HaiBunda

KEHAMILAN

Bunda Hendak Program Hamil? Persiapan Ini Penting Dilakukan

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Minggu, 04 Mar 2018 11:01 WIB
Bunda Hendak Program Hamil? Persiapan Ini Penting Dilakukan/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Ikhtiar apa saja bisa kita lakukan untuk punya momongan, salah satunya menjalani program kehamilan. Nah, kalau Bunda Lagi program hamil, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dan diperhatikan nih, Bun.

Menurut dr Arie A Polim D Mas, SpOG(K) hal pertama yang harus kita lakukan adalah periksa ke dokter apakah ada kelainan atau tidak. Setelah itu pengecekan lain seperti ada TORCH atau tidak serta mengecek fungsi menstruasi.

"Baru menikah tapi siklus menstruasi tidak normal itu perlu segera periksa ke dokter," kata dr Arie dalam acara Pregnity Smart Sharing 'Getting Ready for Pregnancy', Prepare Your Body, Boost Your Fertility di Green House Co Work, Multivision Tower Jakarta Selatan, Sabtu (3/2/2018).


Selain itu dari faktor gizi dan asupan nutrisi juga harus seimbang, Bun. Ditambah menjaga berat badan yang ideal juga penting lho.

"Ukuran normal BMI (Body Mass Index)-nya adalah 20 hingga 25, ini berlaku untuk laki-laki dan perempuan," papar dr Arie.

dr Arie juga mengatakan kalau wanita sudah punya BMI normal maka ketika hamil berat badannya bisa naik 11-15 kg. Sementara itu, kalau Bunda termasuk wanita dengan BMI kurus, kenaikan bobot biasanya sampai 18 kg. Kalau Bunda termasuk kategori BMI gemuk kenaikan bobotnya sekitar 11 kg.



dr Arie menambahkan, calon ibu yang gemuk ketika hamil kenaikan berat badannya umumnya makin kecil. Jangan lupa, dalam mempersiapkan program kehamilan penting juga olahraga yang teratur, Bun.

Nah, untuk Bunda dan Ayah yang berencana punya anak laki-laki atau perempuan, dr Arie bilang itu tergantung sperma.

"Sperma itu kan ada yang X untuk wanita dan Y untuk laki-laki. Tinggal bagaimana kita memanipulasi supaya menjadi XX atau XY dengan cara pemilihan spermanya aja," ungkap dokter yang juga merupakan direktur IRSI (Indonesian Reproductive Science Instititute) ini.

Namun ada yang bilang nih, banyak makan sayur bisa ada tendensi punya anak perempuan dan banyak makan daging bisa ada tendensi punya anak laki-laki. Nah, kalau menurut Master of Human Embriology and Reproduction dari Valencia University, Spanyol, semua itu hanya mitos.

"Sampai sekarang hal begitu hanya mitos. Nggak ada hubungannya makan daging atau makan sayur akan lebih mungkin punya anak perempuan atau laki," tutur dr Arie.

Sedangkan kualitas sperma sendiri menurut dr Arie sangat dipengaruhi pekerjaan, kegemukan atau obesitas. Karena pada laki-laki yang obesitas hampir sebagian besar spermanya jelek namun belum tentu juga kalau kurus kualitas spermanya bagus.

"Intinya pekerjaan yang berhubungan dengan polusi, panas akan membuat sperma cepat mati," imbuh dr Arie.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Seseorang Punya EQ Rendah Dilihat dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

10 Foto Bayi Artis yang Viral karena Kelucuan Mereka

Parenting Nadhifa Fitrina

Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kena Pajak, Kok Bisa?

Mom's Life Amira Salsabila

Cairan Keluar dari Organ Intim saat Hamil, Kapan Harus ke Dokter?

Kehamilan Annisa Karnesyia

Kisah Pilu Ibu Hamil 7 Bulan Meninggal usai Alami Kontraksi & Jalan Kaki akibat Jalanan Rusak

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Seseorang Punya EQ Rendah Dilihat dari Kebiasaan Sehari-hari

Cairan Keluar dari Organ Intim saat Hamil, Kapan Harus ke Dokter?

10 Foto Bayi Artis yang Viral karena Kelucuan Mereka

Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kena Pajak, Kok Bisa?

7 Makanan Tinggi Zat Besi untuk Anak, Hati hingga Buah Kering

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK