sign up SIGN UP search


trending

Keputusan Membuka Sekolah Belum Diumumkan, Guru Tagih Janji Nadiem

Jujuk Ernawati Sabtu, 06 Jun 2020 17:24 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim caption
Jakarta -

Sejumlah pemerintah daerah beda suara soal kesiapan pembukaan sekolah. Hal ini membuat Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) pun bingung karena pemerintah pusat hingga kini belum mengumumkan keputusan soal pembukaan sekolah. Padahal, sebelumnya direncanakan akan diumumkan pekan ini, Bunda.

Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriawan Salim menagih janji Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin Nadiem Makarim untuk segera membuat keputusan yang tegas, apakah sekolah akan dibuka di zona hijau dengan protokol kesehatan atau memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga Desember 2020. Pasalnya, karena belum ada keputusan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah membuat aturan berbeda.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebelumnya mengatakan bahwa belum memiliki rencana pembukaan sekolah pada tahun ini, sehingga PJJ akan berlangsung sampai tahun ajaran baru.
Sebaliknya, Pemerintah Kota Bukittinggi berencana membuka sekolah pada pertengahan Juli mendatang, namun dengan beberapa ketentuan.


Melihat kebijakan yang berbeda di tiap daerah dan terkesan jalan sendiri-sendiri, Satriawan meminta pemerintah pusat, dalam hal ini Kemdikbud harus tegas dan segera membuat keputusan soal pembukaan sekolah.

"Ini terkesan jalan masing-masing. Daerah tak bisa seperti itu. Kemdikbud juga jangan diam saja, seolah lepas tangan. Memberikan kebebasan kepada daerah dan sekolah," katanya, dikutip dari CNNIndonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah Hamid MuhammadDirektur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah Hamid Muhammad/ Foto: Kanavino-detikcom

Jika pembukaan sekolah tanpa berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan pemerintah pusat, dia khawatir bisa membahayakan warga sekolah. Apalagi pembukaan tanpa didukung infrastruktur, seperti masker, hand sanitizer, wastafel dan pelindung diri.

Namun untuk menyediakan infrastruktur tersebut pun dibutuhkan anggaran. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus berkoordinasi.

Kendati demikian, FSGI sendiri menyarankan agar pemerintah perpanjangn PJJ demi keselamatan warga sekolah. Namun keputusan tersebut harus dibarengi dukungan infrastruktur dan pelatihan guru untuk PJJ.

Sementara itu, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud batal mengumumkan keputusan pembukaan sekolah pada pekan ini. "Tampaknya mundur lagi," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Muhammad Hamid lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.

Hamid sebelumnya menuturkan bahwa pembukaan sekolah hanya berlaku untuk daerah pada zona hijau. Sedangkan sekolah yang berada di zona kuning dan merah akan tetap melaksanakan PJJ.

Bunda bisa simak Atiqah Hasiholan bicara soal new normal di video berikut:  

[Gambas:Video Insertlive]



(jue/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi