HaiBunda

HAIBUNDA SQUAD

Lebih Baik Mana, Bikin Susu dengan Air Kemasan atau Air Ledeng?

Zika Zakiya   |   HaiBunda

Kamis, 21 May 2020 15:42 WIB
Ilustrasi anak minum susu/Foto: iStock
Jakarta -

Susu untuk anak diberikan untuk menambah gizi dan memperkuat daya tahan tubuhnya. Bahan utama pembuat susu, selain susu itu sendiri, tentu saja adalah air.

Air merupakan unsur penting dalam tubuh anak karena bisa membantu fokusnya di sekolah. Mengingat air tidak diproduksi di dalam tubuh manusia, maka adalah tugas Bunda untuk memastikan anak terhidrasi dengan baik.


Pertanyaan ini muncul alam sesi Kuliah WhatsApp HaiBunda bersama AQUA, Rabu (20/02/2020) dalam tema 'Hidrasi Sehat untuk Keluarga Sehat di Bulan Ramadhan'. Hadir sebagai narasumber adalah dr. Bernie Endyarni Medise, SpA(K),MPH dari Divisi Tumbuh Kembang - Pediatri Sosial Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM.


Kembali ke susu, jika demikian, mana lebih baik untuk air pembuat susu anak? Lebih baik air kemasan atau air ledeng? Berikut kutipannya, Bun:

"1. Apakah aman memberikan anak minum air kemasan untuk membuat susu maupun mpasi nya seperti Aqua?
 2. Apa bedanya air kemasan dengan air rebus biasa dan apakah ada efek jangka panjang jika mengkonsumsi air minum kemasan?" Melda, 30, Jakarta.

Ilustrasi anak minum susu/ Foto: iStock

Jawab:
1. Air minum kemasan seperti AQUA aman diberikan pada bayi untuk menambahkan pada pembuatan susu maupun pembuatan MPASI. Biasanya dalam membuat susu formula pada bayi dibutuhkan air bersuhu sekitar 70 C untuk membunuh bakteri yang mungkin masih ada pada susu bubuk. Setelah itu dapat ditambahkan air minum kemasan agar susu tidak terlalu panas.


2. Air rebus biasa merupakan air dari ledeng, sungai atau lainnya yang direbus terlebih dahulu agar terjamin dapat mematikan kuman yang berbahaya. Efek jangka panjang air rebusan seharusnya tidak ada, jika kualitas air terjamin cukup baik seperti tidak mengandung kandungan yang berbahaya seperti logam tertentu.

Air kemasan yang baik, tidak mengandung zat berbahaya, sehingga tidak memiliki efek jangka panjang yang buruk bahkan diharapkan justru memberikan efek jangka panjang yang baik.

Semoga jawaban tadi membantu ya, Bun. Simak juga video di bawah ini mengenai cara mengenal berbagai macam jenis susu.



(ziz/ziz)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Marshanda Ungkap Sisi Manis Ben Kasyafani ke Anak, Tak Ingin Sienna Fatherless

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian Orang yang Tak Mau Mengangkat Telepon dari Nomor Tak Dikenal

Mom's Life Melly Febrida

Bukan Pola Asuh, Studi Terbaru Temukan Risiko Autisme pada Anak Disebabkan Genetik

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Cara Mengenali Anak yang Terlalu Sensitif, Ada 2 Tanda yang Perlu Diketahui Orang Tua

Parenting Azhar Hanifah

Pulang dari Australia, Rini Yulianti Langsung Kumpul dan Kompak Lari Bareng Ririn Ekawati

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Hamil 22 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

150 Nama Bayi Terinspirasi dari Alam Semesta dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

Marshanda Ungkap Sisi Manis Ben Kasyafani ke Anak, Tak Ingin Sienna Fatherless

Bukan Pola Asuh, Studi Terbaru Temukan Risiko Autisme pada Anak Disebabkan Genetik

Ciri Kepribadian Orang yang Tak Mau Mengangkat Telepon dari Nomor Tak Dikenal

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK