PARENTING
6 Kebiasaan Berbahaya Anak yang Harus Segera Dihentikan Menurut Psikolog
Elia Amaliana | HaiBunda
Sabtu, 29 Aug 2026 07:00 WIBSetiap anak pastinya memiliki kebiasaan yang berbeda dalam menjalani aktivitas di kehidupan sehari-hari. Beberapa kebiasaan bisa terlihat sepele, tapi jika dilakukan secara berulang bisa berdampak pada kesehatan, perkembangan, dan perilaku anak di masa mendatang.
Oleh karena itu, orang tua berperan penting dalam membantu proses perkembangan anak. Orang tua tentunya akan melakukan upaya terbaik untuk merencanakan pengasuhan anak mereka, mulai dari sekolah, mengajarkan nilai dan moral, komunikasi, hingga pilihan gaya hidup yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Namun, ada beberapa kebiasaan yang tidak bermanfaat dan perlu dihindari oleh anak-anak. Pasalnya, beberapa kebiasaan tersebut bisa menghambat kemampuan anak dalam mengelola emosi dan membangun kemandirian. Sehingga dapat berpengaruh terhadap cara anak berinteraksi di lingkungan sosial.
Dikutip dari Upworthy, Dr. Roseann Capnna-Hodge, seorang psikolog anak, mengungkapkan enam kebiasaan umum yang sebaiknya dihindari di kehidupan anak dan mencari alternatif yang lebih bermanfaat dan efisien. Berikut penjelasannya.
6 Kebiasaan berbahaya anak yang harus segera dihentikan menurut psikolog
1. Menggunakan waktu menonton layar ponsel untuk membuat anak tetap sibuk.
Seperti yang kita ketahui bahwa bermain ponsel sangat membantu untuk mendistraksi anak di saat orang tua kelelahan atau ketika mengatur pekerjaan. Namun, bergantung pada layar ponsel bisa berdampak negatif pada anak.
Dikutip dari laman Hopkinsmedicine, penelitian lain menyebutkan jika anak yang menggunakan media sosial lebih berpotensi mengalami dampak buruk bagi kesehatan mental anak. Anak mungkin akan kecanduan dan menjadikan ponsel sebagai salah satu cara untuk menghibur diri, mengisi waktu luang, atau bahkan melarikan diri dari rasa bosan dan emosi yang tidak nyaman.
Penelitian ini diperkuat oleh laporan dari Common Sense Media tahun 2023, yang mencatat jika anak-anak rentang usia 0-8 tahun menghabiskan lebih dari 2,5 jam per hari di depan layar elektronik. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas ini sangat berpengaruh pada suasana hati, pola tidur, hingga perkembangan sosial anak.
2. Melupakan bahwa anak-anak belajar mengamati orang dewasa
Anak lebih mudah meniru apa yang dilakukan orang dewasa daripada apa yang dikatakan. Ketika orang dewasa berdebat kasar, menutup diri, atau memperlakukan orang dengan tidak hormat, anak akan menerapkan ke kehidupan sehari-hari.
Studi perkembangan anak tahun 2023, menemukan bahwa kemampuan mengelola emosi anak sangat mencerminkan kondisi yang mereka lihat ketika di rumah.
3. Membiarkan hal negatif menjadi sebuah pola
Sebagai orang tua, tekanan keuangan, kurang tidur, dan tuntutan untuk melakukan banyak hal sekaligus tentunya bisa mengikis kesabaran. Namun, terlalu sering berteriak dan mengkritik anak dapat memengaruhi rasa aman dan kepercayaan dirinya. Menurut Capanna-Hodge, kebiasaan meninggikan suara dapat membuat anak merasa takut dan kesulitan mengelola stres.
4. Menggunakan rasa bersalah untuk memengaruhi perilaku
Pola asuh yang membuat anak merasa bersalah dapat melekat di benak anak seumur hidup. Beberapa studi menunjukkan bahwa rasa bersalah berkaitan dengan kecemasan, ambisi untuk membahagiakan orang lain, dan kesulitan menentukan apa yang sebenarnya ia inginkan untuk dirinya sendiri.
5. Ketidakonsistenan dalam mematuhi aturan dan disiplin
Banyak orang tua yang khawatir bila anak tidak mau mendengarkan. Padahal, sumber masalahnya bukan karena anak yang berontak, melainkan karena aturan yang diberikan tidak konsisten. Anak lebih mudah belajar dan memahami aturan jika batasan yang diberikan jelas dan konsisten.
“Aturan yang tidak konsisten menciptakan kebingungan dan rasa tidak aman,” ujar Capanna-Hodge.
6. Membandingkan anak-anak satu sama lain
Kebiasaan membandingkan anak seringkali muncul karena orang tua merasa cemas perkembangan anaknya tertinggal dari anak lainnya. Namun, terlalu sering membandingkan dapat merusak kepercayaan diri anak dan membuat anak tertekan untuk selalu memberikan yang terbaik untuk orang tua.
Itulah enam kebiasaan berbahaya anak yang harus dihentikan menurut psikolog, Semoga membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Deretan Komentar Nyinyir tentang Bayi yang Bikin Bunda Sebal
Tips Mengelola Emosi Bunda Selama di Rumah Agar Si Kecil Tetap Happy
Alasan Penting Orang Tua Tidak Boleh Memaksa Pertemanan Anak
Cara Tepat Sikapi Anak yang Keburu Bilang Tak Bisa Sebelum Mencoba
TERPOPULER
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th
Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
Bintang Spider-Man Tobey Maguire Hadiri Pernikahan Mantan Istri usai Beberapa Minggu Cerai, Malah Jadi Sosok Penting di Acara
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Perawatan Asma di Rumah dengan Nebulizer, Apa yang Perlu Disiapkan Sesuai Anjuran Dokter?
-
Beautynesia
Kehilangan 'Spark' Dalam Hidup? Ini 4 Cara Mengatasinya
-
Female Daily
H-1 Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Ini Jadwal dan Aturan yang Perlu Kamu Tahu
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis dan Pemain Drama China Terbaru The Vanishing Beauty
-
Mommies Daily
Keselamatan Anak di Hotel: 7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menginap Bareng Si Kecil