aktivitas

Keren! Saat Anak-anak dengan Disabilitas Jadi Model

Asri Ediyati 20 Feb 2018
Keren! Saat Anak-anak dengan Disabilitas Jadi Model / Foto: Istimewa Keren! Saat Anak-anak dengan Disabilitas Jadi Model / Foto: Istimewa
Jakarta - Model anak-anak mungkin sudah biasa kita lihat. Tapi, bagaimana kalau model anak-anak tersebut adalah penyandang disabilitas? Enam anak difabel ini diperkenalkan sebagai model untuk kampanye busana terbaru River Island, merek pakaian asal Inggris.

Anak-anak yang menjadi model berumur tiga sampai 10 tahun dan telah didiagnosis dengan berbagai kondisi berbeda, termasuk Down Syndrome, cerebral palsy dan masalah penglihatan. Mereka menjadi model untuk desain terbaru dari River Island Kids. Disebutkan, kampanye terbaru ini untuk merayakan keragaman.

Semua model diwakili oleh Zebedeus Management, yang mengkhususkan diri bekerja dengan para penyandang disabilitas. Di antara model cilik tersebut adalah si kecil Lois Groom yang umurnya 10 tahun dari Ware Hertfordshire. Lois lahir dengan sindrom 18q deletion, kondisi yang sangat langka dan hanya memengaruhi satu dari 40.000 anak-anak. Sindrom ini dapat menyebabkan berbagai macam gejala.


Keren! Saat Anak-anak dengan Disabilitas Jadi Model Lois Groom/ Foto: River Island

Lois tuli saat dia lahir, tapi sekarang sudah bisa mendengar berkat implan. Karena kondisinya, Lois jadi lebih gampang capek dan kesulitan belajar juga terlambat berbicara (delayed speech).

Saat pemotretan Lois tampak sangat nyaman di depan kamera. Dia tersenyum lebar saat berpose dengan jas jaket suede pink. Ia bergaya dengan menyelipkan tangan ke saku celananya bak model profesional. Keren deh!



"Saya sangat bangga dengan Lois. Dia benar-benar senang berada di depan kamera dan gayanya sangat natural. Semua orang telah mengatakan bahwa dia harus menjadi model sejak dia masih bayi," ujar sang ibu, Dawn Groom dikutip dari Daily Mail.

Kata ibunya, Lois gampang banget capek sehingga sulit baginya untuk mengikuti aktivitas di klub dan hobinya. Tapi, modelling adalah pilihan yang tepat bagi Lois karena menyenangkan dan nggak membuatnya beraktivitas terlalu lama.

Sementara itu, ibu dari Cora Bishop yang berusia enam tahun dari Wrexham di North Wales dan lahir dengan Down Syndrome, mengatakan putrinya adalah gadis cilik yang sangat girly dan suka didandani untuk syuting.

"Kami senang bahwa River Island menggunakan model penyandang disabilitas. Kami berharap merek lain akan mengikuti River Island dan memastikan bahwa kampanye mereka lebih mewakili masyarakat kita yang beragam. Kami ingin keragaman disabilitas menjadi norma dalam periklanan dan bisa diwujudkan," ujar Laura Johnson dan Zoe Proctor, dari Zebedeus Management, dikutip dari Independent.

Seorang juru bicara River Island bilang, musim semi ini mereka merayakan 30 tahun River Island dengan kampanye positif #LABELSAREFORCLOTHES untuk merayakan individualitas.

"Kami meluncurkan kampanye anak-anak pada tanggal 12 Februari dengan model anak-anak yang telah diseleksi mulai dari umur 2-11 tahun dengan kepribadian masing-masing yang unik. Model-model itu dipilih untuk kampanye tersebut guna mencerminkan keragaman pelanggan kami," ujar seorang juru bicara River Island.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi