sign up SIGN UP search


trending

Waspadai 'Don't Search This Up' di TikTok, Isinya Akun Pornografi &Kekerasan

Mutiara Putri Selasa, 27 Apr 2021 10:42 WIB
Muncul tren TikTok 'don't search this up' yang ternyata menimbulkan masalah. Tagar tersebut dimanfaatkan untuk promosi akun porno dan penuh kekerasan.

Mengutip BBC News, ada sejumlah video pornografi hardcore yang ditampilkan sebagai foto profil akun TikTok. Ada pula rekaman pembunuhan pilot Yordania, Muadh al-Kasasbeh, oleh kelompok ISIS, yang dibakar sampai mati di dalam sebuah sel pada tahun 2015.

Akun yang melanggar ketentuan TikTok ini biasanya diberikan nama dengan huruf atau kata-kata yang acak. Akun tersebut tidak punya video lain selain video yang cuplikannya ia unggah sebagai foto profil. caption
Jakarta -

Kabar mengejutkan datang dari dunia TikTok, Bunda. Pasalnya beredar beberapa video yang ber-tagar 'don't search this up' yang ternyata menimbulkan banyak masalah. Video tersebut digunakan untuk mempromosikan akun pornografi dan kekerasan.

Melansir dari BBC News, tren 'don't search this up' ini telah menghasilkan lebih dari 50 juta video, Bunda. Karena itu, TikTok melarang tagar yang digunakan untuk mempromosikan profil dan menghapus videonya.

Tren ini mendorong orang-orang untuk berbuat iseng, Bunda. Mereka boleh mem-posting hal-hal paling kasar atau paling menjijikkan yang pernah ditemukan.


BBC News bahkan telah menemukan beberapa video pornografi hardcore yang dibagikan sebagai profil akun. Tak hanya itu, Bunda. Bahkan telah beredar video pembunuhan pilot Yordania, Muadh al-Kasasbeh, yang dibakar sampai mati oleh ISIS pada tahun 2015 silam.

Banner Gadis Depok Nikahi Bule BelandaBanner Gadis Depok Nikahi Bule Belanda/ Foto: Mia Kurnia Sari

Keprihatinan akan tren ini bahkan dirasakan oleh seorang remaja asal Jerman bernama Tom, Bunda. Ia mengatakan bahwa ia telah melihat video pornografi gore dan hardcore di TikTok dan sangat prihatin karena ada banyak anak-anak sebagai pengguna.

"Saya telah melihat pornografi gore dan hardcore dan saya sangat prihatin tentang ini karena begitu banyak anak yang menggunakan TikTok," jelas Tom.

"Saya merasa sangat mengkhawatirkan bahwa ada posting-an dengan jutaan tampilan yang secara khusus menunjukkan profil ini, namun perlu usia bagi TikTok untuk bertindak," sambung Tom.

Tak hanya itu, Tom juga mengaku telah melaporkan beberapa pengguna ke TikTok karena mem-posting sebuah video sensitif di profil mereka. Diketahui, para pengguna TikTok bisa memposting video sebagai identitas mereka, Bunda.

Tren tagar 'don't search this up' ini juga menarik perhatian para ahli, Bunda. Klik baca halaman berikutnya, ya.

Bunda, simak juga video cara tumbuhkan minat baca anak di era new normal berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



KATA AHLI TENTANG TREN 'DON'T SEARCH THIS UP'
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi