sign up SIGN UP search


trending

Cerita Pelajar RI Puasa Jerman, Puasa 17 Jam & Berbuka Sendirian

Annisa Afani Jumat, 30 Apr 2021 16:17 WIB
Middle Eastern Suhoor or Iftar meal caption
Jakarta -

Sebagai perantau, khususnya di negeri asing, pengalaman berpuasa menjadi pengalaman yang menarik serta penuh dengan tantangan ya, Bunda. Apalagi, jika negara yang ditempati memiliki iklim serta budaya amat berbeda dengan Tanah Air.

Berpuasa di negeri orang ini dialami oleh salah satu pelajar wanita asal Depok. Sebagaimana yang ia ceritakan, pengalamannya menjalani ibadah puasa di Jerman sangat berbeda dengan Indonesia, ia harus menahan diri lebih lama yakni 17 jam.

"Mulai puasanya itu setengah 4 imsak, terus buka sekitar jam 9 malam. Itu kan lebih lama daripada di Indonesia. Puasanya sekitar 17 jam," tutur Okta dikutip dari detikcom pada Kamis (29/4/2021).


Okta kini mengenyam pendidikan Gastronomi di Xanten, Jerman lewat jalur Ausbildung. Di sana ia tinggal bersama temannya dari Indonesia, namun ia menjalankan ibadah puasa sendirian. Di antara teman-temannya di sekolah, hanya Okta yang berpuasa.

"Di rumah ini ada 3 orang, orang Indo semua. Mereka kebetulan Kristen jadi enggak puasa, aku sendirian puasa. Sedih banget. Temen-temenku di sekolah semua Jerman kan jadi mereka cuman tau ada puasa aja. Jadi, bener-bener aku sendiri sih," ucapnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bunda, simak juga kisah kurir berhijab dari Indonesia yang kerja di AS. Puasanya pernah nyaris batal karena sesuatu, lho. Tonton video berikut, ya:asa Nyaris Pingsan karena...

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/AFN)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi