HaiBunda

PARENTING

Anak SD Wajib Belajar Bahasa Inggris Mulai 2027/2028, Ini Aturan Barunya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 24 Oct 2026 14:10 WIB
Anak SD Wajib Belajar Bahasa Inggris Mulai 2027/2028/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Rani Nurlaela Desandi
Jakarta -

Bahasa Inggris kini menjadi salah satu mata pelajaran penting di sekolah. Saat ini, kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan karena banyak digunakan dalam komunikasi internasional, perkembangan teknologi, serta akses terhadap berbagai sumber pengetahuan.

Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan kebijakan baru di mana Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan sederajat mulai tahun ajaran 2027/2028.

Melansir dari laman resmi Kemendikdasmen, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kompetensi siswa sejak dini. Tak hanya itu, melalui kemampuan Bahasa Inggris yang baik, anak-anak Indonesia mendapatkan kesempatan untuk beradaptasi dan berkompetisi di dunia yang semakin terhubung.


Dalam Konferensi Internasional TEFLIN (Teaching English as a Foreign Language) ke-71 yang digelar di Universitas Brawijaya, Malang, beberapa waktu lalu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028. Menurutnya, kebijakan ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menyiapkan profil lulusan yang produktif dan berdaya saing global.

"Teknologi memang membantu proses belajar, tapi tidak menggantikan peran guru," kata Abdul Mu'ti.

Di kesempatan berbeda, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, mengatakan bahwa kebijakan ini bukanlah hal yang baru. Proses transisinya telah diatur dalam aturan resmi pemerintah, Bunda.

"Sebenarnya memasukkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib bukan proses yang baru dijalankan tiba-tiba, proses transisinya sudah tercantum dalam Pasal 33 Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 12 Tahun 2024 Tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah," ungkap Toni.

"Kemudian dilanjutkan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024," sambungnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia. Anak-anak tak hanya bisa percaya diri menghadapi tantangan di masa depan, tapi juga mengembangkan komunikasi global sejak dini.

"Melalui penguasaan bahasa internasional sejak dini, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, memperluas wawasan global, serta menumbuhkan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan masa depan," ungkap Toni.

Keberhasilan implementasi dalam kebijakan ini adalah kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan tenaga pendidik. Melalui komitmen bersama, Bahasa Inggris diharapkan tidak hanya diajarkan sebagai mata pelajaran, tetapi juga menjadi jembatan bagi generasi muda menuju dunia yang lebih terbuka dan kompetitif.

Manfaat mengajarkan bahasa asing ke anak sejak dini

Di era digital ini, mengenalkan bahasa asing seperti Bahasa Inggris sangat penting bagi anak-anak. Dilansir laman Guardian Childcare & Education, memperkenalkan bahasa lain sejak dini membantu anak-anak memahami dunia mereka dan terhubung dengan orang-orang di sekitar dengan cara yang baru dan bermakna.

Ketika anak-anak mempelajari bahasa kedua, mereka mulai menggunakan bagian otak yang berbeda untuk memahami cara kerja kata dan tata bahasa. Saat mereka membandingkan bahasa baru tersebut dengan Bahasa Inggris, mereka sebenarnya memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang bahasa sendiri, sehingga membantu mereka menjadi pembaca dan penulis yang lebih baik.

Belajar bahasa lain juga seperti mengasah kemampuan otak. Ini memperkuat daya ingat, membantu fokus, dan meningkatkan kemampuan anak untuk menyimpan dan mengingat informasi. Keterampilan tersebut sangat bermanfaat untuk semua bidang pembelajaran, Bunda.

Terakhir, menjelajahi bahasa lain dapat membuka pintu menuju budaya dan cara hidup baru. Hal ini membantu anak-anak mengembangkan rasa empati, rasa hormat, dan apresiasi terhadap keragaman. Kualitas tersebut akan membentuk anak menjadi sosok yang berpikiran terbuka di masa depan.

Demikian kebijakan baru tentang anak SD yang wajib belajar Bahasa Inggris mulai tahun ajaran 2027/2028, dan manfaat mempelajari bahasa asing sejak dini. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Ciri-Ciri Anak Dijauhi Teman di Sekolah

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Spill Biaya Melahirkan Normal Vs Caesar, Apa Saja yang di Cover BPJS?

Kehamilan Tiara Jasmine & Adi Prakoso

Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Dinyayikan Lagu Ultah, Canggung Jadi Pusat Perhatian

Mom's Life Amira Salsabila

Anak SD Wajib Belajar Bahasa Inggris Mulai 2027/2028, Ini Aturan Barunya

Parenting Annisa Karnesyia

Diet ala Aktor Korea Kim Jae Young yang Berhasil Turun Berat Badan hingga 30 Kg

Mom's Life Arina Yulistara

Ibu Hamil Aktif Bergerak Punya Profil Lemak Plasenta Berbeda, Studi Ungkap Faktanya

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Di Balik Senyum Ayah, Survei Ungkap 8 Beban yang Kerap Dipendam

Ibu Hamil Aktif Bergerak Punya Profil Lemak Plasenta Berbeda, Studi Ungkap Faktanya

Spill Biaya Melahirkan Normal Vs Caesar, Apa Saja yang di Cover BPJS?

Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Dinyayikan Lagu Ultah, Canggung Jadi Pusat Perhatian

Anak SD Wajib Belajar Bahasa Inggris Mulai 2027/2028, Ini Aturan Barunya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK