HaiBunda

PARENTING

Cara Mengenali Anak yang Merasa Aman dan Dicintai Orang Tuanya Menurut Psikolog

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 07 Nov 2026 13:25 WIB
Cara Mengenali Anak yang Merasa Aman dan Dicintai Orang Tuanya Menurut Psikolog/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Anak yang merasa aman dan dicintai oleh orang tuanya biasanya menunjukkan perilaku yang positif secara emosional. Perasaan aman tersebut dapat terbentuk dari ikatan yang sehat dan hubungan yang hangat antara orang tua dan anak, Bunda.

Membangun ikatan yang sehat, yang dikenal sebagai keterikatan aman, dengan anak-anak sangat penting untuk perkembangan mereka secara keseluruhan. Keterikatan aman tidak hanya berdampak positif pada hubungan Bunda dan Si Kecil, tetapi juga dapat berdampak positif pada interaksi mereka di masa depan dengan teman-teman dan bahkan pasangan.

"Keterikatan yang aman berkembang ketika pengasuh responsif terhadap kebutuhan anak," kata psikolog klinis dan pendiri Thriving California, Maya Weir, dilansir Parents.


"Ciri utamanya adalah seiring waktu, anak-anak mengembangkan pandangan dunia di mana orang lain dapat diandalkan dan dipercaya," sambungnya.

Keterikatan yang aman mulai terbentuk dalam tahun pertama kehidupan anak. Hal ini juga dapat didasarkan pada kebutuhan biologis anak untuk bertahan hidup dan kebutuhan psikologis mereka akan keamanan.

Cara mengenali anak yang merasa aman

Berikut beberapa cara mengenali anak yang merasa aman dan dicintai oleh orang tuanya menurut psikolog:

1. Anak mencari penghiburan dari orang tua saat sedang sedih

Anak yang merasa dicintai akan mencari orang tuanya saat sedang sedih. Anak yang memiliki keterikatan aman juga akan menginginkan pengasuhnya untuk membantu meredakan perasaan yang menyakitkan atau tidak nyaman.

Anak-anak ini tak ragu untuk berpaling kepada pengasuh mereka untuk mendapatkan kepastian selama situasi yang menantang. Mereka percaya bahwa kebutuhan mereka akan terpenuhi, Bunda.

2. Anak memiliki persahabatan yang sehat

Tanda lain bahwa anak memiliki keterikatan yang aman adalah mereka pulih dengan baik dari konflik bersama teman-teman mereka. Mereka mampu menjalin persahabatan yang erat bahkan dapat bermanfaat bagi kesehatan mentalnya, Bunda.

"Ketika mereka bertengkar dengan seorang teman, apakah mereka percaya bahwa mereka akan berbaikan? Apakah mereka mampu membayangkan bahwa teman mereka mungkin tidak bermaksud menyakiti mereka dengan sengaja, tetapi mungkin sedang mengalami hari yang sulit dan melampiaskannya kepada mereka?" kata psikolog klinis Sarah Bren, PhD.

"Kemampuan untuk memahami perspektif orang lain, memberikan orang lain kesempatan untuk membuktikan diri, dan merasa yakin bahwa perbaikan itu mungkin terjadi, merupakan indikator dari gaya keterikatan yang aman," sambungnya.

3. Anak bisa menyebutkan perasaannya

Kemampuan untuk mengungkapkan perasaan secara akurat sejak usia sangat dini, juga dapat menunjukkan bahwa seorang anak memiliki keterikatan yang aman. Itulah mengapa sangat penting untuk memastikan orang tua membesarkan anak yang cerdas secara emosional.

"Pada usia tiga tahun, banyak anak dengan keterikatan yang aman akan mampu menyebutkan beberapa perasaan mereka dan mendiskusikan bagaimana perasaan mereka," ungkap Weir.

"Ini sangat penting karena artinya mereka telah menginternalisasi apa yang telah didukung oleh orang tua. Ini juga mendukung kesehatan mental dan fisik yang lebih baik di kemudian hari."

4. Anak bisa cepat pulih dari kemunduran

Jika anak-anak menunjukkan ketahanan, maka kemungkinan besar mereka telah mengembangkan hubungan yang aman dengan orang tuanya. Anak-anak ini mampu mengatasi stres dengan relatif baik.

Mereka juga memiliki kemampuan untuk mengatur emosi atau mempelajari keterampilan yang diperlukan dengan relatif mudah. Fondasi rasa aman ini juga bisa membangun kepercayaan anak ke orang tuanya.

5. Anak menjadi sosok penyayang

Anak yang merasa aman dan dicintai orang tuanya akan memiliki sifat penyayang, Bunda. Anak-anak yang memiliki keterikatan aman sering kali tidak ragu untuk menunjukkan kasih sayang dan/atau mengkomunikasikan perasaan cinta mereka secara terbuka, yang mencerminkan kenyamanan mereka dengan kedekatan emosional.

Perlu diketahui, setiap orang mengekspresikan kasih sayang mereka dengan cara yang berbeda. Tetapi, jika anak tampak terbuka untuk berbagi emosi positif dan peduli kepada orang tuanya, maka itu adalah pertanda baik.

6. Anak mampu melampiaskan emosi setelah sekolah

Bagi sebagian orang tua, ini adalah tanda lain yang kurang menyenangkan dari keterikatan yang aman dengan anak. Namun, ada sisi positif dari hal ini, Bunda. Anak mampu mengekspresikan emosinya dengan terbuka.

"Ketika anak-anak kita bersikap tenang sepanjang hari di sekolah, dan kemudian begitu mereka bertemu kembali dengan kita, mereka bisa langsung meluapkan semuanya," kata Bren.

"Mereka menyimpan momen-momen terburuk dan paling berantakan hanya untuk kita, karena mereka tahu bahwa kita adalah wadah yang aman untuk menerima emosi mentah dan tanpa filter ini."

7. Anak menjadi percaya diri

Anak-anak yang memiliki keterikatan aman akan menunjukkan tanda-tanda kepercayaan diri yang jelas. Mereka tidak takut untuk menyuarakan pendapat dan jujur tentang perasaan mereka.

"Anak-anak yang memiliki keterikatan yang aman umumnya lebih percaya diri, artinya mereka merasa nyaman mengekspresikan siapa diri mereka dan mengungkapkan kebutuhan mereka. Anak-anak ini cenderung lebih cepat berbicara daripada anak-anak lain dan akan senang menyebutkan preferensi mereka," kata Weir.

Demikian ciri anak yang merasa aman dan dicintai oleh orang tuanya. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kalimat yang Bikin Anak Minder Seumur Hidup

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Enggan Mendekorasi Rumah? Bisa Jadi Tubuh Sedang Kewalahan Menghadapi Stres

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Anak yang Merasa Aman dan Dicintai Orang Tuanya Menurut Psikolog

Parenting Annisa Karnesyia

11 Buket Bunga Paling Laku Menurut Florist, Pilihan Favorit untuk Berbagai Momen

Mom's Life Arina Yulistara

Jessica Mila Ingin Melahirkan Normal di Anak Kedua, Ini Alasan di Balik Keinginannya

Kehamilan Amrikh Palupi

15 All You Can Eat Bekasi Terbaik, Ada yang Mulai Rp90 Ribuan

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Anak yang Merasa Aman dan Dicintai Orang Tuanya Menurut Psikolog

11 Buket Bunga Paling Laku Menurut Florist, Pilihan Favorit untuk Berbagai Momen

Enggan Mendekorasi Rumah? Bisa Jadi Tubuh Sedang Kewalahan Menghadapi Stres

15 All You Can Eat Bekasi Terbaik, Ada yang Mulai Rp90 Ribuan

Jessica Mila Ingin Melahirkan Normal di Anak Kedua, Ini Alasan di Balik Keinginannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK