PARENTING
5 Kebiasaan Ayah yang Berdampak Besar pada Anak, Coba Lakukan Yuk
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 17 Jul 2026 09:20 WIBPeran ayah dalam kehidupan anak sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang. Peran ini tak hanya terlihat dari bagaimana ayah memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga dari kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari ke anaknya.
Menurut pakar dari Duke University, Jennifer E. Lansford, Ph.D., ayah memainkan peran penting dalam perkembangan anak dan dapat memengaruhi kompetensi sosial anak, prestasi di sekolah, dan pengaturan emosi. Sosok ayah juga dapat memengaruhi kesejahteraan anak secara tidak langsung.
"Ayah berperan penting bagi kesejahteraan anak. Ayah yang peka, suportif, dan terlibat berkontribusi pada penyesuaian fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak. Ayah juga memengaruhi kesejahteraan anak bersama dengan ibu dan pengasuh lainnya, sehingga penting untuk memahami hubungan ayah-anak sebagai bagian dari keseluruhan sistem keluarga," kata Lansford, dilansir Psychology Today.
Kebiasaan ayah yang berdampak besar pada anak
Saat menghabiskan waktu bersama anak, seorang ayah disarankan untuk melakukan kebiasaan yang positif. Simak 5 kebiasaan ayah yang berdampak besar pada anak-anaknya berikut ini ya:
1. Menunjukkan kasih sayang
Saat bersama anak, seorang ayah dapat membangun rutinitas positif untuk menunjukkan kasih sayang, seperti memberikan pelukan. Kebiasaan tersebut dapat mendukung harga diri, stabilitas emosional, dan kesehatan mental anak, Bunda.
Manfaat ayah menunjukkan kasih sayang ke anak ini juga telah diteliti dalam analisis yang dilakukan Child Trends, belum lama ini.
Data analisis ini dikumpulkan pada Desember 2025 menggunakan survei daring dan wawancara telepon. Analisis menggunakan subsampel 417 ayah biologis/adopsi/sah yang memiliki anak berusia 6-18 tahun dan tinggal bersama mereka.
Menurut hasil analisis, di antara ayah dengan anak berusia 6 hingga 11 tahun, lebih dari tiga perempat (78 persen) memberikan kasih sayang setiap hari, dan 11 persen lainnya melakukannya dua hingga tiga hari per minggu. Di antara ayah yang anak tertuanya berusia 12 hingga 18 tahun, frekuensinya sedikit lebih rendah, dengan 58 persen menunjukkan kasih sayang kepada anak mereka setiap hari dan 16 persen lainnya melakukannya dua hingga tiga hari per minggu.
2. Mendorong pengambilan keputusan yang baik
Ayah merupakan panutan penting yang membentuk perkembangan sosial anak-anak selama masa kanak-kanak awal, remaja, dan dewasa. Dalam analisis, hampir semua ayah yang tinggal serumah dengan anak-anak berusia 6 hingga 11 tahun dan sebagian besar ayah dari anak berusia 12 hingga 18 tahun melaporkan bahwa mereka mendorong anak-anak untuk membuat pilihan yang baik setidaknya 2 hingga 3 hari seminggu.
Sementara itu, ayah yang tinggal serumah dengan anak-anak yang lebih muda lebih cenderung melaporkan bahwa mereka mendorong keputusan yang baik setiap hari atau hampir setiap hari dibandingkan ayah yang tinggal serumah dengan anak-anak yang lebih tua.
Mendorong anak dalam mengambil keputusan yang baik dapat berguna di masa depan. Anak bisa memiliki kecerdasan emosional yang baik ketika dihadapkan dengan masalah kelak.
3. Memberikan pujian
Kebiasaan laun yang bisa berdampak positif bagi anak adalah memberikan pujian. Memberikan penguatan positif kepada anak-anak dalam bentuk pujian yang disengaja dan tulus dapat bermanfaat bagi kepercayaan diri dan motivasi anak.
Analisis dari Child Trends menunjukkan, di antara para ayah yang tinggal serumah dengan anak-anak berusia 6 hingga 11 tahun, 60 persen melaporkan bahwa mereka memuji anak setiap hari atau hampir setiap hari, dan 27 persen lainnya melaporkan bahwa memuji anak dua hingga tiga hari per minggu.
Frekuensi dukungan emosional jenis ini agak menurun seiring bertambahnya usia anak. Menurut analisis, 39 persen ayah dari anak-anak berusia 12 hingga 18 tahun melaporkan memuji anak mereka setiap hari atau hampir setiap hari, tetapi hampir semua melaporkan memuji anak mereka setidaknya sekali per bulan.
4. Sering mengajak anak jalan-jalan
Kebiasaan sering mengajak anak jalan-jalan juga bermanfaat, Bunda. Berjalan-jalan bersama atau melakukan aktivitas fisik lainnya bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan fisik ayah dan anak.
Sebagian besar ayah yang tinggal bersama anak mereka melaporkan berjalan-jalan dengan anak tertua setidaknya sekali sebulan. Sementara itu, hampir seperempat ayah yang anak tertuanya berusia 6 hingga 11 tahun melaporkan berjalan-jalan beberapa kali seminggu.
Ayah dengan anak yang lebih besar melaporkan berjalan-jalan lebih jarang. Untuk ayah yang anak tertuanya berusia 12 hingga 18 tahun mengaku tidak pernah berjalan-jalan bersama dalam sebulan terakhir.
5. Menikmati makan bersama keluarga
Makan bersama keluarga merupakan indikator kuat dari keterlibatan ayah yang dikaitkan dengan berbagai manfaat bagi anak-anak. Mengajak anak makan bersama seperti menumbuhkan kualitas diet yang lebih baik, menurunkan kemungkinan gangguan makan, dan menambah lebih banyak waktu keluarga untuk bercakap-cakap.
Dalam analisis, sebagian besar (82 persen) ayah yang tinggal bersama anak-anak berusia 6 hingga 11 tahun makan bersama anak mereka setiap hari atau hampir setiap hari dalam sebulan terakhir. Pola tersebut menurun seiring bertambahnya usia anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Ide Bonding Seru Bareng Keluarga saat Libur Sekolah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bantu Anak Cepat Bicara, Sudah Lakukan Bun?
Alasan Shandy Aulia Pilih Diam Ketika Dibully tentang Pola Asuh Anak
Me Time Membuat Bunda Bisa Terapkan Pola Asuh Anak yang Lebih Sehat
5 Kebiasaan untuk Cegah Anak Tertular Flu
TERPOPULER
Suami Mudik ke Indonesia usai Lama di AS, Terry Putri Ajak Cicip Kuliner Legendaris Bandung
Ketahui Cara Perpanjangan KIA Anak Secara Online, Apa Saja Syaratnya?
Thailand Menjelma Jadi Pusat Fertilitas Asia, Destinasi Favorit untuk Program Hamil
4 Tipe Ayah yang Terlihat Hadir, tetapi Sebenarnya Jauh dari Anak
7 Ciri Orang yang Pendiam di Awal, tapi Punya Sisi Menarik saat Sudah Akrab
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Resep Mango Sago Creamy dan Segar, Dessert Mangga Kekinian yang Mudah Dibuat
Ketahui Cara Perpanjangan KIA Anak Secara Online, Apa Saja Syaratnya?
Suami Mudik ke Indonesia usai Lama di AS, Terry Putri Ajak Cicip Kuliner Legendaris Bandung
Thailand Menjelma Jadi Pusat Fertilitas Asia, Destinasi Favorit untuk Program Hamil
4 Tipe Ayah yang Terlihat Hadir, tetapi Sebenarnya Jauh dari Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cara Layering Base Makeup Biar Hasil Rata dan Tidak Menumpuk
-
Beautynesia
6 Potret Menawan Xu Ruohan Pemain Serial Drama China The Lament of Autumn
-
Female Daily
adidas Adizero Adios Pro 5 Resmi Hadir di JRF 2026, Lebih Ringan dan Punya Teknologi Karbon Terbaru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kulit Mayat Orang Amerika Jadi Bahan Skinbooster, Picu Kontroversi
-
Mommies Daily
Anak Remaja Mau Ikut Halloween Party? Jangan Langsung Bilang Iya, Ini 7 Hal yang Perlu Dibicarakan!