HaiBunda

TRENDING

Berondong 14 Tahun Nikahi Perempuan Dewasa, Bagaimana Kondisi Mentalnya?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 18 Nov 2019 12:41 WIB
Pasangan menikah muda/ Foto: Facebook
Jakarta - Banyak yang bilang, menikah itu bukan cuma soal kesiapan tapi juga harus matang secara usia. Tapi, ini sepertinya enggak berlaku untuk pasangan asal Kamboja berikut.

Pada 9 November 2019 lalu, seorang netizen mengunggah foto pasangan muda di pesta pernikahannya. Foto ini menjadi viral karena usia wanita baru 21 tahun, sedangkan si pria berusia 14 tahun.

Selain terpaut tujuh tahun, pasangan ini menikah di usia yang sangat muda, terutama mempelai pria. Pengunggah foto diketahui adalah kerabat dekat kedua pasangan ini.


"Berdoa untuk kebahagiaan kalian, saling mencintai sampai rambut menua," tulis akun tersebut di Facebook.

"Tante masih bekerja jauh dan tidak bisa bergabung di pesta pernikahan mempelai wanita yang berusia 21 tahun dan si mempelai pria berumur 14 tahun. Jika usia itu muda, kita pikiran saja masa depan, maka kita akan mendapat kebahagiaan," sambungnya.



Tentunya berita ini mengundang berbagai reaksi dari netizen ya, Bun. Ada yang kaget, bahagia, hingga prihatin. Sebab, meski si wanita sudah cukup umur untuk menikah, usia suaminya dianggap masih terlalu kecil untuk memikul tanggung jawab sebagai suami.

"Mereka seharusnya menunggu 4 tahun sampai si mempelai pria puber," tulis salah satu netizen.

"Meskipun mereka masih muda, kita tunggu saja cerita mereka selanjutnya. Jika mereka saling mencintai dan bertoleransi, mereka bisa hidup bahagia bersama," ujar yang lain.

Menikah di usia muda tentu butuh pertimbangan yang matang. Menurut psikolog klinis dewasa, Inez Kristanti, usia memang bukan penentu segalanya, tapi bisa berpengaruh terhadap pernikahan.

"Intinya, usia memang berpengaruh. Tidak disarankan untuk menikah di usia yang terlalu muda. Namun, usia juga bukan penentu segalanya," ujar Inez.

Kata Inez, yang lebih menentukan adalah kematangan dan kedewasaan sebagai individu yang tidak ditentukan usia. Tapi, umumnya semakin matang usia, semakin matang pemikiran, termasuk menghadapi masalah rumah tangga.

Sedangkan, menurut psikolog sosial Theresa E.DiDonato, Ph.D, menikah di usia muda bisa berisiko mengalami perceraian. Bisa saja disebabkan masalah finansial atau tekanan dari keluarga, teman, dan sekolah.

"Banyak anak muda yang tidak berpengalaman untuk mengatasi tantangan dalam hubungan. Jadi, sulit untuk menikah di usia muda," tutur DiDonato, melansir dari Psychology Today.

Pesan A Rafiq jadi kekuatan tersendiri bagi Fairuz A Rafiq yang akan mendatangi sidang menghadapi Trio Ikan Asin. Apa memang pesan mendiang A Rafiq? Simak di sini ya, Bunda. 

Simak juga cerita Mona Ratuliu tentang hubungannya dengan sang suami di video berikut:

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK