PARENTING
Seberapa Aman Minyak Jarak untuk Bayi? Ketahui Manfaat hingga Risikonya
Asri Ediyati | HaiBunda
Kamis, 03 Sep 2026 16:00 WIBSejak dahulu, tanaman jarak dikenal memiliki manfaat. Mulai dari daun jarak hingga bijinya yang bisa menghasilkan minyak. Tanaman jarak yang dipakai untuk pengobatan ada dua jenis, Jathropa curcas (jarak pagar) dan Ricinus communis (jarak/castor.)
Untuk jarak pagar, biasanya dimanfaatkan daunnya, sementara jarak/castor dimanfaatkan bijinya untuk menjadi minyak. Namun manfaatnya secara umum sama lho, Bunda, yaitu sebagai obat antibakteri dan mengatasi masalah kulit.
Minyak jarak diproduksi dengan cara mengekstrak risinolein yang terkandung dalam biji tanaman jarak. Biji-biji ini mengandung sekitar 60 persen minyak nabati, Bunda.
Tanaman jarak mengandung protein risin dan bersifat beracun, sehingga minyak jarak baru bisa diperoleh setelah biji tersebut melalui proses pengolahan. Warna utama minyak jarak adalah kuning.
Minyak ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan medis maupun terapeutik. Minyak jarak mengandung asam lemak tak jenuh dalam jumlah tinggi. Salah satu asam lemak yang utamanya terkandung dalam minyak jarak adalah asam risinoleat. Kandungan asam risinoleat dalam minyak jarak menjadikannya sangat bermanfaat, karena memberikan sifat anti-inflamasi, antijamur, dan antibakteri.
Dikutip dari What to Expect, minyak jarak adalah ramuan yang cukup kental dan berasa tidak enak, yang telah digunakan oleh para wanita selama ribuan tahun dengan harapan dapat mempercepat proses kelahiran bayi. Minyak jarak merupakan metode tradisional yang dipercaya dapat memicu persalinan.
Namun, khasiatnya ini dibantah oleh beberapa penelitian yang bahkan menyebabkannya efek samping yang kurang baik pada ibu hamil, seperti diare. Lantas, bagaimana dengan bayi?
Penting untuk dicatat bahwa penggunaan minyak jarak pada bayi sangat berbahaya dan harus dihindari sepenuhnya. Sebuah penelitian menemukan bahwa pemberian minyak jarak secara oral kepada bayi baru lahir dalam dua hingga tiga hari pertama kehidupannya dapat memicu ileus paralitik dan pneumonia aspirasi.
Selain itu, konsumsi minyak jarak secara oral juga dapat menyebabkan hipoalbuminemia dan malnutrisi pada bayi. Beberapa orang tua menggunakan minyak jarak ini pada bayi mereka hanya sebatas pada kulit.
Ada beberapa kegunaan tanaman jarak untuk bayi menurut FirstCry Parenting. Berikut manfaatnya!
1. Atasi kulit kering
Minyak jarak adalah solusi yang sangat baik untuk mengatasi kulit kering pada bayi. Minyak ini berfungsi sebagai pelembap yang ampuh dan membantu menjaga kulit bayi tetap halus serta kenyal. Minyak jarak merupakan humektan yang baik. Memijat tubuh dengan minyak jarak membantu kulit mempertahankan kelembapan dan mencegah hilangnya panas tubuh.
2. Bantu redakan sakit perut
Minyak jarak memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri. Oleh karena itu, mengoleskannya pada area perut dapat membantu meredakan sakit perut.
3. Bantu atasi masalah kulit seperti ruam popok
Berkat manfaat antimikrobanya, minyak ini secara keseluruhan membantu mengurangi masalah kulit seperti kulit mengelupas, ruam popok disebabkan oleh iritasi kulit akibat kandungan amonia dalam urine. Minyak jarak membantu mengurangi kerusakan kulit ini sekaligus melembapkannya, sehingga kulit tetap sehat dan bebas ruam.
Minyak ini juga dapat mengatasi masalah kulit seperti eksim, yang umum terjadi pada bayi. Mengoleskan minyak jarak pada kulit bayi juga dapat meredakan kulit terbakar sinar matahari (sunburn).
4. Kondisioner rambut alami
Minyak jarak juga berfungsi sebagai kondisioner rambut alami. Minyak ini menutrisi batang rambut dan membuatnya lebih lentur, sehingga membantu mengurangi rambut patah dan rontok.
5. Memijat bayi
Minyak jarak sangat cocok digunakan untuk memijat karena dapat meredakan nyeri otot. Bungkus kemasan minyak dengan plastik sebelum menggunakannya untuk memijat. Selain itu, pastikan bayi tidak bermain dengan plastik tersebut karena dapat menimbulkan risiko tersedak.
Potensi risiko yang didapat dari minyak jarak
Meskipun orang tua mungkin hanya menggunakannya untuk pijat bayi yang menenangkan atau untuk mengatasi kerak kepala (cradle cap), dikutip dari laman Dev Chilren Hospital, minyak jarak memiliki risiko tersendiri jika digunakan pada kulit:
- Penyerapan kulit & toksisitas: Lapisan pelindung kulit bayi baru lahir belum terbentuk sempurna hingga mereka berusia beberapa bulan. Bayi menyerap bahan kimia dan minyak yang kental jauh lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Menerapkan praktik perawatan bayi baru lahir yang tepat di rumah dapat membantu melindungi kulit sensitif bayi dan mengurangi risiko iritasi.
- Tertelan secara tidak sengaja: Bayi sering memasukkan tangan dan kaki mereka ke dalam mulut. Jika memijat bayi dengan minyak jarak, mereka bisa dengan mudah menelannya saat menghisap jari-jari mereka.
- Iritasi mata dan saluran pernapasan: Minyak jarak secara alami memiliki tekstur yang kental dan lengket. Jika minyak ini tidak sengaja mengenai mata bayi atau area di dekat lubang hidung mereka yang kecil, minyak tersebut dapat menyumbat pori-pori, menyebabkan konjungtivitis yang menyakitkan, atau tidak sengaja terhirup ke dalam paru-paru dan menyebabkan pneumonia lipid.
Jadi, jika ingin menggunakan minyak jarak untuk bayi atau anak-anak, lebih baik konsultasikan dengan dokter anak dahulu ya, Bunda.
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Masa Newborn Si Kecil, Ini Batas Usianya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Benarkah Daun Jarak Bisa Atasi Perut Kembung Bayi? Ini Kata Dokter Anak
Tips Aman Bersihkan Teliga & Potong Kuku Bayi, Bunda Perlu Tahu
Beleken pada Bayi Baru Lahir, Waspadai Jika Mata Merah
7 Mitos Mengenai Perawatan Bayi Baru Lahir yang Menyesatkan
TERPOPULER
Potret Kompaknya Sivia, Ify & Pricilla yang Makin Populer Berkat The Catch Up Club
Kisah Ayah Nabi Yusuf AS Bernama Yaqub untuk Diceritakan ke Si Kecil
Rahasia Orang yang Hidupnya Terlihat Seru & Menyenangkan, Ternyata Rutin Lakukan 6 Hal Ini
Masih Menikah tapi Tak Lagi Saling Peduli, Waspadai Fenomena Silent Divorce
Cara Goreng Singkong Empuk dan Mekar, Ini Resep dan Tipsnya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dry Bag Waterproof yang Praktis untuk Musim Hujan dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Kompaknya Sivia, Ify & Pricilla yang Makin Populer Berkat The Catch Up Club
Kisah Ayah Nabi Yusuf AS Bernama Yaqub untuk Diceritakan ke Si Kecil
Rahasia Orang yang Hidupnya Terlihat Seru & Menyenangkan, Ternyata Rutin Lakukan 6 Hal Ini
Masih Menikah tapi Tak Lagi Saling Peduli, Waspadai Fenomena Silent Divorce
Cara Goreng Singkong Empuk dan Mekar, Ini Resep dan Tipsnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mantel Clock Itu Apa? Panduan Jam Meja Klasik untuk Ruang Tamu
-
Beautynesia
7 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Makan Lambat
-
Female Daily
Jerawat Merah dan Meradang Bikin Kurang Pede? Ini 6 Cara Ampuh Menenangkannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Baddie Cinta Laura dengan Tumpukan Perhiasan yang Mencuri Atensi
-
Mommies Daily
Susah Orgasme saat Berhubungan Intim? 7 Posisi Seks agar Perempuan Lebih Mudah Klimaks