PARENTING
Ini Kebiasaan Parenting Paling Beracun Menurut Psikolog, Ternyata Sering Dilakukan Orang Tua
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 27 Sep 2026 18:10 WIBMenjadi orang tua bukan tentang selalu melakukan segala sesuatu dengan sempurna, Bunda. Namun, tanpa disadari ada beberapa pola pengasuhan yang sering kali dianggap wajar dan 'sempurna' oleh orang tua, namun ternyata bisa berdampak kurang baik pada perkembangan emosi anak.
Ya, kebiasaan parenting paling beracun ternyata sering dilakukan orang tua saat mendidik anak-anaknya. Bila tidak dikendalikan, kebiasaan tersebut bisa memudarkan rasa cinta dan merusak hubungan dengan anak di kemudian hari.
Lantas, apa saja kebiasaan parenting yang paling beracun menurut psikolog? Simak penjelasannya berikut ini ya, Bunda!
Kebiasaan parenting yang beracun
Melansir dari laman Times of India, berikut beberapa kebiasaan parenting paling beracun menurut psikolog klinis Dr. Shefali Tsabary:
1. Pengorbanan ternyata tameng penyamaran
Salah satu pola pengasuhan yang paling beracun adalah memproyeksikan fantasi, harapan, dan keinginan yang tidak terpenuhi pada anak. Kemudian, orang tua menolak untuk bertanggung jawab.
Orang tua sering kali membingkai sikap mengontrol sebagai bentuk pemberian tanpa pamrih, dan kekecewaan dianggap sebagai pengorbanan. Mereka sering bersikeras menganggap semua yang dilakukan demi anak-anak.
Pola pengasuhan seperti ini sangat sulit untuk ditentang karena dari luar tampak mulia. Orang tua mungkin mengatakan mereka telah mengorbankan segalanya, bekerja tanpa henti, menderita dalam diam, dan membangun hidup mereka di tengah anak-anak.
Tetapi, ketika pengorbanan itu digunakan sebagai utang emosional, anak tidak lagi dibesarkan dengan baik. Anak diharapkan untuk menyelesaikan kesuksesan yang tidak bisa diraih oleh orang tuanya. Dalam situasi seperti ini, cinta mulai terasa bersyarat.
2. Orang tua memberikan beban ke anak-anaknya
Banyak orang tua tanpa disadari membebankan banyak hal pada anak-anaknya. Nah, anak-anak yang dibesarkan dalam suasana seperti ini sering kali tumbuh dengan perasaan bersalah karena memiliki preferensi sendiri, Bunda.
Anak mungkin belajar membaca situasi sebelum memahami diri mereka sendiri. Mereka menjadi ahli dalam menyenangkan orang lain, mencapai tujuan, dan menghindari konflik, tetapi asing dengan keinginan mereka sendiri.
Bagian yang paling menyakitkan adalah anak sering dituduh tidak tahu berterima kasih jika mereka menolak. Hal itu pada akhirnya membuat kebutuhan dasar anak akan otonomi terdengar seperti penghianatan.
Seiring waktu, kondisi ini dapat menciptakan kecemasan, kebencian, dan keinginan untuk menyenangkan orang lain. Rasa percaya diri anak pun sedikit demi sedikit menjadi terkikis.
3. Orang tua tidak jujur dengan dirinya sendiri
Pola asuh yang sehat tidak membutuhkan kesempurnaan, tapi kejujuran. Kejujuran yang tanpa filter dapat menciptakan ruang yang sangat dibutuhkan dalam membesarkan anak, Bunda.
Anak-anak seperti diberikan kebebasan untuk menjadi diri mereka sendiri dan menikmati masa kecilnya, alih-alih hanya menjadi wadah yang dipenuhi penyesalan dan kekecewaan dari orang dewasa. Selain itu, kejujuran juga memberikan pelajaran penting, yakni cinta dan perhatian tulus yang tidak pernah disertai hutang emosional.
Ingat ya, bentuk pengasuhan yang paling merusak tidak hanya ditandai dengan kekakuan atau tekanan berlebih, tetapi bila ada manipulasi terselubung terhadap keberadaan anak dengan kedok pengorbanan. Di waktu bersamaan, orang tua mengharapkan rasa terima kasih atas kerugian yang terjadi pada anaknya.
Demikian tiga kebisaan parenting yang paling beracun menurut psikolog. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Anak Cemburu Saat Punya Adik, Wajar Nggak?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanpa Disadari, Ucapan Orang Tua Ini Bisa Membuat Anak Menjauh secara Emosional
20 Perbuatan Orang Tua yang Tanpa Disadari Menyakiti Hati Anak, Hindari ya Bun
Pentingnya Mengatasi Inner Child agar Tak Pengaruhi Pola Asuh Bunda pada Si Kecil
Kini Jadi Psikolog, Caca Tengker Tak Ingin Andalkan Teori dalam Mengasuh Anak
TERPOPULER
Kakak Putri Diana Ungkap Kondisi Sang Adik yang Jarang Diketahui, Ternyata
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf I
3 Resep Kentang Mustofa Super Renyah Tahan Lama, Tetap Kriuk & Tak Mudah Melempem Meski Sudah Dingin
Ini Kebiasaan Parenting Paling Beracun Menurut Psikolog, Ternyata Sering Dilakukan Orang Tua
Potret Keseruan Ira Wibowo dan Sang Putra Radya Road Trip di Jerman
REKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf I
3 Resep Kentang Mustofa Super Renyah Tahan Lama, Tetap Kriuk & Tak Mudah Melempem Meski Sudah Dingin
Ini Kebiasaan Parenting Paling Beracun Menurut Psikolog, Ternyata Sering Dilakukan Orang Tua
Kakak Putri Diana Ungkap Kondisi Sang Adik yang Jarang Diketahui, Ternyata
Kasus HIV Meningkat 12 Kali Lipat dalam 15 Tahun, Ini Dampaknya pada Kehamilan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Packing Liburan Kelamaan Mikirin Outfit? Gaun Feminin Ini Solusinya
-
Beautynesia
Serba-serbi Drakor Romantis Terbaru Between Steps yang Dibintangi Kim So Hyun dan Choo Young Woo
-
Female Daily
Ketiak Tetap Basah Padahal Sudah Pakai Deodorant? Ini Penyebabnya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
San ATEEZ Terciduk Jalan Bersama Wanita di Milan, Agensi Ungkap Identitasnya
-
Mommies Daily
Toilet Training Toddler Selalu Gagal? 7 Kesalahan yang Mungkin Dilakukan Orang Tua