HaiBunda

KEHAMILAN

7 Manfaat Makan Cumi-cumi untuk Ibu Hamil

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 10 Dec 2019 07:00 WIB
Ilustrasi makan cumi-cumi/ Foto: iStock
Jakarta - Pernah dengar mitos ibu hamil enggak boleh makan cumi-cumi, Bun? Katanya, makanan laut ini bisa mempersulit proses persalinan.

Sampai sekarang, belum ada penelitian yang menjelaskan mitos itu. Namun, konsumsi cumi-cumi saat hamil masih dibilang aman.


Meski begitu, Environmental Protection Agency (EPA) memperingatkan bahaya merkuri yang mungkin ada di dalam cumi-cumi. Merkuri bisa membahayakan otak, jantung, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh.


"Cumi-cumi termasuk dalam daftar makanan laut yang rendah merkuri. Untuk ibu hamil sebaiknya batasi konsumsi sekitar 0,34 kg per minggu," kata ahli diet Catherine Cox, dikutip dari Livestrong.

Cox juga mengatakan, cumi-cumi mengandung protein yang tinggi. Selain itu, ada nutrisi penting lainnya yang baik untuk tubuh.

"Cumi-cumi mengandung asam lemak omega 3, rendah lemak jenuh, dan natrium," ujarnya.

Lalu apa saja kandungan cumi-cumi lainnya yang baik untuk ibu hamil? Mengutip Being The Parents, berikut 7 manfaatnya:

1. Tinggi protein

Ada sekitar 15 gram protein dalam cumi-cumi yang mampu membantu memenuhi kebutuhan selama hamil. Protein penting untuk perkembangan dan pertumbuhan, serta menambah berat janin.

2. Kaya zat Besi

Cumi-cumi mengandung zat besi yang bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobin darah dan menjaga aliran darah yang melalui dinding rahim. Zat besi baik juga untuk pembentukan sel darah merah pada janin, Bun.

Ilustrasi ibu hamil/ Foto: iStock

3. Vitamin C

Vitamin C di cumi-cumi bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah infeksi.

4. Vitamin B12

Vitamin ini diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, khususnya sistem saraf. Vitamin B12 juga sangat penting untuk mencegah kelainan pada janin .

5. Vitamin A

Cumi-cumi mengandung vitamin A yang penting untuk pertumbuhan kognitif janin. Vitamin A juga membantu mempertajam otak dan bagus untuk diet kehamilan.

6. Tinggi zinc

Zinc merupakan mineral yang membantu dalam produksi insulin dan enzim pada bayi sebelum lahir.

7. Kaya asam folat

Asam folat penting bagi ibu hamil untuk menghindari cacat tabung saraf.

Mengolah cumi-cumi

Pastikan Bunda tidak menggoreng cumi-cumi untuk dimakan ya. Menggoreng bisa mengurangi nilai gizi dan menambah lemak jenuh yang bisa berkontribusi pada kenaikan berat badan selama hamil.

Pilihan terbaik untuk mengolahnya adalah dikukus atau ditumis. Lebih baik lagi, Bunda membeli cumi-cumi segar dan memasaknya sendiri ya.


Simak juga resep nasi bakar cumi pete di video berikut:

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Shireen Sungkar Dampingi Sang Anak yang Alami Autisme Adaptasi di Tempat Baru

Parenting Annisa Karnesyia

Setop Bilang 'Enggak Ada Uang' ke Anak! Ini Kalimat yang Lebih Baik Menurut Pakar

Parenting Annisya Asri Diarta

Kisah Anak 2 Th Bantu Selamatkan Adik dI Kandungan, Berawal dari Gerakan Janin Tak Terasa

Kehamilan Annisa Karnesyia

Begini Cara Orang dengan EQ Tinggi Menghadapi Orang Tidak Sopan

Mom's Life Amira Salsabila

Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 Tak Terlihat di Indonesia, Apakah Tetap Perlu Salat Gerhana?

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Anak Perempuan 4 Tahun Terserang Stroke, Berawal Keluhkan Gejala Tak Biasa Ini

Momen Shireen Sungkar Dampingi Sang Anak yang Alami Autisme Adaptasi di Tempat Baru

Kisah Anak 2 Th Bantu Selamatkan Adik dI Kandungan, Berawal dari Gerakan Janin Tak Terasa

Setop Bilang 'Enggak Ada Uang' ke Anak! Ini Kalimat yang Lebih Baik Menurut Pakar

Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 Tak Terlihat di Indonesia, Apakah Tetap Perlu Salat Gerhana?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK