kehamilan

Jelang Persalinan Istri, Pangeran Harry Rencanakan Cuti

Asri Ediyati Jumat, 22 Mar 2019 11:03 WIB
Jelang Persalinan Istri, Pangeran Harry Rencanakan Cuti
London - Dalam hitungan minggu, Meghan Markle akan melahirkan anak pertamanya. Menjelang sang istri melahirkan, Pangeran Harry berencana mengambil cuti ayah atau paternity leave dari tugas kerajaannya. Kabarnya, ia akan cuti setelah anaknya lahir.

Daily Express melaporkan bahwa Harry telah memberi tahu para ajudannya, dia akan mengambil cuti ayah selama dua minggu. Alasan Pangeran Harry cuti tak lain untuk mendukung Meghan dan merawat bayinya.

"Dia tidak perlu mengambil cuti ayah karena dia tidak bekerja dengan cara yang dilakukan kebanyakan orang, tetapi dia pikir itu adalah hal yang dilakukan ayah modern," kata satu sumber.

Soal cuti di lingkungan kerajaan, Pangeran Harry ternyata bukan yang pertama mengambil cuti. Pangeran William juga mengambil cuti selama dua minggu dari tugasnya setelah kelahiran Pangeran George dan Putri Charlotte.

Di Inggris, seorang ayah berhak untuk mengambil satu atau dua minggu dari cuti yang dibayar sebagian dalam 56 hari pertama setelah kelahiran atau adopsi anak, Bun. Kalau di Indonesia sendiri, sejak Maret 2018 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), diberikan cuti sebulan jika istrinya melahirkan. Sebelum cuti, ada beberapa syarat yang harus dipahami. Demikian dikutip dari detikcom.
Jelang Persalinan Istri, Pangeran Harry Rencanakan CutiJelang Persalinan Istri, Pangeran Harry Rencanakan Cuti/ Foto: Getty Images

Terkait cuti melahirkan, sebuah studi Cornell University 2016 menemukan bahwa cuti ayah, khususnya selama beberapa minggu atau bulan, bisa menambah ikatan orangtua dan anak. Selain itu, kehadiran suami dan ikut merawat si kecil penting banget. Hal itu dilakukan untuk mencegah mental istri goyah setelah lahiran, tanpa adanya bantuan.

Selain itu, data menunjukkan bahwa laki-laki milenial lebih menyukai pendekatan mengasuh anak daripada generasi sebelumnya. Sebuah studi Pew Research Center 2015 menemukan bahwa mengasuh anak adalah bagian yang sangat penting dari identitas mereka (para orang tua). Studi Pew Research Center 2016 menemukan bahwa para ayah menghabiskan rata-rata delapan jam seminggu untuk perawatan anak. Tiga kali lipat waktunya dari ayah di generasi sebelumnya.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi