sign up SIGN UP search


trending

Berbuntut Panjang, Ini Kabar Terbaru Kasus Bocah Gowa yang Jadi Tumbal Pesugihan

Mutiara Putri Kamis, 09 Sep 2021 12:44 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak caption
Jakarta -

Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya, Bunda. Namun, hal ini justru tak diberikan oleh orang tua dari seorang anak berusia 6 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Sebuah video viral yang tersebar di media sosial memperlihatkan situasi saat jeritan terdengar. Diduga, jeritan itu berasal dari seorang anak perempuan berinisial AP yang dianiaya untuk pesugihan.

Kasus penganiayaan ini terjadi di sebuah rumah yang terletak di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (1/9/2021) sekitar pukul 13.30 WITA.


Mirisnya, penganiayaan yang tak hanya dilakukan oleh orang tua sang anak, Bunda. Namun, paman dan kakek dari anak perempuan malang ini juga turut berusaha untuk mencungkil matanya. Diketahui, motif dari perugihan ini adalah untuk mempelajari ilmu hitam, Bunda.

Banner Putri Ahok dan Puput

Ternyata, kasus penganiayaan ini bukanlah yang kali pertama. Sebelumnya, kakak AP, DD, tewas karena dicekoki air garam sebanyak dua liter.

Kasus ini pun semakin panjang dan melibatkan pihak kepolisian. Menurut Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman, penganiayaan pada AP menyebabkan luka berat, Bunda.

"Benar, penganiayaan anak di bawah umur mengakibatkan luka berat, dilakukan kedua orang tua korban. Motifnya diduga dia melakukan pesugihan, ilmu hitam dan halusinasi dengan melihat di mata korban ada benda sesuatu dan ibu korban mengambil dengan tangannya, mencongkel terhadap anak," kata Boby saat dimintai konfirmasi, Sabtu (4/9).

Ada beberapa fakta terbaru dari kasus penganiayaan dan pesugihan ini, Bunda. Berikut ini fakta-faktanya:

1. Orang tua korban diamankan

Setelah kejanian nahas itu, kedua rang tua korban sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Bunda. Pihak kepolisian pun masih mendalami motif pelaku.

"Ortu agak sulit diminta keterangan. Tapi kita amankan juga, ada kakek korban dan om. Kakek korban ini megang kaki dan om memegang rambut," kata Boby.

Polisi juga menjelaskan bahwa ada 4 orang yang terlibat dalam kejadian ini, Bunda. Mereka adalah ayah korban, ibu, paman, dan kakek korban. Kakek dan paman korban sudah jadi tersangka dan ditahan.

2. Orang tua korban jalani tes kejiwaan

Setelah videonya viral di media sosial, kini kedua orang tua korban dibawa ke RSJ Dadi Makassar untuk menjalani tes kejiwaan, Bunda. Polisi pun masih menunggu hasil pemeriksaannya.

"Kepada orang tua kenapa belum jadi tersangka? Sekarang mereka masih ada di rumah sakit Dadi dalam rangka observasi. RS Dadi belum berikan observasinya," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (6/9/2021).

Kira-kira apa lagi fakta terbaru dari kasus pesugihan dan penganiayaan ini ya, Bunda?

TERUSKAN MEMBACA KLIKĀ DI SINI.

Bunda, simak juga video kehidupan poliandri di Tibet berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(mua/som)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!