aktivitas

Trik Agar Anak Gampang Tidur Siang

Melly Febrida 12 Jan 2018
Ilustrasi anak tidur siang/ Foto: thinkstock Ilustrasi anak tidur siang/ Foto: thinkstock
Jakarta - Sudah waktunya bobo siang alias tidur siang, tapi si kecil masih aja sibuk main. Alhasil, kita heboh membujuk bahkan mengejar-ngejar si kecil supaya mau dikelonin. Pernah berada di situasi kayak gini?

Kalau saya ya, Bun, sampai menggendong si kecil untuk memboyongnya ke tempat tidur. Ya, walaupun kadang dia berontak sih. Giliran si kecil sudah di kasur, malah loncat-loncatan seperti nggak niat tidur siang. Aduh, pusing deh kepala bunda. Nak. Jangan-jangan, anak-anak saya termasuk anak yang memang suka menolak tidur siang, nih.

Padahal, menurut situs Sleep for Kids, aktivitas tidur pada anak menjadi salah satu hal yang vital untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Kalau kata Ronald D Chervin, MD, Direktur Michael S Aldrich Sleep Disorders Laboratory di Ann Arbor, anak-anak yang waktu tidurnya cukup dengan kualitas baik jarang memiliki masalah perilaku. Makanya, bisa dikatakan tidur siang yang berkualitas bagi anak sama pentingnya dengan tidur di malam hari.

"Penting bagi orang tua untuk menumbuhkan kebiasaan tidur yang tepat untuk anak, termasuk kebiasaan tidur siang," kata Ronald dikutip dari buku 'Parents Guide Growing Up Usia 2 Tahun'. Tapi kita perlu ingat kalau kebutuhan tidur siang anak-anak berbeda, Bun, tergantung golongan usianya.

Nah, berikut waktu tidur yang mestinya dipenuhi anak menurut golongan usia:
0-2 bulan: 10,5-18 jam
2-12 bulan: 14-15 jam
1-3 tahun: 12-14 jam
3-5 tahun: 11-13 jam
5-12 tahun: 10-11 jam

Nah, kurang dari sepertiga durasi tidur anak adalah waktu tidur siang dan sisanya durasi tidur malam. Kalau masa peralihan durasi tidur siang dari dua kali menjadi satu kali biasanya mulai usia 15-18 bulan. Nah, kalau dipikir-pikir kenapa anak menolak tidur siang ya? Ternyata, Bun, anak ogah tidur siang karena khawatir kehilangan kesempatan bermain, terutama kalau situasi di sekililingnya sangat kondusif untuk bermain. Nah, kalau anak menolak tidur, kita bisa menjelaskan bahwa setelah tidur ia boleh melanjutkan bermainnya.

"Anda tidak bisa memaksa anak untuk tidur siang. Memaksa anak untuk tidur siang malah akan membuatnya makin bersikeras untuk menolak," kata Robert W Sears, MD, dokter spesialis pediatri yang juga pengarang buku 'The Baby Sleep Book'.



Kata pria yang akrab disapa dr Bob ini, cara yang paling tepat agar anak mau tidur siang adalah mengkondisikan sedemikian rupa agar anak bisa tidur dengan sendirinya, Bun. Caranya bagaimana? Nih dia:

1. Jadikan Rutinitas

Bunda bisa menjadwalkan tidur siang sebagai agenda rutin sehari-hari anak. Ini bisa membuat anak terbiasa dengan pola tidur siang. Jadi, kalau anak terbiasa tidur pada jam tertentu, ia akan mengantuk dengan sendirinya.

2. Ciptakan Kondisi yang Mendukung

Beberapa menit sebelum tidur siang, buat kamar dalam kondisi nyaman dan nggak terlalu terang karena lampu atau sinar matahari. Sebisa mungkin matikan televisi atau apapun yang bisa mengganggu proses tidur anak. Semakin sunyi, semakin cepat anak tertidur.

3. Ciptakan Tidur Siang yang Positif

Coba deh, Bun, jangan jadikan tidur siang sebagai hukuman karena ini malah membuat anak berpikir tidur siang adalah hasil perbuatannya yang nggak baik serta bukan kebiasaan yang baik. Supaya suasana makin positif, bisa juga nih kita mendongeng untuk anak. Ingat, mendongeng nggak cuma dilakukan di malam hari kok karena kita juga bisa melakukannya di siang hari. Pilihkan satu cerita dan biarkan anak ngantuk sampai akhirnya terlelap di tengah cerita.



4. Temani Anak Tidur

Tidur siang nggak hanya penting buat si kecil, tapi juga bagi Bunda. Untuk itu, boleh banget kalau sesekali Bunda menemani anak tidur karena anak akan tenang kalau tahu sang bunda menemaninya.

Oh iya, Bun, kalau ada yang bilang tidur siang kelamaan nanti malamnya susah tidur itu mitos ya. Para ahli sudah membantahnya. Tidur siang dan malam sama-sama dibutuhkan. Tidur siang malah akan membuat anak tidur nyenyak di malam hari.

Selain itu juga tentang anak yang terlalu lelah cenderung tidur lebih lama dan berkualitas sehingga nggak perlu tidur siang pun keliru, Bun. Yang benar, anak yang kelelahan malah kehilangan tidur yang baik di malam hari. Kenapa? karena hormon adrenalin yang terbentuk membuat tidurnya jadi gelisah. Alhasil di malam hari anak bukannya tidur nyenyak tapi malah jadi gampang terbangun.

Bunda sendiri punya trik khusus nggak sih supaya si kecil gampang tidur siang? (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi