moms-life
Diet setelah Melahirkan, Bunda Ini Turun 32 Kg usai Pangkas Makanan Tertentu
HaiBunda
Kamis, 05 Nov 2026 13:40 WIB
Daftar Isi
Bunda merasa kesulitan turun berat badan setelah melahirkan? Mungkin cara diet Bunda yang satu ini bisa menginspirasi.
Menurunkan berat badan setelah melahirkan menjadi perjalanan tersendiri bagi banyak Bunda di luar sana. Perubahan tubuh selama kehamilan hingga masa persalinan membuat sebagian Bunda ingin kembali mencapai berat badan ideal.
Kisah seorang Bunda sekaligus kreator konten asal Gurugram, India, bernama Deepti Harshana, mungkin bisa menginspirasi. Kisah dietnya menarik perhatian setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 32 kg dalam waktu 11 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, ia tidak mengandalkan pola diet yang rumit. Deepti justru memulai perubahan dengan mengurangi sejumlah makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Kemudian ia mengimbanginya dengan aktivitas fisik dan kebiasaan hidup sehat.
Melalui akun media sosialnya, Deepti membagikan perjalanan penurunan berat badan, mulai dari pilihan menu makanan hingga rutinitas olahraga. Dalam salah satu unggahan Instagram Reels, ia mengungkapkan lima kebiasaan makan yang ditinggalkan untuk membantu mengendalikan berat badan sekaligus mengurangi keluhan perut kembung.
Kisah diet setelah melahirkan turun 32 kg
Mengutip India Times, mari simak jenis makanan dan kebiasaan makan yang dikurangi Deepti selama menjalani program penurunan berat badan.
1. Kurangi minuman manis
Minuman dengan tambahan gula menjadi salah satu hal pertama yang dikeluarkan Deepti dari rutinitas hariannya. Ia mulai mengganti minuman manis dengan pilihan yang lebih sederhana, seperti air lemon, air kelapa, dan teh hijau.
Menurut pengalaman Deepti, konsumsi minuman manis turut berkontribusi terhadap penumpukan lemak dan retensi cairan. Kondisi tersebut dapat membuat wajah terlihat lebih sembap.
Mengurangi minuman manis juga bisa menjadi salah satu langkah untuk mengendalikan asupan kalori harian. Sebagai alternatif, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
2. Ganti roti tawar putih
Roti tawar putih juga termasuk makanan yang tidak lagi menjadi pilihan utama Deepti. Sebagai gantinya, ia beralih mengonsumsi roti gandum utuh, multigrain, sourdough, serta oatmeal.
Pilihan tersebut memberikan variasi sumber karbohidrat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan serat, terutama jika menggunakan produk gandum utuh. Meski demikian, bukan berarti roti tawar putih harus sepenuhnya dihindari saat diet. Kunci utamanya adalah memperhatikan porsi, kandungan nutrisi, serta keseimbangan makanan yang dikonsumsi sepanjang hari.
3. Batasi camilan kemasan
Kebiasaan mengonsumsi camilan kemasan juga mulai dikurangi Deepti. Ia menilai kandungan garam yang tinggi dalam sejumlah makanan ringan dapat membuat tubuh mengalami retensi cairan dan terasa lebih kembung.
Untuk menggantikan camilan tersebut, Deepti memilih makanan yang lebih sederhana, seperti kacang-kacangan, roasted chana atau kacang arab panggang, dan makhana (biji teratai yang biasa dijadikan camilan di India).
Pilihan camilan dapat memberikan asupan protein, serat, maupun nutrisi lainnya. Namun jumlah konsumsinya tetap perlu diperhatikan karena kacang-kacangan juga mengandung kalori yang cukup tinggi.
4. Kurangi makanan yang digoreng
Makanan cepat saji yang digoreng turut dikurangi dari menu harian Deepti. Ia lebih memilih menyiapkan makanan sendiri di rumah agar dapat mengatur bahan dan cara pengolahannya.
Beberapa menu alternatif yang dikonsumsinya, antara lain homemade wrap, paneer tikka atau olahan keju khas India yang dipanggang, chicken tikka, serta hidangan rumahan sederhana. Makanan rumahan memang lebih baik.
Dengan mengolah makanan sendiri bisa membantu seseorang lebih mudah mengontrol penggunaan minyak, garam, dan bahan tambahan lainnya. Selain itu, menu rumahan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi tubuh.
5. Hentikan kebiasaan makan camilan tengah malam
Bukan hanya jenis makanan, waktu makan juga menjadi perhatian Deepti selama menjalani program penurunan berat badan. Ia memutuskan untuk menghentikan kebiasaan ngemil pada tengah malam.
Menurutnya, makan tanpa memperhatikan rasa lapar, terutama menjelang tidur, berpotensi menambah asupan kalori harian tanpa disadari. Sebagai pengganti kebiasaan tersebut, Deepti memilih menikmati teh herbal sebelum tidur.
Meski demikian, camilan malam hari sebenarnya tidak otomatis menyebabkan kenaikan berat badan. Hal yang lebih penting adalah total asupan kalori dan kebutuhan energi tubuh dalam sehari.
Tips diet Deepti hingga turun 32 Kg dalam 11 bulan
Perubahan pola makan tersebut bukan satu-satunya hal yang dilakukan Deepti. Ia juga membangun rutinitas harian yang mendukung perjalanan penurunan berat badannya.
Deepti berusaha memenuhi kebutuhan cairan dengan minum sekitar 2 sampai 3 liter air setiap hari. Ia juga menjaga waktu tidur sekitar tujuh jam dan rutin berjalan kaki untuk meningkatkan aktivitas fisik.
Dalam keterangan unggahannya, Deepti turut mengingatkan bahwa mengurangi lima jenis makanan saja tidak otomatis membuat berat badan turun. Jadi, Bunda tetap perlu berada dalam kondisi defisit kalori, yakni mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada energi yang dikeluarkan tubuh, untuk menurunkan berat badan.
Meski demikian, kisah Deepti merupakan pengalaman pribadi. Pola makan yang berhasil diterapkan olehnya belum tentu memberikan hasil serupa bagi Bunda. Kebutuhan nutrisi, kondisi kesehatan, aktivitas, dan metabolisme setiap orang bisa berbeda.
Bagi Bunda yang ingin menurunkan berat badan setelah melahirkan, sebaiknya tidak terburu-buru membatasi makanan secara ekstrem. Terlebih jika masih dalam masa pemulihan persalinan atau menyusui, kebutuhan nutrisi dan energi tetap harus terpenuhi.
Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan pola makan dan aktivitas fisik yang sesuai. Dengan begitu, penurunan berat badan bisa dilakukan secara bertahap, aman, dan berkelanjutan tanpa mengorbankan kesehatan ibu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
5 Jenis Diet Paling Efektif untuk Turunkan Berat Badan dalam Seminggu
Mom's Life
Turun 21 Kg Dalam 6 Bulan, Ini Tips Diet Wanita Jaksel
Mom's Life
1,5 Bulan, Shanty Denny Sukses Pangkas Bobot 10 Kg dengan Makan 5 Kali Sehari
Mom's Life
7 Langkah Turunkan Berat Badan 10 Kg dalam 2 Bulan, Pakai Aturan 80-20
Mom's Life
5 Kebiasaan yang Dianggap Sehat Justru Buat Bunda Tambah Gemuk
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Inara Rusli Usai Jalani Program Diet, Berat Badan Turun hingga 20 Kg
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Diet ala Aktor Korea Kim Jae Young yang Berhasil Turun Berat Badan hingga 30 Kg
Sweet! Kimmy Jayanti Turun 10 Kg Dalam 6 Bulan Meski Dilarang Suami Diet
Ingin Berat Badan Turun? Ini Cara Diet Sehat Tanpa Menyiksa Tubuh