sign up SIGN UP search


trending

Kisah Eks Manajer Gaji Rp100 Juta Kini Jual Cincau, Mualaf Sejak Umur 22

Siti Hafadzoh Selasa, 02 Jun 2020 08:37 WIB
Hasanudin penjual cincau caption
Jakarta -

Hasanudin merupakan seorang pedagang cincau yang ceritanya sedang viral akhir-akhir ini. Pasalnya, dahulu Hasanudin bekerja sebagai general manager di tempat hiburan dengan penghasilan Rp100 juta per bulan.

Sekarang, demi melanjutkan hidup, Hasanudin harus berdagang cincau. Ia berjualan menggunakan gerobak keliling di sekitar Cikole sampai ke Degung, Sukabumi.

Pria asal Palembang ini ternyata adalah seorang mualaf, Bunda. Ia tadinya beragama Budha, kemudian memeluk agama Islam ketika usia 22 tahun.


"Mualaf, umur 22 tahun sampai sekarang," ujarnya di YouTube Gavy Story.

Ia mengaku, dahulu masuk Islam karena ingin menikah dengan mantan istrinya. Wanita itu adalah seorang muslim.

"Kalau nikah sama dia harus mualaf," kata Hasanudin.

Ayah dua anak ini menceritakan hal unik tentang orang tuanya sebelum ia masuk Islam. Saat itu orang tua Hasanudin masih hidup. Ia meminta izin pada ibu dan ayahnya untuk menjadi seorang muslim.

"Saya tanya orang tua, dulu mereka masih ada. 'Gimana kalau saya masuk Islam?'. (Mereka jawab) 'yang penting kamu salat'," katanya.

Dalam mempelajari agama Islam, ia dibantu oleh istri dan tetangganya. Untungnya, Hasanudin memiliki tetangga seorang ustaz. Jadi, ia diajarkan gerakan dan bacaan salat, Bunda.

Meski sudah 43 tahun menjadi seorang muslim, Hasanudin mengaku, ia belum bisa membaca Alquran. Tapi, ia tetap menjalankan perintah agama Islam, seperti salat.

Hidupnya berubah jadi sulit tak membuat Hasanudin jadi menjauh dari Tuhan. Justru ia merasa, Tuhan selalu membantunya dalam masa-masa sulit.

"Dia (Allah) tolong saya terus," ujarnya.

Simak juga pesan Lenna Tan bagi yang ingin menikah muda dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(sih/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi