TRENDING
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Kena OTT KPK, Begini Bisnis Istrinya
Asri Ediyati | HaiBunda
Sabtu, 27 Feb 2021 11:25 WIBKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menjaring Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Nurdin bersama lima orang lainnya ditangkap pada Jumat (26/2/2021) tengah malam, Bunda.
Penangkapan Nurdin Abdullah oleh KPK ini sangat mengejutkan. Nurdin sebelumnya dikenal sebagai pejabat yang bersih bahkan mendapatkan penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award pada 2017 saat menjabat Bupati Bantaeng.
Menurut informasi yang dihimpun, Nurdin diamankan bersama seorang pengusaha. Selain itu ada, 4 orang bawahannya yang turut diamankan tim KPK. Ada duit miliaran Rupiah yang diamankan oleh KPK saat menangkap Nurdin.
Kabar ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Ia membenarkan bahwa KPK melakukan OTT di wilayah Sulsel. Namun, pihaknya belum dapat memberikan penjelasan detail.
"Betul, hari Jumat tanggal 26 Feb 2021 tengah malam KPK melakukan giat melakukan tangkap tangan pelaku korupsi di wilayah Sulsel. Kami masih bekerja belum dapat memberikan penjelasan detail siapa saja dan dalam kasus apa," kata Nurul Ghufron, dikutip dari detikcom.
Jika ada pejabat ditangkap oleh KPK biasanya pasangannya juga disorot oleh publik. Kali ini, Liestiaty F Nurdin yang menjadi perhatian publik, Bunda.
Menjadi istri Gubernur Sulsel, Liestiaty F Nurdin diketahui menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan. Kegiatan Liestiaty F Nurdin dalam menggerakkan PKK di Sulsel juga cukup sering mendapat perhatian media.
Sosok Liestiaty begitu dihormati di kalangannya karena ia sendiri merupakan dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Hasanuddin Makassar, Bunda. Alumni University of Fukuoka, Jepang ini juga memegang posisi penting di berbagai organisasi. Apa saja posisi penting yang didudukinya?
Baca kelanjutannya di halaman berikut ya, Bunda.
Simak juga video pentingnya transaksi online saat pandemi:
POSISI PENTING LIESTIATY F NURDIN DI SEJUMLAH ORGANISASI