PARENTING
Dongeng tentang Pangeran yang Setia dan Tampan untuk Cerita Sebelum Tidur, Kaya Pesan Moral
Asri Ediyati | HaiBunda
Jumat, 11 Sep 2026 18:20 WIBMungkin sebagian dari kita bertanya-tanya, kenapa sih anak suka dongeng putri dan pangeran kerajaan? Rupanya, anak-anak sering kali tertarik pada kisah-kisah ini karena unsur-unsur keajaiban yang nyata. Seperti mahkota, istana, pesta dansa, menara, naga, kutukan, dan pintu rahasia. Namun, mereka terus mengingatnya karena emosi yang terkandung di dalamnya terasa begitu jelas.
Seorang anak mungkin tidak tinggal di istana, tetapi mereka memahami keinginan untuk diperlakukan secara adil. Mereka mengerti rasanya takut saat berada di hutan yang gelap, mengharapkan pertolongan, menepati janji, memecahkan misteri, atau berharap akan adanya perubahan.
Itulah sebabnya dongeng pangeran dan putri yang terbaik tetap digemari. Latar kerajaan membuat cerita tampak memukau, namun emosi yang mendasarinya sangatlah manusiawi.
Dikutip dari laman Kooky Kids World, kisah-kisah ini dapat membantu anak-anak mengeksplorasi nilai-nilai seperti kebaikan hati yang disampaikan melalui cerita Cinderella, lalu keberanian seperti yang disampaikan lewat Rapunzel. Lalu, tentang menepati janji seperti yang disampaikan dalam The Frog Prince.
Jika Si Kecil termasuk penggemar cerita putri dan pangeran, kali ini ada tiga cerita yang di dalamnya tak hanya mengisahkan seorang putri, tapi juga menceritakan seorang pangeran.
Dikisahkan dalam cerita-cerita berikut ini adalah sosok pangeran yang tak cuma tampan, tapi juga setia. Berikut cerita dongeng tentang pangeran tersebut!
3 Dongeng tentang pangeran yang setia dan tampan kaya pesan moral
Dongeng tentang pangeran yang setia dan tampan selalu memiliki daya tarik tersendiri. Berikut ini tiga dongeng pilihan dari berbagai sumber yang tidak hanya menghibur sebagai cerita sebelum tidur, tetapi juga menyimpan pesan moral yang menarik untuk dipelajari!
Putri dan Kacang Polong
Dahulu kala, ada seorang pangeran yang ingin menikahi seorang putri, namun sang putri haruslah putri sejati. Ia pun berkeliling dunia untuk mencarinya, tetapi selalu saja ada kekurangan pada setiap putri yang ditemuinya. Memang banyak putri di luar sana, namun ia tidak bisa memastikan apakah mereka putri sejati atau bukan. Selalu ada saja kekurangan kecil yang menandakan bahwa sosok putri sejati belum ditemukan.
Akhirnya, ia pulang dengan perasaan kecewa dan sedih, karena ia sangat mendambakan seorang putri sejati. Suatu malam, badai dahsyat melanda; guntur menggelegar, kilat menyambar, dan hujan turun dengan sangat deras. Sungguh mengerikan! Terdengar suara ketukan di gerbang istana, dan sang raja tua pun pergi membukanya.
Di luar gerbang, berdirilah seorang putri; namun, ya ampun! Betapa menyedihkan keadaannya akibat hujan dan badai itu! Air mengalir dari rambut dan gaunnya hingga ke ujung sepatunya, lalu menetes keluar dari bagian tumit. Meski demikian, ia mengaku sebagai putri sejati.
"Yah, kita akan segera membuktikannya!" pikir sang ratu tua. Namun, ia tidak berkata apa-apa; ia masuk ke kamar tidur, menyingkirkan semua perlengkapan tidur, lalu meletakkan sebutir kacang polong di dasar tempat tidur. Kemudian, ia menumpuk dua puluh kasur di atas kacang polong itu, serta dua puluh selimut bulu angsa di atas tumpukan kasur tersebut. Di tempat tidur itulah sang putri akan bermalam.
Keesokan paginya, ia ditanya bagaimana tidurnya semalam.
"Oh, sangat buruk!" ujar sang putri. "Aku hampir tidak bisa memejamkan mata sepanjang malam! Entah apa yang ada di tempat tidur itu. Aku berbaring di atas sesuatu yang begitu keras hingga seluruh tubuhku memar-memar. Sungguh mengerikan!"
Saat itulah mereka menyadari bahwa ia adalah putri sejati, karena ia mampu merasakan keberadaan kacang polong itu meski terhalang oleh dua puluh lapis kasur dan dua puluh lapis selimut bulu angsa. Hanya seorang putri sejati yang bisa memiliki kepekaan seperti itu.
Sang pangeran pun menikahinya, karena kini ia tahu bahwa akhirnya ia telah menemukan seorang putri sejati. Kacang polong itu kemudian disimpan di Museum Kerajaan, tempat benda itu masih bisa dilihat hingga kini.
Aurora Sang Putri Tidur
Dahulu kala, hiduplah seorang raja dan ratu yang baik hati. Mereka dicintai oleh semua orang, namun mereka sangat sedih karena tidak memiliki anak. Setelah bertahun-tahun, sang ratu akhirnya melahirkan seorang bayi perempuan cantik bernama Aurora.
Seluruh kerajaan merayakan kelahiran Aurora dan mempersiapkan upacara pembaptisan yang megah. Banyak tokoh penting dan peri baik hati diundang, namun raja dan ratu lupa mengundang seorang peri menyeramkan bernama Grizzelstinki yang tinggal di pegunungan.
Selama perayaan berlangsung, para peri baik hati memberikan hadiah ajaib kepada Aurora. Mereka menganugerahinya kecantikan, kebaikan hati, sifat yang manis, suara yang merdu, pesona, dan selera humor. Tiba-tiba, Grizzelstinki muncul dan dengan marah mengumumkan hadiah darinya.
Grizzelstinki mengutuk Aurora; ia berkata bahwa saat beranjak dewasa, jari Aurora akan tertusuk dan ia akan tertidur selamanya. Kemudian, Grizzelstinki menghilang dalam kepulan asap. Seorang peri baik hati mengubah kutukan itu sehingga Aurora hanya akan tertidur selama seratus tahun.
Raja dan ratu tetap merasa khawatir, sehingga mereka melarang keberadaan benda-benda tajam di kerajaan. Tahun demi tahun berlalu, dan Aurora tumbuh menjadi seorang putri muda yang cantik. Seiring berjalannya waktu, semua orang hampir melupakan kutukan tersebut.
Suatu hari, Aurora menjelajahi istana dan menemukan sebuah tangga tua yang mengarah ke ruangan di puncak menara. Di dalamnya, ia melihat seorang wanita tua kecil sedang memintal sutra menggunakan alat pemintal.
Aurora dengan sopan bertanya apakah ia boleh mencoba memintal sutra itu. Wanita tua itu setuju dan menunjukkan cara menggunakan alat pemintal tersebut. Tiba-tiba, ujung alat pemintal yang tajam menusuk jari Aurora.
Itulah kutukan itu! Wanita tua kecil itu melepas jubahnya dan menampakkan wujud aslinya sebagai Grizzelstinki. Ia tertawa jahat lalu melarikan diri, meninggalkan Aurora seorang diri. Tak lama kemudian, Aurora jatuh tertidur lelap.
Tidur ajaib itu menyebar ke seluruh penjuru istana. Para juru masak, penjaga, pelayan, tukang kebun, raja, dan ratu semuanya jatuh tertidur. Bahkan kucing istana pun terus tertidur dengan nyenyak.
Tahun demi tahun berlalu, dan istana itu tertutup oleh semak belukar, tanaman, serta pepohonan yang lebat. Hutan rimba tumbuh mengelilinginya, dan orang-orang di luar perlahan melupakan keberadaan istana tersebut.
Pada suatu hari di musim semi, seorang pangeran muda yang tampan berkuda memasuki hutan. Namanya Pangeran Philip. Ia pernah mendengar kisah tentang seorang putri cantik yang tertidur akibat kutukan yang mengerikan. Karena penasaran, ia memutuskan untuk mencari istana yang telah terlupakan itu.
Hutan itu sangat lebat, sehingga sang pangeran menggunakan pedangnya untuk menebas semak-semak. Tiba-tiba, pedangnya membentur dinding batu. Ia menyadari bahwa ia telah menemukan istana yang diceritakan dalam kisah-kisah lama.
Pangeran Philip memanjat dinding istana dan menjelajahi istana yang sedang tertidur lelap itu. Akhirnya, ia tiba di sebuah ruangan kecil di puncak menara, tempat ia menemukan Putri Aurora sedang tidur dengan nyenyak.
Sang pangeran mencium Aurora dengan lembut, dan sang putri pun tiba-tiba terbangun. Pada saat yang sama, semua orang di istana juga terbangun. Raja dan ratu sangat gembira melihat putri mereka telah bangun dan berterima kasih kepada sang pangeran karena telah mematahkan kutukan tersebut.
Sang pangeran tinggal di istana bersama Aurora dan keluarganya. Seluruh penduduk kerajaan merasa bahagia, dan mereka semua hidup bahagia selamanya.
Keong Mas
Raja Kertamarta dari Kerajaan Daha memiliki dia putri yang cantik yakni Dewi Galuh dan Candra Kirana. Suatu saat, datang pangeran bernama Raden Inu Kertapati untuk melamar salah satu putri. Ia jatuh hati dengan Candra Kirana.
Pertunangan pun berlangsung tapi Dewi Galuh merasa iri dan dengki dengan Candra Kirana. Dewi Galuh kemudian menjadi benci dan sengaja ingin mengutuk Candra Kirana dengan datang ke penyihir.
Penyihir dan Dewi Galuh sepakat lalu memfitnah Candra Kirana untuk diusir dari istana. Di luar istana, penyihir itu kemudian mengutuk Candra Kirana menjadi Keong Mas. Akan tetapi, kutukan itu konon akan sirna ketika Candra Kirana ditemukan Raden Inu.
Dikutuk menjadi Keong Mas, Candra Kirana ditemukan oleh nenek yang tinggal di Desa Dadapan ketika sedang menjala ikan. Nenek itu pun dikejutkan dengan keajaiban yang datang sejak ia pelihara Keong Mas. Misal, makanan sedap yang tersaji di rumahnya.
Ia semakin terkejut ketika tahu Keong Mas lah yang menyajikan masakan tersebut. Keong Mas kala itu berwujud aslinya Candra Kirana. Sang putri kemudian menjelaskan.
Di sisi lain, Raden Inu mencari keberadaan sang tunangan walaupun dihadapkan berbagai tantangan dari penyihir. Namun, yang namanya berjodoh, Raden Inu akhirnya bertemu Candra Kirana. Kutukannya hilang dan mereka bahagia bersama.
Setelah membaca tiga dongeng mengenai pangeran baik hati yang kaya akan pesan moral, mana cerita favorit Si Kecil? Bacakan menjelang tidur dan ajak anak menerima pesan yang terkandung di dalamnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Cerita Fabel Animasi: Beruang dan Lebah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cerita Dongeng Fabel Anak Semut dan Belalang, Bagus Kaya Pesan Moral
3 Cerita Fabel Populer untuk Anak Beserta Pesan Moralnya
5 Jenis Dongeng Anak Indonesia Terfavorit, Yuk Kenali Apa Saja
Bunda Ngantuk Berat tapi Anak Minta Dibacakan Dongeng, Harus Bagaimana?
TERPOPULER
In This Economy, Deretan Istri Artis Ini Curhat Putar Otak Cari Uang hingga Promosikan Suami di Threads
Jangan Pakai Celana Pendek dan Dress saat Naik Pesawat Menurut Pramugari, Ternyata
Ingin Permintaan Cepat Diiyakan? Psikolog Ungkap 4 Kalimat Ajaib Ini
Potret Maternity Shoot Kehamilan Kedua Deepika Padukone, Hangat Bersama Si Sulung
Dongeng tentang Pangeran yang Setia dan Tampan untuk Cerita Sebelum Tidur, Kaya Pesan Moral
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
In This Economy, Deretan Istri Artis Ini Curhat Putar Otak Cari Uang hingga Promosikan Suami di Threads
Ingin Permintaan Cepat Diiyakan? Psikolog Ungkap 4 Kalimat Ajaib Ini
Dongeng tentang Pangeran yang Setia dan Tampan untuk Cerita Sebelum Tidur, Kaya Pesan Moral
Potret Maternity Shoot Kehamilan Kedua Deepika Padukone, Hangat Bersama Si Sulung
Jangan Pakai Celana Pendek dan Dress saat Naik Pesawat Menurut Pramugari, Ternyata
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Pengen Ngopi Espresso di Mana Saja Tanpa Ribet Mompa Manual?
-
Beautynesia
Punya Mindset Orang Kaya? 3 Kalimat Ini Mungkin Sering Kamu Ucapkan Tanpa Sadar
-
Female Daily
Sudah Pakai Lip Balm tapi Bibir Tetap Pecah-Pecah? Kenali Penyebabnya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Dari Gaun Pengantin Jadi Baju Tenis Viral, Marta Dess Kini Hadir di Indonesia
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Mesin Cuci Hemat Listrik dan Air, Berguna In This Economy