sulit berhenti saat sedang asyik dengan gadget. Jika langsung diminta berhenti, mereka biasanya merasa enggan dan belum siap untuk beralih.
Daripada mengatakan, "Tinggalkan gadgetmu," Bunda bisa mengatakan, "Mari kita kembali ke aktivitas, bermain bersama, dan membuat kenangan indah". Dengan cara ini, anak pun tidak merasa dipaksa oleh orang tuanya.
Itulah penjelasan dari pakar parenting mengenai "kalimat ajaib" agar anak lebih mau mendengarkan dan belajar disiplin tanpa harus dipaksa. Semoga dapat bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kalimat yang Bikin Anak Minder Seumur Hidup
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Studi: Bertengkar di Depan Anak Merusak Kesehatan Otaknya
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
Hati-hati! 7 Ucapan Orang Tua Ini Bisa Ganggu Psikologis Anak
TERPOPULER
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
Cara Mengenali Orang Punya Wawasan Luas & Berhati Besar dari Kebiasaannya
150 Nama Bayi Terinspirasi Teratai dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
5 Tanda Bayi Siap Merangkak & Cara Stimulasi agar Perkembangannya Optimal
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang Punya Wawasan Luas & Berhati Besar dari Kebiasaannya
Waspada, Stres saat Hamil Bisa Sebabkan Anak Kelak Sulit Bersosialisasi
5 Tanda Bayi Siap Merangkak & Cara Stimulasi agar Perkembangannya Optimal
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kemeja Polos Terasa Terlalu Biasa? Detail Bordir Ini Bikin Beda
-
Beautynesia
Mudah Marah di Minggu Sore? Mungkin Kamu Sedang Mengalami 4 Masalah Ini di Tempat Kerja
-
Female Daily
Kenapa Jerawat Susah Hilang Padahal Sudah Coba Berbagai Produk? Ini Penjelasannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Jeongyeon TWICE Viral Disorot Makin Cantik Usai Hengkang dari JYP
-
Mommies Daily
Sunscreen Untuk Remaja Rentan Berjerawat atau Acne-Prone