aktivitas

Ada Cerita Spesial di Balik Foto 3 Bayi dengan Down Syndrome Ini

Asri Ediyati 18 Agu 2017
Ada Cerita Spesial di Balik Foto 3 Bayi dengan Down Syndrome Ini (Foto: Facebook /Nicholas Starr Photography) Ada Cerita Spesial di Balik Foto 3 Bayi dengan Down Syndrome Ini (Foto: Facebook /Nicholas Starr Photography)
Jakarta - Ulang tahun pertama anak bisa jadi momen spesial ya, Bun. Begitu juga untuk tiga bayi dengan down syndrome asal Boston ini. Di perayaan ulang tahun pertamanya, mereka punay cerita spesial.

Ketiga bayi itu bernama Harper, Mae dan Catherine dan baru-baru ini berulang tahun yang pertama. Uniknya, meski nggak punya hubungan saudara, ketiganya lahir di tiga hari yang berbeda berturut-turut. Nggak cuma itu, Harper, Mae, dan Catherine juga harus menjalani operasi jantung terbuka karena memiliki penyakit jantung bawaan.

Memang, cacat jantung umumnya terjadi pada anak-anak dengan down syndrome. Apalagi, kata ibu Harper, Michele McAdoo-Kalnicki, biasanya operasi ini dilakukan saat bayi berumur tiga bulan. Tapi, pada kasus Harper, Mae, dan Catherine, operasinya dilakukan sebelum umur mereka tiga bulan.

Baca juga: Curhat Ibu yang Memiliki Anak dengan Down Syndrome

"Harper gagal menambah berat badan setelah enam minggu lahir. Ini gejala umum cacat jantung bawaan. Saya tak punya pilihan kecuali memutuskan Harper dioperasi," kata Michele, dikutip dari Today.

Hal serupa dialami Mae. Meski sejak di kandungan dia sudah diprediksi akan mengalami down syndrome, tapi sang ibu, Cristina Colanti mengaku nggak nyangka anaknya akan menjalani operasi secapt itu dan harus dirawat di RS cukup lama.

Sedangkan Catherine, dioperasi saat umurnya sepuluh minggu dan dirawat selama 80 hari. Siapa sangka, ketiga bayi itu dirawat di bangsal yang sama. Beberapa waktu kemudian, ketiag ibu ini dipertemukan organisasi non profit Julia's Way untuk melakukan sesi foto dengan Nicole's Starr Photography dalam proyek foto kalau bayi down syndrome juga bisa melakukan hal lain seperti bayi normal.

Baca juga: Mereka yang Sukses Menorehkan Prestasi Meski Lahir dengan Down Syndrome

"Senang rasanya saat menemukan ibu yang punya pengalama sama dengan saya. Kami saling mendukung dan merekomendasi terapis dan dokter," kata Aimee.

Sementara Kristina senang sekali ketika ulang tahun pertama putrinya dirayakan bersama anak lainnya, yang mengalami hal serupa. Kata Kristina, bayi-bayi ini sudah berjuang sejak lahir dan kenapa nggak mereka merayakan ultah pertamanya dengan suasana meriah?

Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit (RS) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr Widya Dwi Astuti, Sp.OG, down syndrome muncul bukan karena faktor keturunan. Namun, kelainan ini disebabkan adanya kromosom 21 rangkap tiga atau disebut dengan trisomi 21. Dengan kata lain, down syndrome disebabkan adanya kelainan di kromosom nomor 21.

Down syndrome merupakan kelainan genetik bawaan yang menyebabkan gangguan pada tumbuh kembang anak. Kelainan ini dicirikan antara lain wajah yang khas seperti ras Mongoloid. Karena itu, down syndrome sering juga disebut Sindrom Mongolisme, demikian dikutip dari detikHealth.

Seperti anak lainnya, anak-anak dengan down syndrome juga bisa punya kehidupan yang berkualitas kok. Misalnya aja Laura Green dari London yang punya perusahaan aksesoris dan Connie-Rose Seabourne, balita dengan down syndrome yang jadi model balita.


(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi