kehamilan

Efek Ibu Hamil Nonton Film Horor seperti 'Halloween'

Asri Ediyati Senin, 29 Oct 2018 19:01 WIB
Efek Ibu Hamil Nonton Film Horor seperti 'Halloween'
Jakarta - Bulan Oktober sepertinya bulan penuh dengan film horor, baik di TV maupun di bioskop. Baru-baru ini telah rilis film 'Halloween' yang merupakan sekuel kelanjutan film 'Halloween' yang sebelumnya. Ngomong film horor, apa boleh ibu hamil nonton film horor?

Dilansir detikcom, ketika kita menonton film horor, denyut jantung akan berpacu dengan cepat, tekanan darah naik, dan produksi adrenalin meningkat. Setelah ketegangan selesai, kita akan merasakan gembira.

Secara umum, ibu hamil boleh-boleh saja menonton film horor selama kehamilan, selama mereka sudah terbiasa nonton film horor. Tapi, ada beberapa hal yang diperhatikan.


"Jika ibu hamil nonton film horor sebenarnya lebih berpengaruh ke pengalaman si ibu. Kadang ada adegan yang mengagetkan jadi bikin jantung deg-degan," kata psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi kepada HaiBunda.

Mengutip dari Women, minggu ke-24 kehamilan, telinga luar, tengah, dan telinga bayi akan sepenuhnya berkembang. Berarti mereka dapat mendengar dan menanggapi suara yang terjadi di sekitar mereka. Jadi, jika ada jeritan dan suara keras di film, maka bayi mungkin akan meronta-ronta dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Namun, ada efek negatif tertentu yang disebabkan jika ibu hamil terlalu sering nonton film horor, Bun. Seperti dilansir EmpowHer, berikut cara film horor memengaruhi sisi psikologis orang dewasa.

Efek Ibu Hamil Nonton Film Horor seperti 'Halloween'/ Efek Ibu Hamil Nonton Film Horor seperti 'Halloween'/ Foto: Getty Images



1. Mudah terkejut

Orang yang gemar menonton film horor yang melibatkan adegan berlumuran darah, akan membuatnya terpengaruh dengan kekerasan dan secara teoritis film horor dapat mengubah perilaku seseorang. Hal ini juga dapat memengaruhi perubahan refleks kejut seseorang. Sehingga seseorang akan mudah terkejut ketika dihadapkan pada situasi yang menegangkan karena telah terbiasa dengan situasi yang menimbulkan kecemasan tinggi.

2. Memicu ketakuan yang berlebihan

Orang yang pernah mangalami trauma terhadap suatu hal akan lebih stres jika menonton film horor. Film horor dapat memicu serangan panik dan mengingatkan kembali dengan insiden yang menyebabkan trauma.

3. Kesulitan tidur

Film horor bukan hanya dapat menyebabkan masalah tidur pada anak-anak saja, tetapi juga dapat mengganggu tidur orang dewasa juga. Insomnia dan mimpi buruk merupakan masalah yang dapat dialami oleh orang dewasa yang gemar menonton film horor.

Kesulitan tidur ini cukup merugikan pada ibu hamil, pasalnya ibu hamil sendiri tanpa nonton film horor pun seringkali susah tidur.

Nah, jika ibu hamil mau nonton film horor, sebaiknya pertimbangkan dulu ya dengan suami. (aci/nwy)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi