TRENDING
45 Tahun Menikah, Pasangan Ini Cerai Gara-gara Istri Terobsesi Kucing
Yuni Ayu Amida | HaiBunda
Selasa, 09 Jun 2020 16:44 WIBBiasanya, alasan perceraian terjadi dalam rumah tangga adalah akibat ketidakcocokan hingga hadirnya orang ketiga, Bunda. Namun, pasangan asal Singapura ini bercerai karena sang istri terobsesi memelihara kucing. Bagaimana ceritanya?
Kasus perceraian ini dilaporkan Media Singapura. Pada 21 Mei lalu, Hakim Sheik Mustafa Abu Hassan mengumumkan perceraian resmi dari pasangan yang telah menikah selama 45 tahun tersebut. Meski begitu, mereka sebenarnya telah berpisah selama 14 tahun terakhir.
Pasangan yang namanya tak ingin disebut itu dilaporkan menikah pada 1975 silam dan memiliki tiga anak dari perkawinan mereka. Sejumlah kejadian dan alasan perceraian diungkap sang suami, tapi yang paling tak biasa adalah obsesi istrinya terhadap kucing.
Ketika membaca putusannya, Hakim Abu Hassan mengatakan bahwa masalah perkawinan pasangan itu dimulai pada 1997, ketika sang istri mengembangkan obsesi terhadap kucing. Almarhum ibunya diduga muncul dalam mimpi sang istri dan menyuruh dia bersikap baik pada kucing. Wanita itu pun mulai percaya bahwa merawat hewan yang terlantar adalah satu-satunya cara untuk 'menyeberang ke surga'.
Ketika obsesi wanita itu tumbuh, dia mulai berkeliling memberi makan kucing-kucing liar dan membawa pulang beberapa dari mereka. Ini berlangsung selama bertahun-tahun. Dan ketika rumah mereka jadi bau karena banyaknya kucing liar, kesabaran sang pria pun mulai menipis.
"Kucing-kucing ini menciptakan gangguan. Mereka berkeliaran di sekitar rumah dengan bebas. Mereka tidak dilatih di toilet dan akan buang air kecil dan besar sembarangan," kata hakim, dilansir Oddity Central.
Hakim juga menerangkan, rumah keluarga tersebut pun sampai bau kotoran kucing, dan menyebabkan banyak tetangga mengeluh. Bahkan polisi dan pihak berwenang datang untuk memperingatkan sang istri. Meski begitu, dia tidak menghentikan koleksi kucingnya.
Akibat tidak bisa tidur di kasurnya karena terus menerus 'ternoda' oleh kucing, sang suami akhirnya tidur di atas tikar. Namun pada 2003, semuanya menjadi terlalu berat untuk ditanggung, sang suami pun merasa tak punya pilihan selain memanggil polisi. Tetapi para polisi mengatakan kepadanya bahwa ini adalah masalah rumah tangga dan tidak ada yang bisa mereka lakukan.
Sang suami pun mulai menghindari istrinya sebisa mungkin, dan berhasil bertahan hingga 2006. Namun sebuah insiden yang membuatnya semakin muak terjadi. Saat bangun tidur dan menemukan bahwa salah satu kucing itu mengencinginya, ia pindah dari rumah tersebut dan pergi untuk tinggal dengan saudaranya.
Hakim juga menyebut insiden lain yang semakin mengikis hubungan pasangan itu, seperti fakta bahwa istrinya mengambil beberapa ratus ribu dolar dari rekening pensiun sang suami. Tetapi masalah utama pada awalnya memang disebabkan oleh obsesi sang istri pada kucing.
Sang istri telah mencoba untuk mengulur waktu perceraian, sebagai upaya untuk mencegah harus membagi rumah mereka. Tetapi Hakim Sheik Mustafa Abu Hassan merasa seperti tidak ada kemungkinan untuk rekonsiliasi, terutama setelah lebih dari satu dekade pemisahan.
"Saya mempertimbangkan kemungkinan rekonsiliasi. Saya menemukan bahwa tidak ada. Sikap para pihak sama sekali tidak berkompromi; sang suami bersikeras untuk mengakhiri pernikahan, dan sang istri dengan keras menolak untuk mengakhiri pernikahan," jelas hakim.
"Pasangan itu secara sadar berpisah satu sama lain selama 15 tahun. Itu adalah periode yang panjang. Tidak ada bara cinta atau kasih sayang yang tersisa untuk dinyalakan kembali."
Wah, ada-ada saja kisahnya ya, Bunda.
Simak juga pesan bijak Lenna Tan dalam video ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Rafael Tan Tepis Isu Jadi Penyebab Perceraian Ari Wibowo dan Inge Anugrah
Desta Resmi Gugat Cerai Natasha Rizki, Ini Perkara yang Diajukan
Nikah Lebih dari 30 Thn, Ibunda Alyssa Soebandono Gugat Cerai Suami
Curhat Jenita Janet, 9 Tahun Tak Dinafkahi Saat Cerai Dituntut Harta Gono-gini
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cuaca Panas Bikin Tenggorokan Nggak Nyaman? Ini Pilihan Minuman Pereda Panas Dalam
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif