HaiBunda

PARENTING

Toilet Training Anak di Malam Hari: Kapan Si Kecil Siap dan Bagaimana Caranya?

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Selasa, 28 Jul 2026 16:15 WIB
Cara membiasakan anak tolilet training di malam hari/ Foto: Getty Images/ferlistockphoto
Jakarta -

Memasuki usia dua tahun, banyak orang tua mulai mempertimbangkan untuk memulai toilet training pada Si Kecil. Seiring bertambah usia, anak memang harus belajar mandiri dalam berbagai hal, termasuk untuk lepas dari pemakaian popok.

Toilet training merupakan proses untuk mengajarkan anak mengenali sinyal tubuh untuk Buang Air Besar (BAB) atau Buang Air Kecil (BAK), lalu menggunakan toilet dengan benar pada waktu yang tepat.

Berbicara soal toilet training, hal ini bisa menjadi tantangan untuk sebagian orang tua. Banyak anak lebih mudah belajar menggunakan toilet pada siang hari, tetapi masih mengompol saat tidur malam. Kondisi ini sebenarnya wajar karena kemampuan mengontrol keinginan BAK di malam hari berkembang lebih lambat dibandingkan pada siang hari.


Dalam proses ini, memang dibutuhkan kesabaran Ayah dan Bunda untuk mendampingi Si Kecil untuk sukses melalui tahapan toilet training. Sebelum memulai, sebaiknya pahami dulu yuk tanda-tanda anak siap toilet training.

Tanda anak siap menjalani toilet training

Bunda dan Ayah sebaiknya tidak memulai toilet training terlalu dini. Jika dilakukan terlalu cepat dan anak belum siap, bisa membuat nya frustasi dan mungkin akan rewel karena merasa belum mampu melakukannya.

Mengutip penjelasan IDAI di laman official-nya, sebelum mulai melatih anak bisa lepas dari popoknya, perhatikan tanda-tanda toilet training berikut ini:

Usia

Sebagian anak-anak, akan mulai menunjukkan kesiapannya saat berusia 18-36 bulan. Pada usia ini, anak sudah siap untuk mengenali keinginannya menggunakan toilet.

Ketertarikan

Anak-anak yang sudah siap toilet training akan menunjukkan rasa tertarik atau ingin tahu dengan mengamati orang lain menggunakan toilet.

Toilet training/ Foto: Getty Images/choi dongsu

Popok kering lebih lama

Bunda dan Ayah juga bisa memantau anak kesiapan toilet training anak, dilihat dari popoknya. Jika Si Kecil sudah siap, biasanya popoknya akan kering dalam jangka waktu lebih lama. Hal ini menjadi penanda jika mereka dapat menyimpan urine di kandung kemihnya.

Tidak nyaman mengenakan popok

Anak yang sudah siap toilet training seringkali menjadi tidak nyaman saat dipakaikan popok. Mereka akan mulai menolak mengenakannya atau melepasnya sendiri setelah basah atau kotor.

Kesadaran

Anak memiliki kesadaran untuk memberitahu orang dewasa jika ingin BAB dan BAK.

Cara melatih anak melakukan toilet training

Berikut beberapa cara untuk membiasakan anak toilet training:

  1. Hentikan penggunaan popok di siang hari, ganti dengan mengenakan celana dalam. Secara perlahan, biasakan juga anak-anak untuk melepas popoknya saat malam hari.
  2. Beri anak pilihan pakaian yang mudah dikenakan, misalnya celana dengan karet pinggang. Hindari memakaikan celana dengan kancing atau
  3. Sering ingatkan anak dengan menanyakan apakah ingin ke toilet, secara berkala sepanjang hari.
  4. Jangan suruh Si Kecil duduk di toilet terlalu lama atau jika tidak ingin BAB, hal ini bisa membuat mereka seperti menerima hukuman.
  5. Berikan pujian atas usaha dan keberhasilannya menahan BAK atau BAB di celana. Ini akan membuat anak termotivasi untuk menunjukkan pada orang tua bahwa mereka mempunyai kemampuan baru.

Cara memulai toilet training di malam hari

Jika anak sudah mulai bisa melepas popok di siang hari, kini bisa dilanjutkan di malam hari. Berikut beberapa cara yang bisa mulai dilakukan:

  1. Atur pemberian minum dan makanan berkuah, setidaknya satu jam sebelum waktu tidur untuk mencegahnya kehausan.
  2. Membiasakan rutinitas ke toilet sebelum tidur, setidaknya 30 menit sebelum persiapan tidur.
  3. Cobalah untuk tidak memakaikan popok untuk sementara waktu menjelang waktu tidur malam hari.
  4. Mempersiapkan waktu tidur dengan baik, misalnya bersantai dengan membaca buku dengan lampu temaram, satu jam sebelum tidur.
  5. Temani anak ke toilet jika terbangun di malam hari. Pertimbangkan lampu kamar yang tidak terlalu gelap, sehingga mereka tidak takut jika terbangun sendirian saat tidur di malam hari.

Hal yang harus dihindari orang tua saat anak toilet training

Jika ingin memulai toilet training sebaiknya jangan lakukan hal ini di depan anak ya! Simak beberapa hal yang harus dihindari orang tua yuk:

  1. Hindari mengkritik, mempermalukan, atau meremehkan anak karena masih bersikap seperti bayi. Kemampuan mengontrol kandung kemih di malam hari adalah proses kematangan anak. Bunda harus memberikan pujian terhadap semua usaha anak, sekecil apapun kemajuan anak.
  2. Jangan menghukum anak yang ngompol seperti mengatakan anak harus mencuci seprai yang basah dan kotor.
  3. Jangan biarkan anak kehausan di malam hari. Pastikan anak tercukupi

MamyPoko Junior Night Pants, mendampingi Si Kecil melewati proses toilet training di malam hari

Saat Si Kecil sedang belajar toilet training, tidak semua malam akan berjalan mulus. Ada kalanya anak masih mengompol karena kemampuan mengontrol keinginan BAK masih perlu dilatih. Karena itu, selain melatih kemandirian anak, Bunda juga dapat menggunakan popok malam yang nyaman untuk menjaga kualitas tidurnya.

Pada usia anak dua tahun ke atas, pastikan ia mengenakan popok yang sesuai ukuran dan nyaman sepanjang malam. Popok yang pas akan terasa lebih nyaman dipakai semalaman, dan juga membantu mengurangi risiko kebocoran serta menjaga kulit tetap kering.

MamyPoko Junior Night Pants, menjadi salah satu popok yang bisa dipilih untuk Si Kecil yang sedang toilet training. Ini merupakan popok malam sekali pakai berkualitas tinggi yang sangat lembut di kulit anak. Terdiri dari ukuran XXL yang muat untuk anak dengan berat 15-25 kg dan XXXL untuk anak dengan ukuran 18--35 kg.

MamyPoko Junior Night Pants dirancang menyerupai celana dalam sehingga mudah dikenakan oleh anak yang sedang belajar mandiri. Dilengkapi teknologi X-Tra Serap yang diklaim mampu menyerap hingga 16 jam, popok ini membantu menjaga permukaannya tetap kering dan membuat tidur Si Kecil lebih nyaman sepanjang malam.

Menariknya lagi, popok ini hadir dengan desain bertema malam yang lucu serta pilihan gambar yang disesuaikan untuk anak laki-laki dan perempuan. Tampilannya yang menarik diharapkan dapat membuat Si Kecil semakin semangat mengenakannya.

Keberhasilan toilet training tidak diukur oleh seberapa cepat anak lepas dari popok. Pastikan ia nyaman dan percaya diri menjalani proses belajarnya. Dengan pendampingan orang tua serta dukungan popok malam yang nyaman seperti MamyPoko Junior Night Pants, Si Kecil bisa tetap tidur nyenyak sambil perlahan belajar menggunakan toilet.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Sudah saatnya Anak Melepas Popok, Ini 5 Tips Melakukan Toilet Training

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sempat Dibully, 5 Potret Terbaru Vicky Shu Kembali Langsing Usai Sukses Diet

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Orang dengan EQ Rendah yang Terlihat dari Cara Bersosialisasi

Mom's Life Amira Salsabila

Toilet Training Anak di Malam Hari: Kapan Si Kecil Siap dan Bagaimana Caranya?

Parenting Tim HaiBunda

Mengenal Pola Asuh 'Beta Mom' yang Dikenal Santai tapi Tetap Peduli dengan Anak

Parenting Annisa Karnesyia

9 Ciri Pertemanan yang Tidak Sehat, Bisa Menguras Energi

Mom's Life Asri Ediyati

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

3 Resep Lapis Daging yang Empuk & Enak, Sukses Bikin Ketagihan

Sempat Dibully, 5 Potret Terbaru Vicky Shu Kembali Langsing Usai Sukses Diet

Toilet Training Anak di Malam Hari: Kapan Si Kecil Siap dan Bagaimana Caranya?

Mengenal Pola Asuh 'Beta Mom' yang Dikenal Santai tapi Tetap Peduli dengan Anak

Usai Bentrokan, Camat Menteng Pastikan Gerobak Pedagang Nasi Uduk Diganti

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK