sign up SIGN UP search


trending

Dahulu Manajer Bergaji Rp100 Juta Per Bulan, Pria Ini Sekarang Jualan Cincau

Siti Hafadzoh Senin, 01 Jun 2020 13:36 WIB
Hasanudin penjual cincau caption
Jakarta -

Hidup tidak selalu menyenangkan dan tidak selalu mudah. Itulah yang dirasakan Hasanudin yang dulu hidupnya berkecukupan, kini ia harus berjuang mencari uang dengan berjualan cincau.

Hasanudin berkeliling jualan cincau di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Di usia 65 tahun, ia masih harus bekerja keras menghidupi istri dan dua anaknya yang baru berusia 5 dan 9 tahun.

"Saya hidup sekarang umur 65 tahun baru merasa pusing," ujarnya dikutip dari YouTube Gavy Story pada Senin (1/6/2020).


Padahal, dulu Hasanudin hidup serba enak lho, Bunda. Ia bahkan memiliki rumah bertingkat dan mobil di Jakarta. Ia mengaku, dulu bekerja sebagai general manager.

"Kalau dulu gajinya tetap, di tempat hiburan, jadi general manager," kata Hasanudin.

Pria kelahiran Palembang ini mengaku, penghasilannya dulu mencapai Rp100 juta per bulan. Tapi, sekarang untuk mendapatkan Rp100 ribu saja sulit baginya.

Sudah 8 tahun Hasanudin menjalani hidup sulit. Sebelum berjualan cincau selama satu tahun, Hasanudin sempat bekerja serabutan di pasar.

"Sebelumnya kerja di pasar, angkut-angkut," ujarnya.

Ia mengatakan, perekonomiannya bisa anjlok karena terlalu sering mengeluarkan uang. Misalnya, istrinya yang dulu minta uang belasan juta, langsung ia berikan. Begitu pula dengan teman-temannya yang meminjam uang kemudian tidak dikembalikan.

Hasanudin mengakhiri ceritanya dengan sebuah pesan. Ia mengatakan, jangan terlalu percaya pada orang lain. Terlebih lagi masalah keuntungan, harus ada perjanjian hitam di atas putih.

Belajar dari kisah hidup Hasanudin, kita memang perlu berinvestasi ketika memiliki penghasilan besar, Bunda. Kita tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan uang hasil investasi tersebut.

Salah satu investasi yang dapat Bunda pilih adalah logam mulia berupa emas. Dilansir Money Casher, berbeda dengan perhiasan, emas batangan harganya tidak banyak berubah dari harga asli.

Apa pun jenis investasi yang dipilih, yang terpenting adalah konsisten ya, Bunda.

Lihat juga video tentang ajak anak menabung berikut ini, Bunda:

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi