TRENDING
Penerima Vaksin Sinovac & Sinopharm Direkomendasikan WHO Divaksin Booster
Tim HaiBunda | HaiBunda
Rabu, 15 Dec 2021 12:01 WIBKabar terbaru bagi Bunda dan keluarga yang merupakan penerima vaksin COVID-19 Sinovac dan Sinophram. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) merekomendasikan orang dengan gangguan kekebalan tubuh atau penerima vaksin dengan jenis virus yang dimatikan agar segera menerima vaksin booster.
Adapun vaksin virus yang dimatikan antara lain Sinovac dan Sinopharm asal China.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (11/12/2021), rekomendasi tersebut muncul setelah Kelompok Ahli Penasihat Strategis pada Imunisasi (SAGE), mengadakan pertemuan untuk mengevaluasi vaksin booster COVID-19.
Ketua SAGE, Alejandro Cravioto, mengatakan bahwa vaksin memberikan perlindungan yang kuat terhadap penyakit parah, setidaknya selama enam bulan. Namun, data menunjukkan kekebalan berkurang terhadap orang dewasa yang lebih tua dengan penyakit parah, dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan.
"Kami mendukung pemerataan distribusi (vaksin) dan penggunaan dosis ketiga hanya pada mereka yang bermasalah kesehatan atau orang yang menerima vaksin inaktif," katanya.
Dikutip dari laman resmi United Nation, Sabtu (11/12/2021), WHO menuliskan orang berusia 60 dan lebih tua yang menerima vaksin Sinovac dan Sinopharm harus mendapatkan dosis ketiga meskipun penggunaan vaksin lain juga dapat dipertimbangkan tergantung pada pasokan dan akses.
"Ketika menerapkan rekomendasi ini, negara-negara harus bertujuan untuk memaksimalkan cakupan dua dosis pada populasi, dan setelah itu memberikan dosis ketiga, mulai dari kelompok usia tertua," kata mereka.
Saat ini, banyak negara telah meluncurkan program vaksinasi booster untuk orang tua dan orang-orang dengan masalah kesehatan. Bahkan, sejumlah negara memperluas vaksinasi seiring dengan kekhawatiran varian Omicron yang lebih menular.
Meski demikian, WHO telah mengingatkan pemberian vaksin dosis pertama harus menjadi prioritas dibandingkan booster, mengingat capaian vaksinasi di sebagian besar negara berkembang masih rendah.
Direktur Departemen Imunisasi WHO, Kate O'Brien, mengatakan vaksin COVID-19 memberikan perlindungan tambahan selama enam bulan setelah dosis terakhir, dengan beberapa pengurangan perlindungan dalam jumlah kecil, sedang.
Pada Oktober, Badan PBB mengatakan orang di atas 60 tahun yang menerima suntikan Sinopharm dan Sinovac harus mendapatkan dosis booster.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
(aci/fia)
Simak video di bawah ini, Bun:
Varian JN.1 Picu Kenaikan COVID-19 di Indonesia, ini Gejalanya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Catat Bun, Ini Panduan Booster Vaksin COVID-19 Menurut BPOM
Rekomendasi WHO Agar Penerima Vaksin Sinovac & Sinophram Divaksin Booster
WHO Catat Jakarta Alami Peningkatan Kasus COVID-19 Rawat Inap, Ketatkan Prokes Bun
Pemerintah Akan Mulai Program Vaksin COVID-19 Awal November, Info Penting Nih Bun
TERPOPULER
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia
Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua
Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026
Kisah Ratu Wilhelmina dan Penolakannya terhadap Kemerdekaan Indonesia
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026
Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Apakah Mengganti Santan dengan Susu Lebih Sehat? Begini Penjelasan Dokter Gizi
-
Beautynesia
Get The Look: Inspirasi Color Combo Outfit ala Linda Schulz, Kasual da Stylish!
-
Female Daily
3 Alasan Kenapa ‘Even if This Love Disappears Tonight’ Menarik Ditonton Meski Menyedihkan
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Jadi Evil Queen Disneyland, Wanita Ini Ungkap Alasan Pemecatan Mendadak
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog