HAIBUNDA SQUAD
Mengenal Popiyo Pelopor Keripik Hati Ayam untuk Anak, Berawal dari Kekhawatiran Seorang Bunda
Tim HaiBunda | HaiBunda
Rabu, 02 Sep 2026 18:40 WIBMemilih snack atau jajanan untuk anak memang butuh banyak pertimbangan. Sebagai Bunda, kita perlu memperhatikan apa saja kandungan nutrisi yang terdapat dalam jajanan tersebut, rasanya, dan berbagai kekhawatiran lainnya.
Berawal dari keresahan sederhana seorang Bunda terhadap pilihan jajanan anak, muncullah ide untuk membuat Popiyo. Brand yang satu ini menghadirkan Keripik Hati Ayam sebagai alternatif camilan yang praktis, lezat, dan dibuat dari bahan-bahan alami untuk anak-anak di Indonesia. Dengan mengusung konsep camilan sehat untuk anak dan keluarga, Popiyo diformulasikan tanpa gluten, MSG, pengawet, maupun pewarna buatan.
Produk Keripik Hati Ayam Popiyo juga mengandung zat besi dan protein serta vitamin, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan camilan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Produk ini dapat dikonsumsi oleh anak usia 1 tahun ke atas dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan pola makan masing-masing anak.
Berawal dari kekhawatiran seorang Bunda
Di balik lahirnya Popiyo terdapat cerita personal yang dekat dengan kehidupan banyak orang tua. Sebagai seorang ibu, founder Popiyo memiliki kekhawatiran terhadap kebiasaan anak mengonsumsi jajanan yang menurutnya kurang alami. Kekhawatiran tersebut semakin besar ketika melihat anak mudah sakit dan membutuhkan asupan nutrisi, termasuk zat besi dalam kesehariannya.
Di tengah banyaknya pilihan ultra-processed food (UPF) yang mudah ditemukan, muncul keinginan untuk membuat camilan sendiri yang lebih sederhana dan menggunakan bahan-bahan yang lebih alami.
Awalnya, Keripik Hati Ayam tersebut dibuat hanya untuk konsumsi pribadi dan keluarga. Tidak ada rencana besar untuk menjadikannya sebuah bisnis. Namun, respons orang-orang terdekat ternyata berbeda dari yang diperkirakan.
Banyak yang mencoba dan menyukai rasanya. Permintaan untuk dibuatkan kembali pun mulai berdatangan. Dari sinilah muncul ide untuk membawa produk tersebut ke lebih banyak keluarga dan menjadikannya sebuah brand.
Lahirnya Popiyo kemudian tidak hanya didorong oleh peluang bisnis, tetapi juga oleh keinginan untuk menghadirkan alternatif camilan yang dapat dinikmati anak-anak dan keluarga.
Nama Popiyo terinspirasi dari celotehan anak
Nama Popiyo sendiri memiliki cerita yang sangat personal, Bunda. Nama tersebut terinspirasi dari celotehan anak dari sang pemilik yang sejak awal menjadi salah satu sumber inspirasi lahirnya produk ini.
Oleh karena itu, Popiyo memiliki makna yang lebih dari sekadar sebuah nama brand. Di baliknya terdapat cerita keluarga, keresahan seorang ibu, dan keinginan untuk menciptakan sesuatu yang dapat dinikmati oleh anak-anak dengan cara yang lebih baik.
Semangat tersebut kemudian menjadi bagian dari identitas Popiyo: menghadirkan camilan anak yang tidak hanya memperhatikan rasa, tetapi juga bahan dan nilai nutrisi yang terkandung di dalamnya.
Keripik Hati Ayam Popiyo dibuat dengan pendekatan yang berfokus pada penggunaan bahan-bahan alami. Produk ini memiliki beberapa karakteristik utama, yaitu:
- 100% natural ingredients
- Gluten free
- No MSG
- No preservatives
- No artificial coloring
- Mengandung zat besi
- Mengandung protein
- Mengandung vitamin
- Cocok dikonsumsi anak usia 1 tahun ke atas
Hati ayam dipilih sebagai bahan utama karena merupakan salah satu sumber zat besi dan protein. Popiyo kemudian mengolahnya menjadi bentuk keripik yang lebih praktis dan menarik bagi anak.
Dengan konsep tersebut, Popiyo ingin memperkenalkan bahwa sumber nutrisi tidak selalu harus hadir dalam bentuk makanan utama. Camilan pun dapat menjadi bagian dari pilihan makanan sehari-hari keluarga.
Dari dapur rumah hingga tersebar di berbagai toko
Perjalanan Popiyo berkembang secara bertahap. Produk yang pada awalnya dibuat untuk kebutuhan keluarga sendiri, kemudian mulai dikenal melalui rekomendasi dari orang ke orang.
Seiring meningkatnya permintaan, Popiyo mulai memperluas distribusinya dan saat ini telah tersedia di berbagai toko dan tempat yang dekat dengan keluarga serta kebutuhan anak.
Pertumbuhan tersebut menjadi bukti bahwa kebutuhan terhadap pilihan camilan anak yang praktis sekaligus memiliki perhatian terhadap bahan dan nutrisi semakin mendapat perhatian dari para orang tua.
Memperluas kolaborasi bersama HaiBunda
Tidak hanya fokus pada penjualan produk, Popiyo juga aktif membangun hubungan dengan komunitas serta berbagai tempat yang memiliki ekosistem keluarga dan anak.
Popiyo telah beberapa kali bekerja sama dengan komunitas parenting, tempat aktivitas anak, hingga institusi yang memiliki perhatian terhadap tumbuh kembang anak.
Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam berbagai kegiatan dan aktivitas yang mempertemukan Popiyo dengan keluarga, khususnya para orang tua dan anak.
Kehadiran Popiyo dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya brand untuk tidak hanya dikenal sebagai produk makanan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem keluarga dan komunitas parenting.
Perjalanan Popiyo terus berkembang. Saat ini, Popiyo juga tengah menjalin kerja sama dengan HaiBunda, salah satu platform dan komunitas parenting besar di Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah Popiyo untuk memperluas jangkauan dan memperkenalkan konsep camilan anak berbahan alami kepada lebih banyak keluarga di Indonesia.
Bagi Popiyo, membangun brand di kategori makanan anak bukan hanya mengenai menciptakan produk yang disukai anak. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab untuk terus memberikan informasi dan menghadirkan pilihan yang dapat membantu orang tua dalam menentukan camilan bagi keluarganya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Resep Sosis Gulung Mie, Camilan Favorit Anak Saat Liburan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kesepian hingga Burnout, Ini Alasan Bunda Perlu Punya Lingkaran Pertemanan Baru
Hijabers Community Hadirkan Soulful Journey: From Self-Love to Divine Ridha
Ratusan Bunda Hadiri MomFest 2025 di Bekasi, Ada Sesi Sharing yang Menyentuh
Keseruan Perayaan 5th Anniversary Komunitas MomToMoms Sharing
TERPOPULER
Sempat Dinyatakan Sembuh, Nunung Kembali Idap Kanker Ganas di Tubuhnya
Bayi Suka Menatap Lampu, Benarkah Tanda Autisme?
Rumah Tasya Farasya Retak, Ini Penjelasan Eks Kontraktor soal Pembangunannya
BMKG Peringatkan Kekeringan di Sejumlah Wilayah RI, Ini Daerah yang Terdampak
Wabah Ebola Bikin Bumil Takut ke Rumah Sakit, Angka Kematian di Kongo Naik Hampir 70 Persen
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Diet setelah Melahirkan, Bunda Ini Turun 32 Kg usai Pangkas Makanan Tertentu
BMKG Peringatkan Kekeringan di Sejumlah Wilayah RI, Ini Daerah yang Terdampak
Bayi Suka Menatap Lampu, Benarkah Tanda Autisme?
Sempat Dinyatakan Sembuh, Nunung Kembali Idap Kanker Ganas di Tubuhnya
Rumah Tasya Farasya Retak, Ini Penjelasan Eks Kontraktor soal Pembangunannya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Wajah Terlihat Bertekstur setelah Pakai Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan
-
Beautynesia
5 Bahan Pelengkap Dapur yang Tinggi Kalori
-
Female Daily
4 Parfum Notes yang Cocok Jadi Parfum untuk Cuaca Panas, Wanginya Fresh!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
3 Cara Mudah Membedakan Rolex Asli dan Palsu, Lihat Mahkotanya
-
Mommies Daily
PIP Kemenag 2026 Tahap II Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Besaran Bantuan untuk Siswa MI hingga MA