HaiBunda

HAIBUNDA SQUAD

Mengenal Vaginoplasty, Prosedur Pengencangan Vagina dan Bagaimana Efeknya

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Rabu, 02 Jun 2021 21:45 WIB
Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/andrei_r
Jakarta -

Setelah melahirkan, Bunda mungkin merasakan berbagai perbedaan dalam tubuh. Salah satunya adalah perubahan pada vagina, terutama apabila Bunda melahirkan secara spontan atau pervaginam.

Setelah Bunda melahirkan, otot-otot dan tendon dalam vagina akan meregang secara maksimal, Bunda. Namun, sebetulnya seiring dengan berjalannya waktu otot yang meregang akan kembali lagi, hanya saja tidak sama seperti sebelum melahirkan.

Berdasarkan kondisi ini, ada sebuah prosedur medis yang disebut vaginoplasty. Prosedur ini diperuntukkan untuk Bunda yang ingin mengembalikan vagina seperti saat sebelum melahirkan.


Dokter Puti Adla Runisa, B.Med.Sc, Sp.BP-RE, menjelaskan bahwa metode vaginoplasty merupakan suatu prosedur yang bertujuan untuk mengencangkan vagina, Bunda. Terlebih untuk Bunda yang baru saja melahirkan secara spontan.

"Vaginoplasty itu suatu prosedur yang dilakukan yang tujuannya mengencangkan vagina," jelas dokter yang akrab disapa dr. Adla ini pada Instagram Live bersama HaiBunda pada Selasa (1/6/2021) kemarin.

Tak hanya itu, dr. Adla juga mengatakan bahwa banyak yang salah kaprah dengan prosedur vaginoplasty ini, Bunda. Banyak yang mengatakan bahwa pengencangan yang dilakukan adalah pada 'pintu' vagina, yang faktanya adalah pengencangan dilakukan pada liang vagina.

"Banyak orang yang suka salah persepsi terhadap pengencangan vagina tersebut karena yang dipikir adalah pintunya. Tapi sebenarnya yang kita bicarakan di sini bukan pintunya tapi liangnya," kata dr. Adla.

Dampak vaginoplasty terhadap kehidupan seksual

Pada kesempatan yang sama, dr. Adla juga menjelaskan bahwa ada beberapa perubahan dan efek samping yang terjadi setelah Bunda melakukan vaginoplasty, Bunda. Salah satunya adalah perubahan saat Bunda melakukan hubungan seks dengan suami.

"Efek sampingnya (vagina meregang setelah melahirkan) tentunya dalam berhubungan. (Vagina) meregang tentu bisa mempengaruhi kualitas dalam berhubungan (seksual) kita dengan pasangan," ungkap dokter Spesialis Bedah Plastik di RS Tarakan ini.

"Jadi yang diharapkan setelah kita melakukan vaginoplasty ini ya akan lebih berasa untuk pasangannya dan juga untuk perempuannya lebih bisa mendapatkan pleasure dari situ," sambungnya.

Selain itu, dr. Adla menjelaskan bahwa Bunda yang melakukan proses melahirkan secara sesar tidak terlalu mempengaruhi peregangan pada vagina, Bunda. Peregangan pada vagina akan lebih terlihat pada Bunda yang melahirkan secara normal atau Bunda yang sudah melahirkan lebih dari dua kali.

"Indikasinya sih sebenarnya orang-orang yang melahirkan normal lebih dari dua kali. Ada yang bayinya besar banget dan proses melahirkannya lama di (waktu) pertama kali melahirkan. Itu juga bisa," imbuhnya.

(mua/mua)

Simak video di bawah ini, Bun:

Vaginoplasty Ternyata Bisa Memengaruhi Kualitas Hubungan Seks

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK