HaiBunda

TRENDING

Surat Terbuka Zita Anjani ke Menteri Nadiem: Minta Panduan Belajar New Normal

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Minggu, 14 Jun 2020 12:32 WIB
Surat Terbuka Zita Anjani ke Menteri Nadiem: Minta Panduan Belajar New Normal/ Foto: Instagram @zitaanjani
Jakarta -

Melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi tantangan tersendiri, baik bagi orang tua, guru, bahkan anak. Hal inilah yang disuarakan oleh Inisiator Bunda Pintar Indonesia yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani. Sebagai seorang ibu dan pengajar, Zita membuat surat terbuka untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Zita Anjani menuliskan pendapatnya lewat media sosial Instagram. Dalam Instagram Story tersebut, Zita juga menandai akun Instagram Kemendikbud dan Nadiem Makarim.

"Saya ini seorang ibu, sekaligus seorang pengajar taman kanak-kanak," tulisnya.


Ia sudah tidak lagi membedakan cara menyayangi anak-anak kandungnya dan murid-muridnya. Menurut Zita, semua anak butuh dan ingin disayangi. Itu juga merupakan satu-satunya jalan untuk masuk ke dunia mereka.

Baginya, pendidikan bukan hanya soal hitung-hitungan, apalagi tentang berpikir kritis. Pendidikan lebih dari itu, anak-anak harus disayangi dalam berbagai situasi.

Namun, ketika pandemi corona ini, rasa sayang dan cinta guru tidak bisa diberikan lewat cara yang biasanya. Ia berharap, Mendikbud bisa mengatasi hal ini, Bunda.

"Banyak dari anak-anak sudah tidak lagi fokus dan tempramental dalam situasi ini di dalam rumah. Orang berada, mungkin, tidak lah terlalu sulit memenuhi keinginannya. Namun, orang-orang tua biasa yang harus menunggu BLT dari pemerintah, tentunya tidak akan mampu berpikir soal paket internet anaknya," kata Zita Anjani.

Surat terbuka Zita Anjani/ Foto: Instagram @zitaanjani

Zita berharap, Nadiem Makarim segera bertindak dan mengurangi beban yang anak-anak. Ia ingin mereka diberi kepastian supaya bisa tersenyum dan menghadirkan kembali dunia anak-anak.

Selain soal anak-anak murid, Zita juga mengharapkan panduan yang jelas untuk para pengajar. Ia ingin pengajar diberikan panduan untuk menjalankan metode pembelajaran jarak jauh.

"Sebagai pendidik, kami ingin ada panduan yang jelas untuk belajar jarak jauh, berapa jam harus belajar online, aplikasi yang digunakan apa, sampai berapa besar subsidi kuota internet," ujarnya.

Ibu sekaligus guru ini mengatakan, new normal jangan sampai menimbulkan new problem alias masalah baru serta diskriminasi baru. Para pengajar ingin anak-anak merasa dicintai dan tidak iri dengan temannya yang lebih berada.

"Besar harapan kami kepada Mas Menteri, semoga sehat selalu dalam bekerja. Anak-anak kami menantikan cinta dari Mas Menteri yang mereka sangat sayangi," tuturnya.

Lihat juga perubahan restoran di masa new normal berikut ini, Bunda:

(sih/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Kalimat dari Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Merasa Dirinya Selalu Salah hingga Dewasa

Parenting Kinan

Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?

Kehamilan Amrikh Palupi

Bayi Langsung Jalan Tanpa Merangkak, Normalkah?

Parenting Tiara Jasmine & Khaerul Anwar Mujtaba

Sering Pakai Tusuk Gigi? Waspadai Risiko yang Bisa Merusak Gusi

Mom's Life Pritadanes

Penyebab Preeklamsia yang Selama Ini Misterius Mulai Terungkap, Disebut jadi Harapan Baru

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

8 Kalimat yang Sering Diucap Orang dengan EQ Tinggi, Bikin Obrolan Lebih Hangat

Semakin Banyak Ibu Hamil yang Alami Tekanan Darah Tinggi, Apa Penyebabnya?

5 Kalimat dari Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Merasa Dirinya Selalu Salah hingga Dewasa

Sering Pakai Tusuk Gigi? Waspadai Risiko yang Bisa Merusak Gusi

Bayi Langsung Jalan Tanpa Merangkak, Normalkah?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK