HaiBunda

KEHAMILAN

Cara Mencegah Air Ketuban Pecah Dini yang Perlu Bumil Tahu

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Selasa, 16 Jul 2019 12:31 WIB
Cara Mencegah Air Ketuban Pecah Dini yang Perlu Bumil Tahu /Foto: iStock
Jakarta - Setiap ibu yang sedang mengandung pastinya berusaha menjaga kehamilan agar baik-baik saja sampai melahirkan. Namun, terkadang ada saja masalah jika tidak perhatian pada kandungan, seperti masalah air ketuban pecah dini.

Dikatakan dr.Dwiana Ocviyanti, SP.OG(K), ketuban pecah sebenarnya tanda bayi akan segera lahir. Tapi, ada kondisi di mana ketuban pecah sebelum waktunya dan ini patut diwaspadai.

"Penyebabnya infeksi, anemia, gizi tidak baik, dan hamil dalam kondisi tidak optimal. Ketuban pecah bisa diminimalisasi dengan cara harus periksa agar memastikan kondisi harus fit, termasuk badan tulangnya, harus fit sebelum hamil," jelas Dwiana, dikutip dari detikcom.




Selain itu, dijelaskan dr.M. Nurhadi Rahman, Sp.OG, dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, sebenarnya cara menghindari ketuban pecah dini sangat sederhana. Salah satunya dengan rutin memeriksakan kehamilan ke dokter.

"Sama seperti makrosomia dan janin batu, ibu harus memeriksakan kehamilannya secara rutin, melakukan screening kesehatan sebelum hamil dan sesudahnya," tutur Nurhadi.

Senada yang dipaparkan dalam ulasan di KidsHealh, dokter anak Elana Pearl Ben-Joseph, MD, mengungkapkan, kunci untuk melindungi kesehatan Bunda dan janin selama kehamilan adalah mendapatkan perawatan prenatal secara teratur. Saat hamil, Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter secara rutin.

Ilustrasi Foto: iStock

Semasa kehamilan, dokter akan memeriksa berat badan dan tekanan darah Bunda. Dokter juga akan memeriksa pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan mengecek dan mengukur perut Bunda, serta mendengarkan detak jantung janin. Selama rentang kehamilan ini, Bunda juga akan menjalani tes prenatal, termasuk tes darah, urine, serviks, dan ultrasonografi (USG).

Tak hanya itu, nutrisi juga penting diperhatikan selama hamil. Bunda harus mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seperti daging tanpa lemak, buah-buahan, sayuran, serta banyak minum air putih. Semasa hamil juga harus menghindari makanan mentah, minuman alkohol, kafein, serta obat-obatan keras.

Ben-Joseph menekankan, dari minggu pertama kehamilan hingga minggu ke-40, ibu hamil penting untuk merawat diri sendiri. Semua perawatan yang baik ini tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya komplikasi kehamilan, seperti air ketuban pecah dini.

Simak pula video soal hamil anggur ini, Bun.

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Potret Nabila Syakieb Liburan Bareng Suami dan Anak

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Orang Cerdas secara Mental & Emosional dari Kalimat yang Diucapkan saat Kecewa

Mom's Life Azhar Hanifah

7 Potret Lingling Kwong, Artis Thailand yang Dinobatkan Jadi Perempuan Tercantik di Dunia 2026

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Gemas Baby Clemi, Anak Bungsu Chaca Thakya dan Ricky Perdana yang Baru Berusia 5 Bulan

Parenting Annisa Karnesyia

Ciri Orang Frustrasi yang Secara Mental dan Emosional, Sering Ucapkan 9 Kalimat Ini

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Berapa Lama Masa Postpartum Berlangsung Pasca Bunda Melahirkan?

Ciri Orang Cerdas secara Mental & Emosional dari Kalimat yang Diucapkan saat Kecewa

Terpopuler: Potret Nabila Syakieb Liburan Bareng Suami dan Anak

7 Potret Lingling Kwong, Artis Thailand yang Dinobatkan Jadi Perempuan Tercantik di Dunia 2026

Potret Gemas Baby Clemi, Anak Bungsu Chaca Thakya dan Ricky Perdana yang Baru Berusia 5 Bulan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK