HaiBunda

TRENDING

Waduh, Kim Jong Un Hukum Mati Rakyat yang Ketahuan Nonton Drama Korea

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 28 Jul 2020 07:35 WIB
Waduh, Kim Jong Un Hukum Mati Rakyat yang Ketahuan Nonton Drama Korea/ Foto: Istimewa
Jakarta -

Demam drama Korea alias drakor tampaknya bukan cuma terjadi di Indonesia, Bunda. Warga Korea Utara yang dipimpin Kim Jong Un ternyata juga suka menonton drama asal Negeri Ginseng itu.

Sayangnya, hubungan Korea Selatan dan Korea Utara yang memanas, membuat Kim Jong Un mengambil tindakan tegas terkait drakor. Ia dilaporkan bakal menghukum warganya yang ketahuan menonton drama Korea Selatan.

Menurut Express yang mengutip Radio Free Asia (RFA), sebuah video tersebar luas memperlihatkan warga Korea Utara dihukum kalau meniru kata-kata dan ungkapan populer dari drama atau film Korea Selatan. Video itu ditayangkan di semua lembaga pada awal Juli ini.


Video itu menunjukkan orang-orang ditangkap dan diinterogasi karena berbicara atau menulis dalam 'gaya Korea Selatan'. Belasan pria dan wanita dicukur rambutnya dan diikat ketika para penyidik menginterogasi.

"Menurut orang yang berbicara dalam video, 70 persen penduduk di seluruh negeri menonton film dan drama Korea Selatan," kata penduduk di provinsi Hamgyong Utara kepada RFA, dikutip dari New York Post.

Pembicara itu juga memperingatkan tentang, 'Budaya nasional kita yang memudar'. Sementara itu, orang dalam Korea Utara mengatakan pada RFA bahwa pihak berwenang akan menggunakan berbagai cara, termasuk memberikan hukuman yang lebih berat. Mereka juga akan memberikan pendidikan ideologis guna mencegah penyusupan budaya Korea Selatan.

Drama Korea Slow Burn Romance/ Foto: Istimewa

Melansir dari South China Morning Post, pada tahun 2013 lalu, Korea Utara telah mengeksekusi mati 80 orang yang ketahuan menonton acara TV Korea Selatan. Surat kabar Korea Selatan, JoongAng Ilbo mendapatkan informasi dari seorang otoritas Korea Utara yang mengklaim dekat dengan kementerian dalam negeri.

Sumber itu mengatakan, eksekusi dilakukan di tujuh kota pada bulan November. Di pelabuhan timur Wonsan, pihak berwenang mengumpulkan 10 ribu orang di stadion olahraga untuk menyaksikan eksekusi 8 orang dengan regu tembak.

Sebagian besar mereka dieksekusi atas tuduhan menonton drama Korea Selatan yang ilegal. Sisanya terkait dengan prostitusi.

"Rezim itu jelas takut dengan perubahan pola pikir masyarakat dan mengatasinya dengan mencoba menakuti," kata seseorang dari website North Korea Intellectual Solidarity.

Menonton film atau drama asing, terutama yang berasal dari Korea Selatan, merupakan pelanggaran serius di Korea Utara. Namun, praktik penyelundupan drama dan film ini semakin mudah dilakukan karena perkembangan teknologi.

Simak juga rahasia harmonis rumah tangga Donna Agnesia yang beda 6 tahun dengan suaminya, di video berikut:

(ank/kuy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Serunya Belajar Dapat Cuan dari Affiliate di Gathering Sister at Home

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK