HaiBunda

KEHAMILAN

Ibu Hamil Makan Pasta Sehat Tidak?

Melly Febrida   |   HaiBunda

Kamis, 08 Nov 2018 14:31 WIB
Ibu Hamil Makan Pasta Sehat Tidak? (Foto: Instagram @pastagrannies)
New Delhi - Siapa yang nggak kenal dengan pasta. Hidangan dari Italia ini pastinya banyak peminatnya. Tapi, ibu hamil boleh makan pasta nggak?

Seorang Ahli Nutrisi, Payal Kothari, menjelaskan di situs Indian Express. Payal bilang, ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsinya. Tapi, makan pasta sewaktu hamil juga bisa berdampak pada ibu maupun bayinya, Bun.

"Ini adalah hidangan yang mudah dan murah untuk dimasak bagi para ibu yang sibuk. Tetapi terlalu berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan keduanya," kata Payal.




Kalau melihat nutrisinya, kata Payal, pasta mengandung Vitamin A, B, asam folat, dan makronutrien paling penting, serta karbohidrat. Tapi perlu diperhatikan juga Bun karena pasta mengandung lektin dan phytates. Kedua hal itu bisa mengeluarkan beberapa mikronutrien seperti seng dan magnesium dari calon ibu dan secara tidak langsung dari bayi di dalam rahim.

Untuk itu Bun, sebelum mengonsumsinya Payal mengimbau untuk memilih dari bahan pasta. Alih-alih memakan pasta dari tepung terigu biasa, cobalah mengonsumsi pasta yang seratnya tinggi.

"Pasta dari gandum, pasta quinoa, spelt pasta, pasta semolina, dan bahkan pasta kacang merah sekarang tersedia secara online dan di sebagian besar toko-toko kesehatan. Alternatif-alternatif ini tinggi serat, protein, dan mencegah obesitas selama trimester kehamilan," kata Payal.

Kalau Bunda makan pasta yang terbuat dari tepung biasa, menurut Payal bisa meningkatkan kadar gula darah dan meningkatkan berat badan. Namun, karbohidrat berserat tinggi menjaga kadar gula darah dalam aliran darah (Gestational Diabetes) dan juga menjaga perubahan suasana hati selama kehamilan.

Pasta beras cokelat juga bisa menjadi alternatif yang bagus untuk ibu yang sensitif terhadap gluten atau menderita IBS (irritable bowel syndrome). Ini juga bisa mengobati sindrom usus bocor, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan bahkan untuk bayi.

Pasta yang kompleks mengandung seperti quinoa, spelt, zat besi, dan asam folat. Sehingga mencegah anemia dan kelemahan selama kehamilan.



Selain memilih pasta berdasarkan jenisnya, Payal bilang bunda bisa menambahkan sayuran hijau dan berbagai sayuran berwarna lainnya. Selain itu bisa juga dengan saus yang kaya herbal, dengan sedikit minyak zaitun dan keju di atasnya. Ini bisa membuat hidangan tersebut menjadi sangat sehat dan kenyang.

"Pilih saus pesto dibanding saus tomat. Pilih keju segar dibanding keju olahan. Masukkan pasta dengan beberapa kacang pinus atau almond. Seorang calon ibu selalu menginginkan makanan yang lezat, jadi pasta adalah makanan yang boleh dimakan sekali-sekali. Berlebihan itu bisa menambah kalori dan mengganggu pencernaan," kata Payal. (nwy/nwy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Menyusui Indah Ramadhani

4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Setop Makan Gula dan Tepung 24 Jam, Ini yang Terjadi pada Tubuh

83 Nama Bayi Heroik dari Tokoh Dunia, Penuh Makna Kuat dan Inspiratif

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK